Detail Katalog
ID: 32097Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENDIDIKAN POLITIK BAGI MASYARAKAT OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DI KABUPATEN PANDEGLANG PROVINSI BANTEN / Sinaga, Fernius Radjani
Pengarang:
Sinaga, Fernius Radjani ; Dolf Edward Mitte Boga
Sinaga, Fernius Radjani ; Dolf Edward Mitte Boga
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pendidikan Politik
Deskripsi Fisik:
8
8
Nomor Panggil:
320.075 982 311 SIN p
320.075 982 311 SIN p
Control Number:
INLIS000000001195316
INLIS000000001195316
BIB ID:
0010-0426000461
0010-0426000461
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pendidikan politik merupakan bagian yang penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan politik adalah cara yang tepat untuk membentuk masyarakat yang berwawasan tinggi terkhusus pada bidang politik. Pendidikan politik sendiri merupakan tugas dan tanggung jawab dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Pandeglang untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai politik. Masyarakat Pandeglang cenderung memiliki wawasan politik yang rendah, ini dapat dari masih maraknya money politic yang terjadi dalam agenda pemilihan umum ataupun lainnya. Masyarakat Pandeglang juga masih masuk ke dalam golongan kelompok pasif ditandai dengan masyarakat yang tidak mengenal siapa aktor politik dan partainya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui dan menganalisa pendidikan politik masyarakat di Kabupaten Pandeglang 2) Mengetahui dan menganalisa hambatan yang dihadapi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, dalam memberikan pendidikan politik di Kabupaten Pandeglang 3) Mengetahui dan menganalisa upaya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam mengatasi hambatan untuk memberikan pendidikan politik di Kabupaten Pandeglang. Metode: Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa a) Pendidikan politik yang dilakukan berjalan secara berkesinambungan menggunakan metode tatap muka langsung dan sasaran yang dituju adalah masyarakat. b) Proses pendidikan politik sering kali hambatan yaitu secara internal dan eksternal. Permasalahan internal ialah kurangnya pegawai profesional dan berkompeten. Permasalahan eksternal yaitu infrastruktur Kabupaten Pandeglang yang belum baik dan merata ditambah luasnya Kabupaten Pandeglang. c) Upaya yang dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pandeglang dalam mengatasi hambatan adalah dengan bekerja sama dengan instansi lainnya seperti Komisi Pemilihan Umum, Lembaga Swadaya Masyarakat, Ormas, atau Tokoh Masyarakat. Selain itu badan ini juga melaksanakan pendidikan politik secara tak langsung dengan menggunakan media cetak. Kesimpulan: pendidikan politik yang ada di kabupaten pandeglang berjalan dengan baik dan berlanjut. adapun hambatan yang terjadi dalam pelaksaan pendidikan politik baik secara internal dan eksternal dapat diselesaikan dengan cara bekerja sama dengan instansi lain seperti KPU, juga dengan menerapkan pendidikan politik secara online untuk menjangkau masyarakat lebih luas.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07012/IPDN/2023 |
320.075 982 311 SIN p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195316 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260414081546 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000461 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENDIDIKAN POLITIK BAGI MASYARAKAT OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DI KABUPATEN PANDEGLANG PROVINSI BANTEN /$c Sinaga, Fernius Radjani | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Sinaga, Fernius Radjani | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 8 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14786 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Dolf Edward Mitte Boga | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 320.075 982 311 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 320.075 982 311 SIN p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pendidikan Politik | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pendidikan politik merupakan bagian yang penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan politik adalah cara yang tepat untuk membentuk masyarakat yang berwawasan tinggi terkhusus pada bidang politik. Pendidikan politik sendiri merupakan tugas dan tanggung jawab dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Pandeglang untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai politik. Masyarakat Pandeglang cenderung memiliki wawasan politik yang rendah, ini dapat dari masih maraknya money politic yang terjadi dalam agenda pemilihan umum ataupun lainnya. Masyarakat Pandeglang juga masih masuk ke dalam golongan kelompok pasif ditandai dengan masyarakat yang tidak mengenal siapa aktor politik dan partainya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui dan menganalisa pendidikan politik masyarakat di Kabupaten Pandeglang 2) Mengetahui dan menganalisa hambatan yang dihadapi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, dalam memberikan pendidikan politik di Kabupaten Pandeglang 3) Mengetahui dan menganalisa upaya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam mengatasi hambatan untuk memberikan pendidikan politik di Kabupaten Pandeglang. Metode: Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa a) Pendidikan politik yang dilakukan berjalan secara berkesinambungan menggunakan metode tatap muka langsung dan sasaran yang dituju adalah masyarakat. b) Proses pendidikan politik sering kali hambatan yaitu secara internal dan eksternal. Permasalahan internal ialah kurangnya pegawai profesional dan berkompeten. Permasalahan eksternal yaitu infrastruktur Kabupaten Pandeglang yang belum baik dan merata ditambah luasnya Kabupaten Pandeglang. c) Upaya yang dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pandeglang dalam mengatasi hambatan adalah dengan bekerja sama dengan instansi lainnya seperti Komisi Pemilihan Umum, Lembaga Swadaya Masyarakat, Ormas, atau Tokoh Masyarakat. Selain itu badan ini juga melaksanakan pendidikan politik secara tak langsung dengan menggunakan media cetak. Kesimpulan: pendidikan politik yang ada di kabupaten pandeglang berjalan dengan baik dan berlanjut. adapun hambatan yang terjadi dalam pelaksaan pendidikan politik baik secara internal dan eksternal dapat diselesaikan dengan cara bekerja sama dengan instansi lain seperti KPU, juga dengan menerapkan pendidikan politik secara online untuk menjangkau masyarakat lebih luas. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 14 Apr 2026