Detail Katalog
ID: 31856Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BATAS WILAYAH DI KELURAHAN KAPUAS KIRI HULU KECAMATAN SINTANG KABUPATEN SINTANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT / Muhammad Arief Wirayudha
Pengarang:
Muhammad Arief Wirayudha
Muhammad Arief Wirayudha
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Administrasi Pemerintahan Daerah
Deskripsi Fisik:
13 : ilus
13 : ilus
Nomor Panggil:
352.150 959 832 61 MUH s
352.150 959 832 61 MUH s
Control Number:
INLIS000000001195075
INLIS000000001195075
BIB ID:
0010-0426000220
0010-0426000220
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan sengketa batas wilayah sudah sering terjadi di Indonesia terutama di Provinsi Kalimantan Barat, salah satunya yaitu permasalahan sengketa batas wilayah antara Provinsi Kalimantan Barat dengan Provinsi Kalimantan Tengah yang akhirnya terselesaikan pada tahun 2020. Tahap proses penyelesaian sengketa batas wilayah antar kedua provinsi tersebut sangatlah panjang karena sudah dimulai proses mediasi sejak tahun 2005 tetapi harus mengalami kendala dalam proses penyelesainnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi existing pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa batas wilayah, untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat serta upaya mengatasi faktor penghambat strategi pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa batas wilayah, untuk mengetahui dan menganalisis strategi alternatif pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa batas wilayah Metode: Teori yang dipakai sebagai pisau analisis dalam penulisan skripsi ini adalah menggunakan teori SWOT dari Rangkuti yang menjelaskan bahwa dalam strategi pemerintah daerah dilihat pada 4 (empat) aspek yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi.teknik penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan informan terdiri dari beberapa orang dari pimpinan sekretariat daerah dan beberapa orang masyarakat yang ada di Kabupaten Sintang. Hasil/Temuan: Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang terutama bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah sudah mengupayakan yang terbaik untuk proses penyelesaian sengketa batas wilayah antar Kelurahan Kapuas Kiri Hulu dengan Desa Simba Raya. Terdapat beberapa strategi yang sudah dijalankan dan mendapatkan hasil yang cukup memuaskan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dan juga antar kedua wilayah yang bersengketa. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dapat disimpulkan bahwa data yang penulis lakukan memperoleh informasi bahwa strategi pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa batas wilayah sudah berjalan dengan baik namun dalam prosesnya masih ditemui kendala dikarenakan kurangnya sarana dan prasarana, serta sistem informasi manajemen yang masih belum cukup baik. Sedangkan saran pertama yang diberikan penulis berupa meningkatkan kualitas kinerja terhadap penyelesaian sengketa batas wilayah Kelurahan Kapuas Kiri Hulu dengan Desa Simba Raya dengan menambah personil anggota Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan pemetaan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06780/IPDN/2023 |
352.150 959 832 61 MUH s |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 12 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195075 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260409074708 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000220 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BATAS WILAYAH DI KELURAHAN KAPUAS KIRI HULU KECAMATAN SINTANG KABUPATEN SINTANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT /$c Muhammad Arief Wirayudha | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Arief Wirayudha | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 13 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14794 | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 352.150 959 832 61 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 352.150 959 832 61 MUH s | 10 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Pemerintahan Daerah | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan sengketa batas wilayah sudah sering terjadi di Indonesia terutama di Provinsi Kalimantan Barat, salah satunya yaitu permasalahan sengketa batas wilayah antara Provinsi Kalimantan Barat dengan Provinsi Kalimantan Tengah yang akhirnya terselesaikan pada tahun 2020. Tahap proses penyelesaian sengketa batas wilayah antar kedua provinsi tersebut sangatlah panjang karena sudah dimulai proses mediasi sejak tahun 2005 tetapi harus mengalami kendala dalam proses penyelesainnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi existing pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa batas wilayah, untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat serta upaya mengatasi faktor penghambat strategi pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa batas wilayah, untuk mengetahui dan menganalisis strategi alternatif pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa batas wilayah Metode: Teori yang dipakai sebagai pisau analisis dalam penulisan skripsi ini adalah menggunakan teori SWOT dari Rangkuti yang menjelaskan bahwa dalam strategi pemerintah daerah dilihat pada 4 (empat) aspek yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi.teknik penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan informan terdiri dari beberapa orang dari pimpinan sekretariat daerah dan beberapa orang masyarakat yang ada di Kabupaten Sintang. Hasil/Temuan: Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang terutama bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah sudah mengupayakan yang terbaik untuk proses penyelesaian sengketa batas wilayah antar Kelurahan Kapuas Kiri Hulu dengan Desa Simba Raya. Terdapat beberapa strategi yang sudah dijalankan dan mendapatkan hasil yang cukup memuaskan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dan juga antar kedua wilayah yang bersengketa. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dapat disimpulkan bahwa data yang penulis lakukan memperoleh informasi bahwa strategi pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa batas wilayah sudah berjalan dengan baik namun dalam prosesnya masih ditemui kendala dikarenakan kurangnya sarana dan prasarana, serta sistem informasi manajemen yang masih belum cukup baik. Sedangkan saran pertama yang diberikan penulis berupa meningkatkan kualitas kinerja terhadap penyelesaian sengketa batas wilayah Kelurahan Kapuas Kiri Hulu dengan Desa Simba Raya dengan menambah personil anggota Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan pemetaan. | 12 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 09 Apr 2026