Detail Katalog

ID: 32130
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN STUNTING DI KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA / Aditya Reza Prabowo

Pengarang:
Aditya Reza Prabowo ; Sayuti
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Stunting
Deskripsi Fisik:
8
Nomor Panggil:
363.859 839 11 ADI p
Control Number:
INLIS000000001195349
BIB ID:
0010-0426000494
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Pemberdayaan masyarakat dalam penanganan stunting di Kota Tarakan adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tarakan kepada penderita stunting di Kota Tarakan agar masyarakat dapat berdaya dan khususnya penderita stunting dapat berkurang dan tidak ada lagi penderita stunting di Kota Tarakan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah dalam penanganan stunting di Kota Tarakan, faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pemberdayaan tersebut, serta untuk mengetahui upaya dalam mengatasi hambatan dalam penanganan stunting ini. Penyebab terjadinya stunting ini adalah kurangnya pengetahuan orang tua terutama ibu dalam memnuhi gizi anaknya, lingkungan yang kurang sehat, serta sistem sanitasi yang kurang baik.Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah Teori Mardikanto yang mengacu pada 4 dimensi yakni bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, dan bina kelembagaan. Hasil/temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dalam penanganan stunting di Kota Tarakan dilakukan melalui pemberian sosialisasi kepada masyarakat, pemberian makanan dan gizi tambahan bagi anak penderita stutning dan ibu hamil, perbaikan sistem sanitasi masyarakat, dan pembentukan kader dalam penanganan stunting ini. Kesimpulan: Kesimpulannya adalah masih banyaknya orang tua yang belum paham tentang apa itu stunting dan dampak yang ditimbulkan kedepannya bagi anak-anak mereka.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07040/IPDN/2023 363.859 839 11 ADI p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195349 1
005 _ _ 20260414093259 2
035 # # $a 0010-0426000494 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN STUNTING DI KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA /$c Aditya Reza Prabowo 4
100 _ # $a Aditya Reza Prabowo 5
300 # # $a 8 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16202 7
700 _ # $a Sayuti 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 363.859 839 11 10
084 # # $a 363.859 839 11 ADI p 11
650 # 4 $a Stunting 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Pemberdayaan masyarakat dalam penanganan stunting di Kota Tarakan adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tarakan kepada penderita stunting di Kota Tarakan agar masyarakat dapat berdaya dan khususnya penderita stunting dapat berkurang dan tidak ada lagi penderita stunting di Kota Tarakan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah dalam penanganan stunting di Kota Tarakan, faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pemberdayaan tersebut, serta untuk mengetahui upaya dalam mengatasi hambatan dalam penanganan stunting ini. Penyebab terjadinya stunting ini adalah kurangnya pengetahuan orang tua terutama ibu dalam memnuhi gizi anaknya, lingkungan yang kurang sehat, serta sistem sanitasi yang kurang baik.Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah Teori Mardikanto yang mengacu pada 4 dimensi yakni bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, dan bina kelembagaan. Hasil/temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dalam penanganan stunting di Kota Tarakan dilakukan melalui pemberian sosialisasi kepada masyarakat, pemberian makanan dan gizi tambahan bagi anak penderita stutning dan ibu hamil, perbaikan sistem sanitasi masyarakat, dan pembentukan kader dalam penanganan stunting ini. Kesimpulan: Kesimpulannya adalah masih banyaknya orang tua yang belum paham tentang apa itu stunting dan dampak yang ditimbulkan kedepannya bagi anak-anak mereka. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 14 Apr 2026
Export