Detail Katalog

ID: 32067
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PENANGANAN ANAK TERLANTAR DINAS SOSIAL KABUPATEN LAMPUNG TENGAH PROVINSI LAMPUNG / Muhammad Ceasar Aldafa

Pengarang:
Muhammad Ceasar Aldafa ; Nurbaiti
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Layanan Terhadap Anak
Deskripsi Fisik:
10 : ilus
Nomor Panggil:
362.759 818 42 MUH k
Control Number:
INLIS000000001195286
BIB ID:
0010-0426000431
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Anak memiliki kedudukan yang strategis dimata hukum yang tertuang dalam Pasal 28 B Ayat (2) Undang-Undang D 1945. Namun, tidak semua anak dapat merasakan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal dan bahkan harus terjun kejalanan untuk menghidupinya. Tujuan: Tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui kinerja Pegawai Negeri Sipil Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah dalam penanganan anak terlantar, mengetahui apa saja yang menjadi hambatan dalam penanganan anak terlantar dan upaya yang dilakukan oleh Dinas Sosial dalam mengatasi hambatan yang terjadi. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif, teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi dan wawancara yang kemudian datanya dianalisis dengan teknik miles and hubberman yaitu reduksi, penyajian dan penggambaran kesimpulan dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian, diketahui bahwa Pegawai Negeri Sipil di Dinas Sosial dalam penanganan anak terlantar memiliki kuantitas kerja yang telah direncanakan berdasarkan kemampuan, kualitas kerja yang memuaskan, pengetahuan tentang pekerjaan yang mencukupi, mau bekerjasama dengan pihak lainnya, kedisiplinan kehadiran yang tinggi dan dapat dipercaya dalam pekerjaan, dengan kualitas masing-masing PNS yang bagus dan baik namun tidak adanya inisiatif inovasi penanganan anak terlantar. Terdapat hambatan berupa waktu, SDM dan anggaran. Dinsos melakukan upaya dengan menjalin kerjasama dengan Satpol PP. Kesimpulan: Kinerja Pegawai Negeri Sipil dalam penanganan anak terlantar di Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah berdasarkan Teori Bernadin Russell tentang Kinerja aparatur yang terdiri dari tujuh aspek didapati bahwa kuantitas kerja Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah terdiri dari lima kegiatan di dua bidang dengan kualitas kerja yang mencapai 100% dalam penanganan anak terlantar. Sedangkan untuk kualitas PNS memiliki pengetahuan yang mencukupi terkait dengan tupoksi dan anak terlantar dengan kedisiplinan kehadiran kerja serta mau bekerja sama namun belum ada inovasi terkait penanganan anak terlantar.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06983/IPDN/2023 362.759 818 42 MUH k Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195286 1
005 _ _ 20260413062017 2
035 # # $a 0010-0426000431 3
245 1 # $a KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PENANGANAN ANAK TERLANTAR DINAS SOSIAL KABUPATEN LAMPUNG TENGAH PROVINSI LAMPUNG /$c Muhammad Ceasar Aldafa 4
100 _ # $a Muhammad Ceasar Aldafa 5
300 # # $a 10 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14755 7
700 _ # $a Nurbaiti 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 362.759 818 42 10
084 # # $a 362.759 818 42 MUH k 11
650 # 4 $a Layanan Terhadap Anak 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Anak memiliki kedudukan yang strategis dimata hukum yang tertuang dalam Pasal 28 B Ayat (2) Undang-Undang D 1945. Namun, tidak semua anak dapat merasakan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal dan bahkan harus terjun kejalanan untuk menghidupinya. Tujuan: Tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui kinerja Pegawai Negeri Sipil Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah dalam penanganan anak terlantar, mengetahui apa saja yang menjadi hambatan dalam penanganan anak terlantar dan upaya yang dilakukan oleh Dinas Sosial dalam mengatasi hambatan yang terjadi. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif, teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi dan wawancara yang kemudian datanya dianalisis dengan teknik miles and hubberman yaitu reduksi, penyajian dan penggambaran kesimpulan dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian, diketahui bahwa Pegawai Negeri Sipil di Dinas Sosial dalam penanganan anak terlantar memiliki kuantitas kerja yang telah direncanakan berdasarkan kemampuan, kualitas kerja yang memuaskan, pengetahuan tentang pekerjaan yang mencukupi, mau bekerjasama dengan pihak lainnya, kedisiplinan kehadiran yang tinggi dan dapat dipercaya dalam pekerjaan, dengan kualitas masing-masing PNS yang bagus dan baik namun tidak adanya inisiatif inovasi penanganan anak terlantar. Terdapat hambatan berupa waktu, SDM dan anggaran. Dinsos melakukan upaya dengan menjalin kerjasama dengan Satpol PP. Kesimpulan: Kinerja Pegawai Negeri Sipil dalam penanganan anak terlantar di Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah berdasarkan Teori Bernadin Russell tentang Kinerja aparatur yang terdiri dari tujuh aspek didapati bahwa kuantitas kerja Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah terdiri dari lima kegiatan di dua bidang dengan kualitas kerja yang mencapai 100% dalam penanganan anak terlantar. Sedangkan untuk kualitas PNS memiliki pengetahuan yang mencukupi terkait dengan tupoksi dan anak terlantar dengan kedisiplinan kehadiran kerja serta mau bekerja sama namun belum ada inovasi terkait penanganan anak terlantar. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name