Detail Katalog
ID: 32015Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI MEMBUKU OLEH DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DI KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA / MUHAMMAD ARDHYAQSA AMNAN
Pengarang:
MUHAMMAD ARDHYAQSA AMNAN ; Eko Budi Santoso
MUHAMMAD ARDHYAQSA AMNAN ; Eko Budi Santoso
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
perizinan usaha dan pertanahan352.175 984 8
Deskripsi Fisik:
7
7
Nomor Panggil:
352.175 984 8 MUH p
352.175 984 8 MUH p
Control Number:
INLIS000000001195234
INLIS000000001195234
BIB ID:
0010-0426000379
0010-0426000379
Catatan
Pengembangan merupakan bagian dari lingkup pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pengembangan pariwisata merupakan suatu usaha dalam memajukan objek wisata agar lebih menarik dan lebih diminati yang dapat dilihat dari apa yang ada didalamnya untuk menarik para pengunjung. Berdasarkan penelitian yang tengah dilakukan tentang pengembangan objek wisata yang berada di lingkup Kabupaten Buton Utara. Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan fasilitas sarana dan prasarana harus lebih dikembangkan lagi karena belum optimal. Tujuan: Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pengembangan Objek Wisata Pantai Membuku serta apa saja hambatannya. Oleh karena itu penulis angkat dengan judul “PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI MEMBUKU OLEH DINAS PERIWISATA DI KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA”. Metode: Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan terhadap apa yang didapatkan dilapangan. Teori pengembangan pariwisata yang digunakan yaitu James J Spillane (1994) yang memiliki beberapa dimensi, yaitu: Attractions (daya tarik), Facilities (fasilitas-fasilitas yang diperlukan), infrastructure (infrastruktur), Transportations (transportasi), Hospitality (keramahtamahan). Hasil analisis Pengembangan Objek Wisata Pantai Membuku oleh Dinas Pariwisata telah melakukan pengembangan bersama pihak masyarakat seperti pengembangan sarana dan prasarana namun belum optimal. Kesimpulan: Pengembangan objek wisata Pantai Membuku juga dipengaruhi oleh beberapa hambatan seperti fasilitas masih kurang, keterbatasan dana, dan pengaruh dari pasca pandemi. Adapun saran dari penulis adalah melakukan peningkatan fasilitas sarana dan prasarana, memperhatikan lagi keadaan jalan dan pelayanan transportasi.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06932/IPDN/2023 |
352.175 984 8 MUH p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195234 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260413102603 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000379 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI MEMBUKU OLEH DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DI KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c MUHAMMAD ARDHYAQSA AMNAN | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a MUHAMMAD ARDHYAQSA AMNAN | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 7 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13306 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Eko Budi Santoso | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.175 984 8 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.175 984 8 MUH p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a perizinan usaha dan pertanahan352.175 984 8 | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Pengembangan merupakan bagian dari lingkup pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pengembangan pariwisata merupakan suatu usaha dalam memajukan objek wisata agar lebih menarik dan lebih diminati yang dapat dilihat dari apa yang ada didalamnya untuk menarik para pengunjung. Berdasarkan penelitian yang tengah dilakukan tentang pengembangan objek wisata yang berada di lingkup Kabupaten Buton Utara. Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan fasilitas sarana dan prasarana harus lebih dikembangkan lagi karena belum optimal. Tujuan: Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pengembangan Objek Wisata Pantai Membuku serta apa saja hambatannya. Oleh karena itu penulis angkat dengan judul “PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI MEMBUKU OLEH DINAS PERIWISATA DI KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA”. Metode: Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan terhadap apa yang didapatkan dilapangan. Teori pengembangan pariwisata yang digunakan yaitu James J Spillane (1994) yang memiliki beberapa dimensi, yaitu: Attractions (daya tarik), Facilities (fasilitas-fasilitas yang diperlukan), infrastructure (infrastruktur), Transportations (transportasi), Hospitality (keramahtamahan). Hasil analisis Pengembangan Objek Wisata Pantai Membuku oleh Dinas Pariwisata telah melakukan pengembangan bersama pihak masyarakat seperti pengembangan sarana dan prasarana namun belum optimal. Kesimpulan: Pengembangan objek wisata Pantai Membuku juga dipengaruhi oleh beberapa hambatan seperti fasilitas masih kurang, keterbatasan dana, dan pengaruh dari pasca pandemi. Adapun saran dari penulis adalah melakukan peningkatan fasilitas sarana dan prasarana, memperhatikan lagi keadaan jalan dan pelayanan transportasi. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 13 Apr 2026