Detail Katalog

ID: 32098
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN DAERAH DI KABUPATEN WAROPEN PROVINSI PAPUA / FRISCHA PRISCILLA REFASI

Pengarang:
FRISCHA PRISCILLA REFASI ; Tun Huseno
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Keuangan Daerah
Deskripsi Fisik:
12 : ilus
Nomor Panggil:
336.013 598 814 1 FRI a
Control Number:
INLIS000000001195317
BIB ID:
0010-0426000462
Catatan
Masalah/Latar belakang (GAP): Rendahnya pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Waropen berakibat pada tingginya tingkat ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan keuangan daerah Kabupaten Waropen dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah selama 5 tahun periode anggaran yang dilihat dari analisis rasio keuangan serta untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kemampuan keuangan daerah dan upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan keuangan daerah. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Data yang digunakan 1 dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi APBD Kabupaten Waropen sebagai data sekunder dan hasil wawancara dari Pejabat BPKAD Kabupaten Waropen sebagai data primer. Analisis data menggunakan metode analisis reduksi data, penyajian data, deskripsi data melalui analisis rasio keuangan: rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian keuangan, rasio ketergantungan keuangan daerah, dan rasio efektivitas pengelolaan pendapatan asli daerah, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan. keuangan daerah Kabupaten Waropen masih rendah khususnya selama 5 tahun periode anggaran yaitu dari tahun 2016-2020 dengan rata-rata rasio derajat desentralisasi fiskal 7,67%, rasio derajat ketergantungan keuangan daerah 83,24%, rasio kemandirian keuangan 9,19%, namun dalam hal efektivitas pengelolaan PAD sudah menunjukkan hasil yang baik dengan angka 94,68%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis diperlukan upaya strategis dari Pemerintah Daerah yang dapat dilakukan dengan cara pemberdayaan potensi daerah yang bisa dijadikan sebagai sumber pendapatan daerah dan juga dalam bentuk ekstensifikasi maupun intensifikasi terhadap sumber pendapatan daerah yang ada terutama dalam pajak daerah.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07013/IPDN/2023 336.013 598 814 1 FRI a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195317 1
005 _ _ 20260414082027 2
035 # # $a 0010-0426000462 3
245 1 # $a ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN DAERAH DI KABUPATEN WAROPEN PROVINSI PAPUA /$c FRISCHA PRISCILLA REFASI 4
100 _ # $a FRISCHA PRISCILLA REFASI 5
300 # # $a 12 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14863 7
700 _ # $a Tun Huseno 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 336.013 598 814 1 10
084 # # $a 336.013 598 814 1 FRI a 11
650 # 4 $a Keuangan Daerah 12
520 # # $a Masalah/Latar belakang (GAP): Rendahnya pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Waropen berakibat pada tingginya tingkat ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan keuangan daerah Kabupaten Waropen dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah selama 5 tahun periode anggaran yang dilihat dari analisis rasio keuangan serta untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kemampuan keuangan daerah dan upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan keuangan daerah. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Data yang digunakan 1 dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi APBD Kabupaten Waropen sebagai data sekunder dan hasil wawancara dari Pejabat BPKAD Kabupaten Waropen sebagai data primer. Analisis data menggunakan metode analisis reduksi data, penyajian data, deskripsi data melalui analisis rasio keuangan: rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian keuangan, rasio ketergantungan keuangan daerah, dan rasio efektivitas pengelolaan pendapatan asli daerah, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan. keuangan daerah Kabupaten Waropen masih rendah khususnya selama 5 tahun periode anggaran yaitu dari tahun 2016-2020 dengan rata-rata rasio derajat desentralisasi fiskal 7,67%, rasio derajat ketergantungan keuangan daerah 83,24%, rasio kemandirian keuangan 9,19%, namun dalam hal efektivitas pengelolaan PAD sudah menunjukkan hasil yang baik dengan angka 94,68%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis diperlukan upaya strategis dari Pemerintah Daerah yang dapat dilakukan dengan cara pemberdayaan potensi daerah yang bisa dijadikan sebagai sumber pendapatan daerah dan juga dalam bentuk ekstensifikasi maupun intensifikasi terhadap sumber pendapatan daerah yang ada terutama dalam pajak daerah. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name