Detail Katalog

ID: 32228
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS SMART GOVERNANCE DALAM MEWUJUDKAN SMART CITY DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH / Fadhil Rusydi

Pengarang:
Fadhil Rusydi ; Layla Kurniawati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Administrasi Pemerintahan Daerah
Deskripsi Fisik:
9
Nomor Panggil:
352.150 959 811 12 FAD a
Control Number:
INLIS000000001195447
BIB ID:
0010-0426000592
Catatan
barluasan informasi publik yang rendah, dan banyaknya aplikasi membuat penyelenggaraan smart governance Kota Banda Aceh tidak maksimal. Maka, penelitian ini membahas pelaksanaan smart city khususnya dimensi smart governance di Kota Banda Aceh. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis smart governance Kota Banda Aceh dalam mewujudkan smart city dan mengetahui bagaimana upaya dari Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika Kota Banda Aceh untuk meningkatkan smart governance dalam mewujudkan smart city di Kota Banda Aceh. Metode : Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif induktif digunakan pada penelitian ini. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori smart governance (Cohen, 2014:2). Cohen mengkaji smart governance dari 3 dimensi, yaitu online service, infrastructure, dan open government. Hasil/Temuan : Hasil penelitian memperlihatkan bahwa smart governance di Kota Banda Aceh sudah baik. Namun, terdapat beberapa kendala yang harus diperbaiki seperti perluasan pembayaran online dalam penyelenggaraan pemerintahan perlu diperluas kembali, infrastruktur seperti ketersediaan wifi umum gratis, data center, integrasi pelayanan kesehatan dan keselamatan. Kesimpulan : Peneliti menyarankan untuk membangun super apps, membangun data center yang ideal, dan mengajak pihak di luar pemerintahan untuk melakukan produksi data pada Portal Open Data Kota Banda Aceh.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07117/IPDN/2023 352.150 959 811 12 FAD a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195447 1
005 _ _ 20260416075001 2
035 # # $a 0010-0426000592 3
245 1 # $a ANALISIS SMART GOVERNANCE DALAM MEWUJUDKAN SMART CITY DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH /$c Fadhil Rusydi 4
100 _ # $a Fadhil Rusydi 5
300 # # $a 9 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15630 7
700 _ # $a Layla Kurniawati 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.150 959 811 12 10
084 # # $a 352.150 959 811 12 FAD a 11
650 # 4 $a Administrasi Pemerintahan Daerah 12
520 # # $a barluasan informasi publik yang rendah, dan banyaknya aplikasi membuat penyelenggaraan smart governance Kota Banda Aceh tidak maksimal. Maka, penelitian ini membahas pelaksanaan smart city khususnya dimensi smart governance di Kota Banda Aceh. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis smart governance Kota Banda Aceh dalam mewujudkan smart city dan mengetahui bagaimana upaya dari Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika Kota Banda Aceh untuk meningkatkan smart governance dalam mewujudkan smart city di Kota Banda Aceh. Metode : Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif induktif digunakan pada penelitian ini. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori smart governance (Cohen, 2014:2). Cohen mengkaji smart governance dari 3 dimensi, yaitu online service, infrastructure, dan open government. Hasil/Temuan : Hasil penelitian memperlihatkan bahwa smart governance di Kota Banda Aceh sudah baik. Namun, terdapat beberapa kendala yang harus diperbaiki seperti perluasan pembayaran online dalam penyelenggaraan pemerintahan perlu diperluas kembali, infrastruktur seperti ketersediaan wifi umum gratis, data center, integrasi pelayanan kesehatan dan keselamatan. Kesimpulan : Peneliti menyarankan untuk membangun super apps, membangun data center yang ideal, dan mengajak pihak di luar pemerintahan untuk melakukan produksi data pada Portal Open Data Kota Banda Aceh. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name