Detail Katalog

ID: 32296
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA GUA LIANGKABORI OLEH DINAS PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF KABUPATEN MUNA / La Ode Muhammad Triyogi

Pengarang:
La Ode Muhammad Triyogi ; Murtir Jeddawi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Pariwisata Indonesia
Deskripsi Fisik:
12
Nomor Panggil:
915.980 459 848 41 LA p
Control Number:
INLIS000000001195515
BIB ID:
0010-0426000660
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Gua Liangkabori merupakan destinasi wisata berpotensi tinggi dengan kekayaan lukisan prasejarah, namun tingkat kunjungan wisatawan masih tergolong rendah. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi wisata dengan realisasi pengembangannya, sehingga diperlukan upaya strategis untuk meningkatkan daya tarik wisata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemberdayaan Pokdarwis dalam pengembangan pariwisata Gua Liangkabori serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pemberdayaan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, serta dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori pemberdayaan oleh John Friedmann dengan dimensi ekonomi, sosial, politik, budaya, lingkungan, pendidikan, dan kebudayaan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan Pokdarwis telah terlaksana namun belum optimal. Dimensi sosial, budaya, politik, dan lingkungan menunjukkan pemberdayaan yang kuat, sementara dimensi ekonomi dan pendidikan masih tergolong lemah. Faktor penghambat utama adalah kurangnya infrastruktur informasi, minimnya promosi wisata, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap kepariwisataan. Kesimpulan: Pemberdayaan Pokdarwis dalam pengembangan pariwisata Gua Liangkabori berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan dan kesejahteraan masyarakat jika didukung oleh peningkatan infrastruktur, inovasi promosi, serta pendidikan dan pelatihan kepariwisataan secara berkelanjutan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07503/IPDN/2025 915.980 459 848 41 LA p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195515 1
005 _ _ 20260417084754 2
035 # # $a 0010-0426000660 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA GUA LIANGKABORI OLEH DINAS PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF KABUPATEN MUNA /$c La Ode Muhammad Triyogi 4
100 _ # $a La Ode Muhammad Triyogi 5
300 # # $a 12 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20230 7
700 _ # $a Murtir Jeddawi 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 915.980 459 848 41 10
084 # # $a 915.980 459 848 41 LA p 11
650 # 4 $a Pariwisata Indonesia 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Gua Liangkabori merupakan destinasi wisata berpotensi tinggi dengan kekayaan lukisan prasejarah, namun tingkat kunjungan wisatawan masih tergolong rendah. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi wisata dengan realisasi pengembangannya, sehingga diperlukan upaya strategis untuk meningkatkan daya tarik wisata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemberdayaan Pokdarwis dalam pengembangan pariwisata Gua Liangkabori serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pemberdayaan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, serta dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori pemberdayaan oleh John Friedmann dengan dimensi ekonomi, sosial, politik, budaya, lingkungan, pendidikan, dan kebudayaan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan Pokdarwis telah terlaksana namun belum optimal. Dimensi sosial, budaya, politik, dan lingkungan menunjukkan pemberdayaan yang kuat, sementara dimensi ekonomi dan pendidikan masih tergolong lemah. Faktor penghambat utama adalah kurangnya infrastruktur informasi, minimnya promosi wisata, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap kepariwisataan. Kesimpulan: Pemberdayaan Pokdarwis dalam pengembangan pariwisata Gua Liangkabori berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan dan kesejahteraan masyarakat jika didukung oleh peningkatan infrastruktur, inovasi promosi, serta pendidikan dan pelatihan kepariwisataan secara berkelanjutan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name