Detail Katalog

ID: 32196
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS PEMBINAAN PEDAGANG KAKI LIMA OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KOTA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT / Florensa Jenny Yumame

Pengarang:
Florensa Jenny Yumame ; Anselmus Tan
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
ketertiban umum
Deskripsi Fisik:
11
Nomor Panggil:
363.659 883 FLO e
Control Number:
INLIS000000001195415
BIB ID:
0010-0426000560
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Masalah utama adalah terdapat Pedagang Kaki Lima melaksanakan kegiatan berjualan di kawasan Taman Deo, Tembok Berlin, dan Harapan Indah sedangkan sudah jelas diterangkan bahwa tidak dibenarkan untuk melakukan kegiatan berjualan. Hal ini yang mengancam ketentraman dan ketertiban masyarakat di Kota Sorong. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Satpol PP Kota Sorong dalam melakukan pembinaan Pedagang Kaki Lima sudah efektif dan sesuai dengan aturan yang ada. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini dari proses pembinaan pedagang kaki lima melalui kegiatan penertiban yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sorong sudah baik dilaksanakan menggunakan pendekatan persuasuif. Akan tetapi terdapat beberapa hambatan yang terjadi antaranya kurangnya sarana prasarana serta keterbatasan sumber daya manusia dalam pemanfaatan teknologi sesuai dengan kebutuhan dalam proses pelaksanaan tugas di lapangan. Ditambah dengan kepatuhan pedagang kaki lima yang minim dan tidak mengindahkan dengan baik peraturan yang berlaku. Hal ini ditinjau bahwa masih banyak para pedagang kaki lima yang mendirikan dagangan. Kesimpulan: Dengan adanya kegiatan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa dalam kegiatan penertibannya sendiri sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang ada. Namun, belum dapat dikatakan bahwa kegiatan penertiban PKL tersebut efektif dan efisien.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07089/IPDN/2023 363.659 883 FLO e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195415 1
005 _ _ 20260414024719 2
035 # # $a 0010-0426000560 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS PEMBINAAN PEDAGANG KAKI LIMA OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KOTA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT /$c Florensa Jenny Yumame 4
100 _ # $a Florensa Jenny Yumame 5
300 # # $a 11 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13068 7
700 _ # $a Anselmus Tan 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 363.659 883 10
084 # # $a 363.659 883 FLO e 11
650 # 4 $a ketertiban umum 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Masalah utama adalah terdapat Pedagang Kaki Lima melaksanakan kegiatan berjualan di kawasan Taman Deo, Tembok Berlin, dan Harapan Indah sedangkan sudah jelas diterangkan bahwa tidak dibenarkan untuk melakukan kegiatan berjualan. Hal ini yang mengancam ketentraman dan ketertiban masyarakat di Kota Sorong. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Satpol PP Kota Sorong dalam melakukan pembinaan Pedagang Kaki Lima sudah efektif dan sesuai dengan aturan yang ada. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini dari proses pembinaan pedagang kaki lima melalui kegiatan penertiban yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sorong sudah baik dilaksanakan menggunakan pendekatan persuasuif. Akan tetapi terdapat beberapa hambatan yang terjadi antaranya kurangnya sarana prasarana serta keterbatasan sumber daya manusia dalam pemanfaatan teknologi sesuai dengan kebutuhan dalam proses pelaksanaan tugas di lapangan. Ditambah dengan kepatuhan pedagang kaki lima yang minim dan tidak mengindahkan dengan baik peraturan yang berlaku. Hal ini ditinjau bahwa masih banyak para pedagang kaki lima yang mendirikan dagangan. Kesimpulan: Dengan adanya kegiatan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa dalam kegiatan penertibannya sendiri sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang ada. Namun, belum dapat dikatakan bahwa kegiatan penertiban PKL tersebut efektif dan efisien. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name