Detail Katalog

ID: 32245
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR ORGANISASI GENG MOTOR OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA BANDUNG / Winter Yohanes Hasiholan

Pengarang:
Winter Yohanes Hasiholan ; Mayor, David Erwin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Konflik Sosial
Deskripsi Fisik:
15 : ilus
Nomor Panggil:
303.659 824 32 WIN p
Control Number:
INLIS000000001195464
BIB ID:
0010-0426000609
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, terdapat banyak organisasi kemasyarakatan di Kota Bandung. Dimana empat diantaranya merupakan organisasi kemasyarakatan dengan latar belakang geng motor. Organisasi tersebut memiliki sejarah permusuhan yang panjang sehingga kerap kali terlibat benturan satu sama lain yang menimbulkan ketakutan terhadap masyarakat Kota Bandung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung dalam menyelesaiakan konflik antar organisasi geng motor melalui proses manajemen konflik berdasarkan teori Manajemen Konflik Siti Asiah Tjabolo (2017). Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (8 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penyelesaian konflik antar organisasi geng motor melalui proses manajemen konflik masih terdapat beberapa indikator manajemen konflik yang belum terlaksana seperti klasifikasi masalah dan analisis masalah. Dan juga ditemukan adanya hambatan pada proses penyelesaian masalah. Dimana pihak yang berkonflik menolak upaya penyelesaian konflik secara damai serta keterbatasan personil baik jumlah maupun pengalaman lapangan. Kesimpulan: Upaya penyelesaian konflik antar organisasi geng motor melalui proses manajemen konflik akan membuahkan hasil yang maksimal apabila setiap tahapannya dijalankan dengan baik. Dan disarankan untuk menyusun langkah antisipasi guna mencegah timbulnya konflik lain di waktu mendatang.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07133/IPDN/2023 303.659 824 32 WIN p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195464 1
005 _ _ 20260416061437 2
035 # # $a 0010-0426000609 3
245 1 # $a PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR ORGANISASI GENG MOTOR OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA BANDUNG /$c Winter Yohanes Hasiholan 4
100 _ # $a Winter Yohanes Hasiholan 5
300 # # $a 15 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14208 7
700 _ # $a Mayor, David Erwin 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 303.659 824 32 10
084 # # $a 303.659 824 32 WIN p 11
650 # 4 $a Konflik Sosial 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, terdapat banyak organisasi kemasyarakatan di Kota Bandung. Dimana empat diantaranya merupakan organisasi kemasyarakatan dengan latar belakang geng motor. Organisasi tersebut memiliki sejarah permusuhan yang panjang sehingga kerap kali terlibat benturan satu sama lain yang menimbulkan ketakutan terhadap masyarakat Kota Bandung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung dalam menyelesaiakan konflik antar organisasi geng motor melalui proses manajemen konflik berdasarkan teori Manajemen Konflik Siti Asiah Tjabolo (2017). Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (8 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penyelesaian konflik antar organisasi geng motor melalui proses manajemen konflik masih terdapat beberapa indikator manajemen konflik yang belum terlaksana seperti klasifikasi masalah dan analisis masalah. Dan juga ditemukan adanya hambatan pada proses penyelesaian masalah. Dimana pihak yang berkonflik menolak upaya penyelesaian konflik secara damai serta keterbatasan personil baik jumlah maupun pengalaman lapangan. Kesimpulan: Upaya penyelesaian konflik antar organisasi geng motor melalui proses manajemen konflik akan membuahkan hasil yang maksimal apabila setiap tahapannya dijalankan dengan baik. Dan disarankan untuk menyusun langkah antisipasi guna mencegah timbulnya konflik lain di waktu mendatang. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name