Detail Katalog

ID: 32108
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PARTISIPASI POLITIK GENERASI MILENIAL PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KABUPATEN KUDUS PROVINSI JAWA TENGAH / Jiwan Artanti

Pengarang:
Jiwan Artanti ; Lilis Sholihah
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pemilihan Kepala daerah
Deskripsi Fisik:
9 : ilus
Nomor Panggil:
324.959 826 61 JIW p
Control Number:
INLIS000000001195327
BIB ID:
0010-0426000472
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi politik di Kabupaten Kudus dikatakan tinggi yaitu 84,25% melampaui target yang telah ditetapkan oleh KPU RI yaitu 77,5%. Penduduk Kabupaten Kudus berjumlah 850 ribu jiwa dengan komposisi penduduk paling banyak berasal dari generasi milenial yaitu kelahiran 1982-2002. Permasalahan yang terjadi yaitu angka partisipasi politik yang tinggi namun keterlibatan kaum milenial pada kegiatan politik (pemberian suara atau voting, diskusi politik, dan kampanye) sebagai agen perubahan terutama mahasiswa dan pelajar masih rendah. Tujuan: untuk mengetahui dan menganalisis partisipasi politik generasi milenial di Kabupaten Kudus pada Pilkada Tahun 2018 serta upaya yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam meningkatkan kesadaran partisipasi politik generasi milenial di Kabupaten Kudus. Metode: penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil/temuan: berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh penulis mengungkapkan bahwa keterlibatan milenial sebagai pelajar atau mahasiswa dalam kegiatan politik hanya pada pemberian suara atau voting sedangkan untuk kegiatan politik lainnya yakni diskusi politik (partai politik, ormas) dan kampanye masih belum dilakukan. Kesimpulan: berdasarkan analisis yang penulis lakukan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kudus telah melaksanakan program pendidikan politik dengan baik namun belum maksimal disebabkan kurangnya kesadaran bagi kaum pelajar dan mahasiswa untuk berperan aktif dalam kegiatan politik kecuali pada pesta demokrasi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07023/IPDN/2023 324.959 826 61 JIW p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195327 1
005 _ _ 20260414085107 2
035 # # $a 0010-0426000472 3
245 1 # $a PARTISIPASI POLITIK GENERASI MILENIAL PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KABUPATEN KUDUS PROVINSI JAWA TENGAH /$c Jiwan Artanti 4
100 _ # $a Jiwan Artanti 5
300 # # $a 9 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15193 7
700 _ # $a Lilis Sholihah 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 324.959 826 61 10
084 # # $a 324.959 826 61 JIW p 11
650 # 4 $a Pemilihan Kepala daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi politik di Kabupaten Kudus dikatakan tinggi yaitu 84,25% melampaui target yang telah ditetapkan oleh KPU RI yaitu 77,5%. Penduduk Kabupaten Kudus berjumlah 850 ribu jiwa dengan komposisi penduduk paling banyak berasal dari generasi milenial yaitu kelahiran 1982-2002. Permasalahan yang terjadi yaitu angka partisipasi politik yang tinggi namun keterlibatan kaum milenial pada kegiatan politik (pemberian suara atau voting, diskusi politik, dan kampanye) sebagai agen perubahan terutama mahasiswa dan pelajar masih rendah. Tujuan: untuk mengetahui dan menganalisis partisipasi politik generasi milenial di Kabupaten Kudus pada Pilkada Tahun 2018 serta upaya yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam meningkatkan kesadaran partisipasi politik generasi milenial di Kabupaten Kudus. Metode: penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil/temuan: berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh penulis mengungkapkan bahwa keterlibatan milenial sebagai pelajar atau mahasiswa dalam kegiatan politik hanya pada pemberian suara atau voting sedangkan untuk kegiatan politik lainnya yakni diskusi politik (partai politik, ormas) dan kampanye masih belum dilakukan. Kesimpulan: berdasarkan analisis yang penulis lakukan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kudus telah melaksanakan program pendidikan politik dengan baik namun belum maksimal disebabkan kurangnya kesadaran bagi kaum pelajar dan mahasiswa untuk berperan aktif dalam kegiatan politik kecuali pada pesta demokrasi. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name