Detail Katalog
ID: 32242Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENERTIBAAN PENGEMIS ANAK JALANAN DAN GELANDANGAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA BALIKPAPAN / Wahyu Setiawan
Pengarang:
Wahyu Setiawan ; Abdul Rahman
Wahyu Setiawan ; Abdul Rahman
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Gelandangan
Deskripsi Fisik:
10 : ilus
10 : ilus
Nomor Panggil:
362.592 598 381 1 WAH p
362.592 598 381 1 WAH p
Control Number:
INLIS000000001195461
INLIS000000001195461
BIB ID:
0010-0426000606
0010-0426000606
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketertiban umum merupakan salah satu urusan wajib bagi pemerintah daerah yang harus diselenggarakan. Karena dengan terciptnya ketertiban umum akan 2 terpenuhinya rasa aman, damai, dan tentram dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu permasalahan ketertiban umum yang sedang terjadi di Kota Balikpapan yaitu banyaknya pengemis, anak jalanan dan gelandangan yang berkeliaran ditempat umum baik itu dilampu merah, tempat wisata bahkan hingga ketempat makan yang dimana sangat meresahkan warga mengingat juga bahwasannya Kota Balikpapan merupakan Kota peyangga Ibu Kota Negara terbaru. Tujuan : Tujuan dari karya ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat dan mendukung proses penertibaan pengemis, anak jalanan dan gelandangan serta upaya yang dilakukan guna mengatasi hambatan tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “PENERTIBAN PENGEMIS ANAK JALANAN DAN GELANDANGAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA BALIKPAPAN” Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian field research melalui pendekatan yuridisteoritis. Selain itu, dengan teknik pengumupulan data yang digunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dengan menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil/ Temuan : Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu dilakukannnya penertiban pengemis dan anak jalanan dan gelandangan dengan Satuan Polisi Pamong Praja dengan menerapkan teori Indikator Penertiban Retno Widjajanti (2000):Satuan Polisi Pamong Praja Kota Balikpapan Penertiban Langsung dan Penertiban Tidak Langsung namun dalam penelitian ini peneliti menemukan masih banyak tantangan yang menghambat proses penertiban ini yaitu kurangnya SDM dan untuk itu masi perlu ditingkatkan lagi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis dari penelitian ini disimpulkan bahwa penertiban pengemis, anak jalanan dan gelandangan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Balikpapan telah dilakukan dengan baik akan tetapi belum efektif. Terdapat beberapa hambatan yang terjadi, seperti kurangnya sumber daya manusia dan kekuarangan tenaga kerja. Maka diperlukannya Sumber Daya Manusia yang berkualitas guna melancarkan tugas dan fungsinya agar dapat berjalan dengan maksimal.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07130/IPDN/2023 |
362.592 598 381 1 WAH p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195461 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260416060427 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000606 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENERTIBAAN PENGEMIS ANAK JALANAN DAN GELANDANGAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA BALIKPAPAN /$c Wahyu Setiawan | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Wahyu Setiawan | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 10 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14711 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Abdul Rahman | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 362.592 598 381 1 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 362.592 598 381 1 WAH p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Gelandangan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketertiban umum merupakan salah satu urusan wajib bagi pemerintah daerah yang harus diselenggarakan. Karena dengan terciptnya ketertiban umum akan 2 terpenuhinya rasa aman, damai, dan tentram dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu permasalahan ketertiban umum yang sedang terjadi di Kota Balikpapan yaitu banyaknya pengemis, anak jalanan dan gelandangan yang berkeliaran ditempat umum baik itu dilampu merah, tempat wisata bahkan hingga ketempat makan yang dimana sangat meresahkan warga mengingat juga bahwasannya Kota Balikpapan merupakan Kota peyangga Ibu Kota Negara terbaru. Tujuan : Tujuan dari karya ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat dan mendukung proses penertibaan pengemis, anak jalanan dan gelandangan serta upaya yang dilakukan guna mengatasi hambatan tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “PENERTIBAN PENGEMIS ANAK JALANAN DAN GELANDANGAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA BALIKPAPAN” Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian field research melalui pendekatan yuridisteoritis. Selain itu, dengan teknik pengumupulan data yang digunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dengan menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil/ Temuan : Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu dilakukannnya penertiban pengemis dan anak jalanan dan gelandangan dengan Satuan Polisi Pamong Praja dengan menerapkan teori Indikator Penertiban Retno Widjajanti (2000):Satuan Polisi Pamong Praja Kota Balikpapan Penertiban Langsung dan Penertiban Tidak Langsung namun dalam penelitian ini peneliti menemukan masih banyak tantangan yang menghambat proses penertiban ini yaitu kurangnya SDM dan untuk itu masi perlu ditingkatkan lagi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis dari penelitian ini disimpulkan bahwa penertiban pengemis, anak jalanan dan gelandangan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Balikpapan telah dilakukan dengan baik akan tetapi belum efektif. Terdapat beberapa hambatan yang terjadi, seperti kurangnya sumber daya manusia dan kekuarangan tenaga kerja. Maka diperlukannya Sumber Daya Manusia yang berkualitas guna melancarkan tugas dan fungsinya agar dapat berjalan dengan maksimal. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 16 Apr 2026