Detail Katalog

ID: 32116
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS MITIGASI BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DI KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA TENGAH

Pengarang:
Ismi Triwidya Andi Mustafa ; Amin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Penanggulangan Bencana Banjir
Deskripsi Fisik:
10 : ilus
Nomor Panggil:
627.459 881 12 ISM e
Control Number:
INLIS000000001195335
BIB ID:
0010-0426000480
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Nabire memiliki curah hujan yang tinggi sehingga potensi banjir yang terjadi di wilayah Nabire juga sangat tinggi. Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Nabire yang di singkat BPBD, sebagai badan Non Departemen dengan tujuan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat Kabupaten Nabire dalam menanggulangi bencana banjir dengan melakukan mitigasi bencana serta memperbaiki penataan ruang. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganilisis bagaimana Efektivitas Mitigasi Bencana Banjir oleh BPBD Kabupaten Nabire. Metode: Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data di lapangan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dilakukan keabsahaan data yang diperoleh dengan triangulasi serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data berupa teks naratif yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil dan pembahasan penelitian memperlihatkan pelaksanaan mitigasi bencana banjir oleh BPBD Kabupaten Nabire berdasarkan 5 indikator teori efektivitas dari Sondang P. Siagian yakni sumber daya, dana, sarana dan prasarana, kualitas dan kuantitas, serta waktu. Pada indikator sumber daya yang dimiliki oleh BPBD Kabupaten Nabire masih sangat sedikit, tidak sebanding dengan rentannya bencana banjir yang terjadi. Untuk indikator dana masih minim namun sudah dikelola dengan baik. Sarana dan Prasaran yang dimiliki BPBD Kabupaten Nabire juga masih sangat terbatas. Kuantitas pada BPBD Kabupaten Nabire masih sangat sedikit yakni 15 namun kualitasnya sudah cukup baik. Untuk ketepatan waktu juga masih tergolong lambat dan belum efektif. Kesimpulan: Kesimpulan pelaksanaan mitigasi bencana banjir oleh BPBD Kabupaten Nabire belum bisa dikatakan efektif karena belum mampu memenuhi indikator yang ada pada teori Efektivitas yang digunakan serta masih terdapat kendala yang mesti dituntaskan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07030/IPDN/2023 627.459 881 12 ISM e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195335 1
005 _ _ 20260414090610 2
035 # # $a 0010-0426000480 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS MITIGASI BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DI KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA TENGAH 4
100 _ # $a Ismi Triwidya Andi Mustafa 5
300 # # $a 10 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14281 7
700 _ # $a Amin 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 627.459 881 12 10
084 # # $a 627.459 881 12 ISM e 11
650 # 4 $a Penanggulangan Bencana Banjir 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Nabire memiliki curah hujan yang tinggi sehingga potensi banjir yang terjadi di wilayah Nabire juga sangat tinggi. Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Nabire yang di singkat BPBD, sebagai badan Non Departemen dengan tujuan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat Kabupaten Nabire dalam menanggulangi bencana banjir dengan melakukan mitigasi bencana serta memperbaiki penataan ruang. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganilisis bagaimana Efektivitas Mitigasi Bencana Banjir oleh BPBD Kabupaten Nabire. Metode: Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data di lapangan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dilakukan keabsahaan data yang diperoleh dengan triangulasi serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data berupa teks naratif yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil dan pembahasan penelitian memperlihatkan pelaksanaan mitigasi bencana banjir oleh BPBD Kabupaten Nabire berdasarkan 5 indikator teori efektivitas dari Sondang P. Siagian yakni sumber daya, dana, sarana dan prasarana, kualitas dan kuantitas, serta waktu. Pada indikator sumber daya yang dimiliki oleh BPBD Kabupaten Nabire masih sangat sedikit, tidak sebanding dengan rentannya bencana banjir yang terjadi. Untuk indikator dana masih minim namun sudah dikelola dengan baik. Sarana dan Prasaran yang dimiliki BPBD Kabupaten Nabire juga masih sangat terbatas. Kuantitas pada BPBD Kabupaten Nabire masih sangat sedikit yakni 15 namun kualitasnya sudah cukup baik. Untuk ketepatan waktu juga masih tergolong lambat dan belum efektif. Kesimpulan: Kesimpulan pelaksanaan mitigasi bencana banjir oleh BPBD Kabupaten Nabire belum bisa dikatakan efektif karena belum mampu memenuhi indikator yang ada pada teori Efektivitas yang digunakan serta masih terdapat kendala yang mesti dituntaskan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name