Detail Katalog

ID: 32117
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

OPTIMALISASI LAYANAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA LUBUKLINGGAU PROVINSI SUMATERA SELATAN / Putri Suryani Widya Ningsih

Pengarang:
Putri Suryani Widya Ningsih ; Hestiwati Basir
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Administrasi daerah setingkat provinsi
Deskripsi Fisik:
13 : ilus
Nomor Panggil:
352.145 981 613 1 PUT o
Control Number:
INLIS000000001195336
BIB ID:
0010-0426000481
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kurangnya sosialisasi serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Lubuklinggau. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis penyelenggaraan IKD di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lubuklinggau dengan menjelaskan hambatan serta upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive dan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dilengkapi dengan metode dokumentasi dan observasi. Hasil/Temuan: Tingkat kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Lubuklinggau saat ini hanya mencapai 7,4% jauh dibawa target nasioan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebesar 30% dari total penduduk yang memiliki KTP-el di setiap kabupaten/kota di Indonesia. Rendahnya capaian ini disebabkan oleh program sosialiasi dan layanan jemput bola yang belum mampu menjangkau semua lapisan masyarakat, ditambah dengan kendala keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia. Kesimpulan : Proses pelayanan administrasi kependudukan terkait kepemilikan Identitas Kependudukan Digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lubuklinggau belum berjalan secara optimal. Disdukcapil Kota Lubuklinggau dapat melakukan peningkatan intensitas dan jangkauan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat secara proaktif, serta membangun kerja sama strategis dengan berbagai sektor layanan publik untuk mengintegrasikan sistem layanan publik sehingga pemanfaatan data mewajibkan masyarakat menggunakan Identitas Kependudukan Digital sebagai pengganti KTP-el fisik dalam setiap transaksi pelayanan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07461/IPDN/2025 352.145 981 613 1 PUT o Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195336 1
005 _ _ 20260414090841 2
035 # # $a 0010-0426000481 3
245 1 # $a OPTIMALISASI LAYANAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA LUBUKLINGGAU PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Putri Suryani Widya Ningsih 4
100 _ # $a Putri Suryani Widya Ningsih 5
300 # # $a 13 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20927 7
700 _ # $a Hestiwati Basir 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 352.145 981 613 1 10
084 # # $a 352.145 981 613 1 PUT o 11
650 # 4 $a Administrasi daerah setingkat provinsi 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kurangnya sosialisasi serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Lubuklinggau. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis penyelenggaraan IKD di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lubuklinggau dengan menjelaskan hambatan serta upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive dan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dilengkapi dengan metode dokumentasi dan observasi. Hasil/Temuan: Tingkat kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Lubuklinggau saat ini hanya mencapai 7,4% jauh dibawa target nasioan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebesar 30% dari total penduduk yang memiliki KTP-el di setiap kabupaten/kota di Indonesia. Rendahnya capaian ini disebabkan oleh program sosialiasi dan layanan jemput bola yang belum mampu menjangkau semua lapisan masyarakat, ditambah dengan kendala keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia. Kesimpulan : Proses pelayanan administrasi kependudukan terkait kepemilikan Identitas Kependudukan Digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lubuklinggau belum berjalan secara optimal. Disdukcapil Kota Lubuklinggau dapat melakukan peningkatan intensitas dan jangkauan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat secara proaktif, serta membangun kerja sama strategis dengan berbagai sektor layanan publik untuk mengintegrasikan sistem layanan publik sehingga pemanfaatan data mewajibkan masyarakat menggunakan Identitas Kependudukan Digital sebagai pengganti KTP-el fisik dalam setiap transaksi pelayanan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name