Detail Katalog

ID: 32273
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KINERJA APARATUR DALAM PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA DI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU / Agnes Sofiana Br Simamora

Pengarang:
Agnes Sofiana Br Simamora
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
pengelolaan dan pengembangan
Deskripsi Fisik:
10 : ilus
Nomor Panggil:
338.479 159 814 3 AGN k
Control Number:
INLIS000000001195492
BIB ID:
0010-0426000637
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Pariwisata merupakan salah satu sektor dengan potensi yang sampai saat ini terus dikembangkan dan menjadi sumber pendapatan. Kota Batam merupakan salah satu daerah dengan magnet pariwisata yang kuat dalam menarik pengunjung. Apabila dikelola dengan baik maka sektor pariwisata akan meningkatkan pendapatan asli daerah serta menciptakan lapangan kerja sehingga menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. Namun, aparatur yang kompeten atau ahli di bidang pariwisata menjadi hambatan dalam meningkatkan kinerja aparatur di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja aparatur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam pengembangan daya Tarik wisata di Kota Batam, 2 mengidentifikasi faktor penghambat kinerja aparatur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam pengembangan daya Tarik wisata Kota Batam, dan menemukan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja aparatur dalam pengembangan daya tarik wisata di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau masih belum optimal. Hal ini diukur berdasarkan empat indikator yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Kesimpulan: Kinerja aparatur dalam pengembangan daya tarik wisata di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau masih belum optimal. Hambatan dalam pelaksanaannya yaitu kurangnya fasilitas kerja, kurangnya keahlian yang dimiliki aparatur serta kurangnya inovasi aparatur. Upaya yang sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yaitu menambah fasilitas kerja aparatur, memberikan pelatihan bagi aparatur dan memberikan kesempatan bagi aparatur untuk mengikuti seminar kepariwisataan
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07155/IPDN/2023 338.479 159 814 3 AGN k Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195492 1
005 _ _ 20260417020557 2
035 # # $a 0010-0426000637 3
245 1 # $a KINERJA APARATUR DALAM PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA DI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU /$c Agnes Sofiana Br Simamora 4
100 _ # $a Agnes Sofiana Br Simamora 5
300 # # $a 10 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13072 7
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 8
082 # # $a 338.479 159 814 3 9
084 # # $a 338.479 159 814 3 AGN k 10
650 # 4 $a pengelolaan dan pengembangan 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Pariwisata merupakan salah satu sektor dengan potensi yang sampai saat ini terus dikembangkan dan menjadi sumber pendapatan. Kota Batam merupakan salah satu daerah dengan magnet pariwisata yang kuat dalam menarik pengunjung. Apabila dikelola dengan baik maka sektor pariwisata akan meningkatkan pendapatan asli daerah serta menciptakan lapangan kerja sehingga menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. Namun, aparatur yang kompeten atau ahli di bidang pariwisata menjadi hambatan dalam meningkatkan kinerja aparatur di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja aparatur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam pengembangan daya Tarik wisata di Kota Batam, 2 mengidentifikasi faktor penghambat kinerja aparatur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam pengembangan daya Tarik wisata Kota Batam, dan menemukan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja aparatur dalam pengembangan daya tarik wisata di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau masih belum optimal. Hal ini diukur berdasarkan empat indikator yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Kesimpulan: Kinerja aparatur dalam pengembangan daya tarik wisata di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau masih belum optimal. Hambatan dalam pelaksanaannya yaitu kurangnya fasilitas kerja, kurangnya keahlian yang dimiliki aparatur serta kurangnya inovasi aparatur. Upaya yang sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yaitu menambah fasilitas kerja aparatur, memberikan pelatihan bagi aparatur dan memberikan kesempatan bagi aparatur untuk mengikuti seminar kepariwisataan 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name