Detail Katalog

ID: 32163
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 13 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN DI KABUPATEN BURU PROVINSI MALUKU / Sri Wahyuni Ternate

Pengarang:
Sri Wahyuni Ternate ; Tjahjo Suprajogo
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Perlindungan perempuan dan anak
Deskripsi Fisik:
11
Nomor Panggil:
362.885 985 2 SRI i
Control Number:
INLIS000000001195382
BIB ID:
0010-0426000527
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Persoalan kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Buru marak terjadi . Pemerintah Kabupaten Buru merespon hal ini dengan menerbitkan kebijakan berupa Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2015. Namun, dengan dikeluarkannya kebijakan tersebut masih terdapat peningkatan jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penelitian ini bertujuan: untuk implementasi perlindungan terhadap perempuan dan anak serta faktor dalam memberikan pengaruh terhadap implementasi dan melihat upaya pemerintah dalam mengatasi faktor penghambat. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Indikator yang digunakan untuk mengukur implementasi kebijakan menggunakan teori Van Meter dan Van Horn. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil :dari penelitian ini adalah Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak belum diimplementasikan dengan baik secara optimal. dikatakan demikian, karena masih terdapat kasus kekerasan terhadap perempuan maupun anak di kabupaten buru selain itu faktor langsung dalam pelaksana kebijakan dipengaruhi oleh kinerja pelaksana kebijakan. Kesimpulan: implementaasi peraturan daerah nomor 13 tahun 2015 belum berjalan dengan baik sehingga terdapat beberapa upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor penghambat tersebut juga belum disertai dengan anggaran pelayanan dan fasilitas yang baik. Saran yang bisa diberikan pada penelitian ini adalah dibutuhkan dukungan pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan dalam peningkatan perbaikan kinerja pelaksana kebijakan,melakukan Collaborative bersama PATBM ,P2TP2A dan Forum Anak . Implikasi dari penelitian ini yakni perempuan dan anak korban kekerasan mempunyai pengaruh sebagai implementer kebijakan perlindungan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07064/IPDN/2023 362.885 985 2 SRI i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195382 1
005 _ _ 20260414103047 2
035 # # $a 0010-0426000527 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 13 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN DI KABUPATEN BURU PROVINSI MALUKU /$c Sri Wahyuni Ternate 4
100 _ # $a Sri Wahyuni Ternate 5
300 # # $a 11 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13103 7
700 _ # $a Tjahjo Suprajogo 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 362.885 985 2 10
084 # # $a 362.885 985 2 SRI i 11
650 # 4 $a Perlindungan perempuan dan anak 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Persoalan kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Buru marak terjadi . Pemerintah Kabupaten Buru merespon hal ini dengan menerbitkan kebijakan berupa Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2015. Namun, dengan dikeluarkannya kebijakan tersebut masih terdapat peningkatan jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penelitian ini bertujuan: untuk implementasi perlindungan terhadap perempuan dan anak serta faktor dalam memberikan pengaruh terhadap implementasi dan melihat upaya pemerintah dalam mengatasi faktor penghambat. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Indikator yang digunakan untuk mengukur implementasi kebijakan menggunakan teori Van Meter dan Van Horn. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil :dari penelitian ini adalah Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak belum diimplementasikan dengan baik secara optimal. dikatakan demikian, karena masih terdapat kasus kekerasan terhadap perempuan maupun anak di kabupaten buru selain itu faktor langsung dalam pelaksana kebijakan dipengaruhi oleh kinerja pelaksana kebijakan. Kesimpulan: implementaasi peraturan daerah nomor 13 tahun 2015 belum berjalan dengan baik sehingga terdapat beberapa upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor penghambat tersebut juga belum disertai dengan anggaran pelayanan dan fasilitas yang baik. Saran yang bisa diberikan pada penelitian ini adalah dibutuhkan dukungan pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan dalam peningkatan perbaikan kinerja pelaksana kebijakan,melakukan Collaborative bersama PATBM ,P2TP2A dan Forum Anak . Implikasi dari penelitian ini yakni perempuan dan anak korban kekerasan mempunyai pengaruh sebagai implementer kebijakan perlindungan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name