Detail Katalog
ID: 31878Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL MELALUI APLIKASI LASIK DI BKSDM KOTA TANGERANG SELATAN PROVINSI BANTEN / Hilma Fajriyati
Pengarang:
Hilma Fajriyati
Hilma Fajriyati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Administrasi Daerah Setingkat Provinsi
Deskripsi Fisik:
14
14
Nomor Panggil:
352.145 982 323 HIL p
352.145 982 323 HIL p
Control Number:
INLIS000000001195097
INLIS000000001195097
BIB ID:
0010-0426000242
0010-0426000242
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan dengan
manajemen aparatur sipil negara yang berbasis sistem merit, maka diperlukan pengelolaan serta penilaian
kinerja aparatur berdasarkan kompetensi, kualifikasi serta kinerja secara adil dan wajar. Aplikasi penilaian
kinerja secara elektronik (LASIK)diluncurkan untuk menjamin objektivitas dalam penilaian kinerja pegawai
negeri sipil. Kesadaran pegawai dan kesiapan dari segi sistem maupun sumber daya manusia menjadi
permasalahan yang perlu diperhatikan agar penilaian kinerja secara elektronik berjalan dengan baik. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penilaian kinerja pegawai negeri sipil melalui
aplikasi Lasik, faktor penghambat dalam penilaian kinerja, serta upaya dalam mengatasi hambatan tersebut
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan
yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang peneliti gunakan yaitu model
Miles dan Huberman dengan cara mereduksi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penilaian kinerja pegawai negeri sipil melaluiaplikasi Lasik belum berjalan baik. Hal ini di pengaruhi oleh
beberapa hambatanseperti kurangnya pegawai yang memiliki keahlian di bidang teknologi yang dapat
menunjang pemograman aplikasi. Kesimpulan: Penilaian kinerja pegawai negeri sipil melalui Lasik kurang
berjalan baik. Hal ini di pengaruhi oleh beberapa hambatanseperti kurangnya pegawai yang memiliki
keahlian di bidang teknologi yang dapat menunjang pemograman aplikasi, kurangnya kesadaran pegawai
2
dalam keteraturan pengisian Lasik, serta keterlambatan sistem aplikasi.
manajemen aparatur sipil negara yang berbasis sistem merit, maka diperlukan pengelolaan serta penilaian
kinerja aparatur berdasarkan kompetensi, kualifikasi serta kinerja secara adil dan wajar. Aplikasi penilaian
kinerja secara elektronik (LASIK)diluncurkan untuk menjamin objektivitas dalam penilaian kinerja pegawai
negeri sipil. Kesadaran pegawai dan kesiapan dari segi sistem maupun sumber daya manusia menjadi
permasalahan yang perlu diperhatikan agar penilaian kinerja secara elektronik berjalan dengan baik. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penilaian kinerja pegawai negeri sipil melalui
aplikasi Lasik, faktor penghambat dalam penilaian kinerja, serta upaya dalam mengatasi hambatan tersebut
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan
yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang peneliti gunakan yaitu model
Miles dan Huberman dengan cara mereduksi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penilaian kinerja pegawai negeri sipil melaluiaplikasi Lasik belum berjalan baik. Hal ini di pengaruhi oleh
beberapa hambatanseperti kurangnya pegawai yang memiliki keahlian di bidang teknologi yang dapat
menunjang pemograman aplikasi. Kesimpulan: Penilaian kinerja pegawai negeri sipil melalui Lasik kurang
berjalan baik. Hal ini di pengaruhi oleh beberapa hambatanseperti kurangnya pegawai yang memiliki
keahlian di bidang teknologi yang dapat menunjang pemograman aplikasi, kurangnya kesadaran pegawai
2
dalam keteraturan pengisian Lasik, serta keterlambatan sistem aplikasi.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06798/IPDN/2023 |
352.145 982 323 HIL p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 12 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195097 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260410012007 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000242 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL MELALUI APLIKASI LASIK DI BKSDM KOTA TANGERANG SELATAN PROVINSI BANTEN /$c Hilma Fajriyati | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Hilma Fajriyati | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 14 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12769 | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 352.145 982 323 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 352.145 982 323 HIL p | 10 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Daerah Setingkat Provinsi | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan dengan manajemen aparatur sipil negara yang berbasis sistem merit, maka diperlukan pengelolaan serta penilaian kinerja aparatur berdasarkan kompetensi, kualifikasi serta kinerja secara adil dan wajar. Aplikasi penilaian kinerja secara elektronik (LASIK)diluncurkan untuk menjamin objektivitas dalam penilaian kinerja pegawai negeri sipil. Kesadaran pegawai dan kesiapan dari segi sistem maupun sumber daya manusia menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan agar penilaian kinerja secara elektronik berjalan dengan baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penilaian kinerja pegawai negeri sipil melalui aplikasi Lasik, faktor penghambat dalam penilaian kinerja, serta upaya dalam mengatasi hambatan tersebut Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang peneliti gunakan yaitu model Miles dan Huberman dengan cara mereduksi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kinerja pegawai negeri sipil melaluiaplikasi Lasik belum berjalan baik. Hal ini di pengaruhi oleh beberapa hambatanseperti kurangnya pegawai yang memiliki keahlian di bidang teknologi yang dapat menunjang pemograman aplikasi. Kesimpulan: Penilaian kinerja pegawai negeri sipil melalui Lasik kurang berjalan baik. Hal ini di pengaruhi oleh beberapa hambatanseperti kurangnya pegawai yang memiliki keahlian di bidang teknologi yang dapat menunjang pemograman aplikasi, kurangnya kesadaran pegawai 2 dalam keteraturan pengisian Lasik, serta keterlambatan sistem aplikasi. | 12 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 09 Apr 2026