Detail Katalog
ID: 32119Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI PROGRAM BADAN USAHA MILIK DESA DI 6 DESA KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / Shafira Fajrin
Pengarang:
Shafira Fajrin ; Soenarko
Shafira Fajrin ; Soenarko
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Usaha Kecil dan Menengah
Deskripsi Fisik:
8
8
Nomor Panggil:
338.642 598 361 2 SHA i
338.642 598 361 2 SHA i
Control Number:
INLIS000000001195338
INLIS000000001195338
BIB ID:
0010-0426000483
0010-0426000483
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Desa mandiri memerlukan sumber pendapatan yang berasal dari desa itu sendiri, dalam rangka pemenuhan kebutuhan sesuai dengan potensi dan juga kemampuan yang dimiliki. Adapun penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya BUMDes yang belum terbentuk pada 6 desa di Kabupaten Tanah Laut, hal ini masih sangat perlu dilakukan pembinaan yang konsisten agar BUMDes pada 6 desa tersebut dapat terbentuk dan berkembang secara signifikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Program Badan Usaha Milik Desa di 6 Desa Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan yang ditinjau dari komunikasi, sumberdaya, dan disposisi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualiatif. dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: hasil penelitian ini disimpulkan bahwa program BUMDes pada 6 desa di Kabupaten Tanah Laut belum dapat diimplementasikan dengan optimal dikarenakan ada beberapa faktor penghambat seperti 2 kurangnya kualitas sumber daya manusia, pola fikir dan kesadaran masayarakat tentang BUMDes serta ketidaktahuan masyarakat mengenai potensi yang dapat dikelola sebagai badan usaha milik desa. Kesimpulan: Implementasi Program Badan Usaha Milik Desa Di 6 Desa Kabupaten Tanah Laut belum dapat berjalan dengan optimal atau belum berjalan sesuai dengan apa yang tertulis di Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 karena masih ada 6 Desa Di Kabupaten Tanah Laut yang masih belum memiliki Badan Usaha Milik Desa. Hal itu disebabkan oleh pola berfikir masyarakat serta sumber daya manusia yang belum professional.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07032/IPDN/2023 |
338.642 598 361 2 SHA i |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195338 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260414091011 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000483 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI PROGRAM BADAN USAHA MILIK DESA DI 6 DESA KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /$c Shafira Fajrin | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Shafira Fajrin | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 8 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14244 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Soenarko | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 338.642 598 361 2 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 338.642 598 361 2 SHA i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Usaha Kecil dan Menengah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Desa mandiri memerlukan sumber pendapatan yang berasal dari desa itu sendiri, dalam rangka pemenuhan kebutuhan sesuai dengan potensi dan juga kemampuan yang dimiliki. Adapun penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya BUMDes yang belum terbentuk pada 6 desa di Kabupaten Tanah Laut, hal ini masih sangat perlu dilakukan pembinaan yang konsisten agar BUMDes pada 6 desa tersebut dapat terbentuk dan berkembang secara signifikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Program Badan Usaha Milik Desa di 6 Desa Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan yang ditinjau dari komunikasi, sumberdaya, dan disposisi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualiatif. dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: hasil penelitian ini disimpulkan bahwa program BUMDes pada 6 desa di Kabupaten Tanah Laut belum dapat diimplementasikan dengan optimal dikarenakan ada beberapa faktor penghambat seperti 2 kurangnya kualitas sumber daya manusia, pola fikir dan kesadaran masayarakat tentang BUMDes serta ketidaktahuan masyarakat mengenai potensi yang dapat dikelola sebagai badan usaha milik desa. Kesimpulan: Implementasi Program Badan Usaha Milik Desa Di 6 Desa Kabupaten Tanah Laut belum dapat berjalan dengan optimal atau belum berjalan sesuai dengan apa yang tertulis di Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 karena masih ada 6 Desa Di Kabupaten Tanah Laut yang masih belum memiliki Badan Usaha Milik Desa. Hal itu disebabkan oleh pola berfikir masyarakat serta sumber daya manusia yang belum professional. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 14 Apr 2026