Detail Katalog

ID: 32267
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DALAM PERENCANAAN ANGGARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU PROVINSI SUMATERA SELATAN / Prayoga Arif Erlambang

Pengarang:
Prayoga Arif Erlambang ; Tumija
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
anggaran pemerintah daerah
Deskripsi Fisik:
12
Nomor Panggil:
352.485 981 61 PRA i
Control Number:
INLIS000000001195486
BIB ID:
0010-0426000631
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) merupakan salah satu bentuk perwujudan dari inovasi yang dirumuskan oleh Pemerintah Pusat guna membantu penyelenggaraan pemerintahan daerah pada pengelolaan keuangan daerah khususnya tahap perencanaan anggaran daerah. Adapun ruang lingkup SIPD antara lain sistem informasi pembangunan daerah, sistem informasi keuangan daerah dan sistem pemerintah lainnya. Pemerintah Pusat Berharap dengan adanya sistem ini mampu menciptakan penyelenggaran pemerintahan yang baik (good govarnance). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi SIPD dalam perencanaan anggaran daerah di Kabupaten OKU serta mengetahui hambatan maupun startegi yang akan digunakan untuk mengatasi faktor penghambat pada implementasi SIPD dalam perencanaan anggaran daerah di Kabupaten OKU. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara serta dokumentasi, selain itu data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah data sekunder dan primer berupa wawancara serta dokumentasi, dengan sampel informan yang ditentukan menggunakan teknik purposive. Hasil/Temuan: Hasil peneilitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah khususnya pada tahap perencanaan anggaran daerah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai digunakan pada Tahun 2020 hingga saat ini. Secara keseluruhan pelaksanaan perencanaan anggaran dengan SIPD sudah berjalan dengan baik. hal tersebut dibuktikan dengan manfaat yang dirasakan oleh Pemerintah Daerah dalam perencanaan anggaran. Akan tetapi masih ditemukan beberapa permasalahan yang menjadi faktor penghambat antara lain Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum mampu menggunakan SIPD secara keseluruhan, aplikasi SIPD kurang flesksibel, masih didapati server down, masih ditemukan jaringan kurang stabil, kurangnya koordinasi antar OPD, tidak memiliki SOP maupun standar sarana dan prasarana, kurangnya koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat serta anggaran yang hanya berfokus pada sarana dan prasarana. Kesimpulan: Meskipun demikian agar pelaksanaan SIPD tetap berjalan sesuai dengan harapan dilakukan upaya maupun startegi untuk mengatasi faktor penghambat tersebut yaitu melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan, memperbaharui perangkat dan jaringan serta melakukan diskusi bersama antar OPD Kabupaten OKU
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07149/IPDN/2023 352.485 981 61 PRA i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195486 1
005 _ _ 20260417012109 2
035 # # $a 0010-0426000631 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DALAM PERENCANAAN ANGGARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Prayoga Arif Erlambang 4
100 _ # $a Prayoga Arif Erlambang 5
300 # # $a 12 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14626 7
700 _ # $a Tumija 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.485 981 61 10
084 # # $a 352.485 981 61 PRA i 11
650 # 4 $a anggaran pemerintah daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) merupakan salah satu bentuk perwujudan dari inovasi yang dirumuskan oleh Pemerintah Pusat guna membantu penyelenggaraan pemerintahan daerah pada pengelolaan keuangan daerah khususnya tahap perencanaan anggaran daerah. Adapun ruang lingkup SIPD antara lain sistem informasi pembangunan daerah, sistem informasi keuangan daerah dan sistem pemerintah lainnya. Pemerintah Pusat Berharap dengan adanya sistem ini mampu menciptakan penyelenggaran pemerintahan yang baik (good govarnance). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi SIPD dalam perencanaan anggaran daerah di Kabupaten OKU serta mengetahui hambatan maupun startegi yang akan digunakan untuk mengatasi faktor penghambat pada implementasi SIPD dalam perencanaan anggaran daerah di Kabupaten OKU. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara serta dokumentasi, selain itu data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah data sekunder dan primer berupa wawancara serta dokumentasi, dengan sampel informan yang ditentukan menggunakan teknik purposive. Hasil/Temuan: Hasil peneilitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah khususnya pada tahap perencanaan anggaran daerah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai digunakan pada Tahun 2020 hingga saat ini. Secara keseluruhan pelaksanaan perencanaan anggaran dengan SIPD sudah berjalan dengan baik. hal tersebut dibuktikan dengan manfaat yang dirasakan oleh Pemerintah Daerah dalam perencanaan anggaran. Akan tetapi masih ditemukan beberapa permasalahan yang menjadi faktor penghambat antara lain Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum mampu menggunakan SIPD secara keseluruhan, aplikasi SIPD kurang flesksibel, masih didapati server down, masih ditemukan jaringan kurang stabil, kurangnya koordinasi antar OPD, tidak memiliki SOP maupun standar sarana dan prasarana, kurangnya koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat serta anggaran yang hanya berfokus pada sarana dan prasarana. Kesimpulan: Meskipun demikian agar pelaksanaan SIPD tetap berjalan sesuai dengan harapan dilakukan upaya maupun startegi untuk mengatasi faktor penghambat tersebut yaitu melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan, memperbaharui perangkat dan jaringan serta melakukan diskusi bersama antar OPD Kabupaten OKU 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name