Detail Katalog

ID: 32138
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS KEMANDIRIAN KEUANGAN MELAULUI RASIO KEUANGAN PADA PEMERINTAH KOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN / Siregar, Yuliyanti Anggraini

Pengarang:
Siregar, Yuliyanti Anggraini ; Paryoto
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Administrasi Keuangan Pemerintah Daerah
Deskripsi Fisik:
8 : ilus
Nomor Panggil:
352.485 982 322 SIR a
Control Number:
INLIS000000001195357
BIB ID:
0010-0426000502
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): kemandirian keuangan melalui rasio keuangan pada pemerintah daerah dalam pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Tangerang pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2021 berdasarkan rasio kemandirian. Kinerja keuangan adalah sejauh mana tercapainya suatu hasil kerja di bidang keuangan daerah yang meliputi penerima manfaat dan belanja daerah, dengan menggunakan indikator keuangan yang ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan selama satu kali. Sedangkan kemandirian keuangan daerah atau disebut juga deratat otonomi fiskan merupakan tingkat kemampuan daerah dalam membiayai sendiri penyelenggaraan pemerintahannya dengan mengurangi ketergantungan dana eksternal seperti Pemerintah Pusat. Tujuan: kinerja keuangan pemerintah daerah Kota Tangerang masih relatif kurang memadai dalam mendanai penyelenggaraan pemerintahannya. Metode: Tata cara riset yang digunakan ialah tata cara riset kualitatif, metode pengumpulan informasi yang digunakan merupakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil: Hasil dari penelitian ini yakni kinerja keuangan pemerintah daerah Kota Tangerang masih relatif kurang memadai dalam mendanai penyelenggaraan pemerintahannya. Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini yakni kinerja keuangan pemerintah daerah Kota Tangerang masih relatif kurang memadai dalam mendanai penyelenggaraan pemerintahannya. Faktor yang menghambat dalam kinerja keuangan pada Badan Pengelola Keuangan Daerah yaitu berupa kinerja keuangan pemerintah daerah Kota Tangerang belum maksimal, Pendapatan Asli Daerah masih belum tepat sasaran dan mengalami kendala karena penggunaan dana yang tidak efisien, dan Ketidakpastian hasil organisasi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07046/IPDN/2023 352.485 982 322 SIR a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195357 1
005 _ _ 20260414095053 2
035 # # $a 0010-0426000502 3
245 1 # $a ANALISIS KEMANDIRIAN KEUANGAN MELAULUI RASIO KEUANGAN PADA PEMERINTAH KOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN /$c Siregar, Yuliyanti Anggraini 4
100 _ # $a Siregar, Yuliyanti Anggraini 5
300 # # $a 8 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14135 7
700 _ # $a Paryoto 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.485 982 322 10
084 # # $a 352.485 982 322 SIR a 11
650 # 4 $a Administrasi Keuangan Pemerintah Daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): kemandirian keuangan melalui rasio keuangan pada pemerintah daerah dalam pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Tangerang pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2021 berdasarkan rasio kemandirian. Kinerja keuangan adalah sejauh mana tercapainya suatu hasil kerja di bidang keuangan daerah yang meliputi penerima manfaat dan belanja daerah, dengan menggunakan indikator keuangan yang ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan selama satu kali. Sedangkan kemandirian keuangan daerah atau disebut juga deratat otonomi fiskan merupakan tingkat kemampuan daerah dalam membiayai sendiri penyelenggaraan pemerintahannya dengan mengurangi ketergantungan dana eksternal seperti Pemerintah Pusat. Tujuan: kinerja keuangan pemerintah daerah Kota Tangerang masih relatif kurang memadai dalam mendanai penyelenggaraan pemerintahannya. Metode: Tata cara riset yang digunakan ialah tata cara riset kualitatif, metode pengumpulan informasi yang digunakan merupakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil: Hasil dari penelitian ini yakni kinerja keuangan pemerintah daerah Kota Tangerang masih relatif kurang memadai dalam mendanai penyelenggaraan pemerintahannya. Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini yakni kinerja keuangan pemerintah daerah Kota Tangerang masih relatif kurang memadai dalam mendanai penyelenggaraan pemerintahannya. Faktor yang menghambat dalam kinerja keuangan pada Badan Pengelola Keuangan Daerah yaitu berupa kinerja keuangan pemerintah daerah Kota Tangerang belum maksimal, Pendapatan Asli Daerah masih belum tepat sasaran dan mengalami kendala karena penggunaan dana yang tidak efisien, dan Ketidakpastian hasil organisasi. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 14 Apr 2026
Export