Detail Katalog
ID: 32145Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KOTA SIBOLGA PROVINSI SUMATERA UTARA / Nurmaini Sari Lumbantobing
Pengarang:
Nurmaini Sari Lumbantobing ; Restu Widyo Sasongko
Nurmaini Sari Lumbantobing ; Restu Widyo Sasongko
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Administrasi Keuangan Pemerintah Daerah
Deskripsi Fisik:
12 : ilus
12 : ilus
Nomor Panggil:
352.485 981 245 NUR a
352.485 981 245 NUR a
Control Number:
INLIS000000001195364
INLIS000000001195364
BIB ID:
0010-0426000509
0010-0426000509
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kota Sibolga masih belum dilakukan secara optimal sehingga perlu dilakukan Analisis Rasio Keuangan terhadap Pendapatan Asli Daerah untuk mengukur kemampuan keuangan daerah Kota Sibolga serta menganalisis faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan keuangan daerah. Tujuan: Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui analisis kemampuan keuangan daerah dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah di Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Mahmudi untuk mengukur tingkat kemandirian keuangan daerah dengan menggunakan empat dimensi, yaitu Rasio Derajat Desentralisasi, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah dan Rasio Efektivitas Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah. Pendekatan Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kualitatif dengan Metode Deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitan menunjukkan bahwa kemampuan keuangan daerah Kota Sibolga belum tergolong baik yang berdasarkan hasil perhitungan Rasio Derajat Desentralisasi yang kurang, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah yang sangat tinggi, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah yang sangat rendah dan Rasio Efektivitas Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah yang efektif. Kesimpulan: Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kota Sibolga masih belum optimal dikarenakan terdapat hambatan yakni target dan realisasi Pendapatan Asli Daerah yang masih rendah, potensi daerah yang belum dimamfaatkan secara optimal, serta tingginya tingkat ketergantungan Kota Sibolga terhadap dana transfer. Upaya yang dilakukan oleh Kota Sibolga adalah pengoptimalan pemanfaatan potensi daerah, pengembangan inovasi dalam proses perpajakan dan retribusi daerah serta meningkatkan sarana dan prasarana.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07050/IPDN/2023 |
352.485 981 245 NUR a |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195364 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260414095725 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000509 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KOTA SIBOLGA PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Nurmaini Sari Lumbantobing | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nurmaini Sari Lumbantobing | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 12 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14422 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Restu Widyo Sasongko | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.485 981 245 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.485 981 245 NUR a | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Keuangan Pemerintah Daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kota Sibolga masih belum dilakukan secara optimal sehingga perlu dilakukan Analisis Rasio Keuangan terhadap Pendapatan Asli Daerah untuk mengukur kemampuan keuangan daerah Kota Sibolga serta menganalisis faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan keuangan daerah. Tujuan: Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui analisis kemampuan keuangan daerah dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah di Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Mahmudi untuk mengukur tingkat kemandirian keuangan daerah dengan menggunakan empat dimensi, yaitu Rasio Derajat Desentralisasi, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah dan Rasio Efektivitas Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah. Pendekatan Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kualitatif dengan Metode Deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitan menunjukkan bahwa kemampuan keuangan daerah Kota Sibolga belum tergolong baik yang berdasarkan hasil perhitungan Rasio Derajat Desentralisasi yang kurang, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah yang sangat tinggi, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah yang sangat rendah dan Rasio Efektivitas Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah yang efektif. Kesimpulan: Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kota Sibolga masih belum optimal dikarenakan terdapat hambatan yakni target dan realisasi Pendapatan Asli Daerah yang masih rendah, potensi daerah yang belum dimamfaatkan secara optimal, serta tingginya tingkat ketergantungan Kota Sibolga terhadap dana transfer. Upaya yang dilakukan oleh Kota Sibolga adalah pengoptimalan pemanfaatan potensi daerah, pengembangan inovasi dalam proses perpajakan dan retribusi daerah serta meningkatkan sarana dan prasarana. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 14 Apr 2026