Detail Katalog

ID: 32322
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2020 / Lidwina Bertha Vivana

Pengarang:
Lidwina Bertha Vivana ; Ani Martini
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Partisipasi Politik dalam Pemilu
Deskripsi Fisik:
8
Nomor Panggil:
323.042 598 265 2 LID p
Control Number:
INLIS000000001195541
BIB ID:
0010-0426000686
Catatan
Permasalahan/ Latar Belakang (GAP): Pemilu merupakan sarana kepentingan legitimasi dan bentuk upaya dari membenahi bangsa, karena permasalahan tersebut pemerintah guna mencegah terjadinya kelalaian dalam hak pilih pemerintah dengan menetapkan UU No.6 Tahun 2020 di dalamnya mengatur perihal pelaksanaan Pilkada yang bertujuan mengurangi angka golput dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melaksanakan Pilkada di Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah. Tujuan: Maksud dari penelitian ini untuk mengumpulkan data dan kemudian dianalisis untuk memperoleh hasil yang dapat menunjukan partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah Kota Semarang tahun 2020. Kemudian mengetahui factor pendukung dan penghambat partisipasi serta upaya yang dilakukan KPU Kota Semarang dalam meningkatkan partispasi masyarakat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskripstif kualitatif dan menggunakan teori partispasi dari Lester W. Milibarth sebagai pisau analisanya. Hasil/ Temuan : Hasil penelitian terhadap Partisipasi Politik Masyarakat Kota Semarang dalam Pilkada berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi di lapangan yaitu partisipasi politik masyarakat pada Pilkada Kota Semarang tahun 2020, meliputi 1) Stimulasi politik, pemilih banyak mendapatkan rangsangan politik dari media massa dan media TV. 2) ciri-ciri seseorang, meskipun di Kota Semarang yang memiliki kesadaran sosial yang tinggi tidak banyak pemilih. 3) Masyarakat Kota Semarang khususnya di kecamatan Pedurungan yang memperoleh suara terbanyak, memiliki tingkat pendidikan rata-rata yang tinggi dan sebagian besar berprofesi sebagai wiraswasta. 4) Dalam demokrasi, pemilih lebih cenderung memilih jika lingkungan, keamanan, dan kenyamanannya baik. Kesimpulan : Partisipasi politik masyarakat pada Pilkada Kota Semarang tahun 2020 belum optimal dikarenakan ada beberapa faktor penghambat namun KPU telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Kota Semarang pada Pilkada 2020.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07193/IPDN/2023 323.042 598 265 2 LID p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195541 1
005 _ _ 20260417093246 2
035 # # $a 0010-0426000686 3
245 1 # $a PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2020 /$c Lidwina Bertha Vivana 4
100 _ # $a Lidwina Bertha Vivana 5
300 # # $a 8 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15614 7
700 _ # $a Ani Martini 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 323.042 598 265 2 10
084 # # $a 323.042 598 265 2 LID p 11
650 # 4 $a Partisipasi Politik dalam Pemilu 12
520 # # $a Permasalahan/ Latar Belakang (GAP): Pemilu merupakan sarana kepentingan legitimasi dan bentuk upaya dari membenahi bangsa, karena permasalahan tersebut pemerintah guna mencegah terjadinya kelalaian dalam hak pilih pemerintah dengan menetapkan UU No.6 Tahun 2020 di dalamnya mengatur perihal pelaksanaan Pilkada yang bertujuan mengurangi angka golput dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melaksanakan Pilkada di Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah. Tujuan: Maksud dari penelitian ini untuk mengumpulkan data dan kemudian dianalisis untuk memperoleh hasil yang dapat menunjukan partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah Kota Semarang tahun 2020. Kemudian mengetahui factor pendukung dan penghambat partisipasi serta upaya yang dilakukan KPU Kota Semarang dalam meningkatkan partispasi masyarakat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskripstif kualitatif dan menggunakan teori partispasi dari Lester W. Milibarth sebagai pisau analisanya. Hasil/ Temuan : Hasil penelitian terhadap Partisipasi Politik Masyarakat Kota Semarang dalam Pilkada berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi di lapangan yaitu partisipasi politik masyarakat pada Pilkada Kota Semarang tahun 2020, meliputi 1) Stimulasi politik, pemilih banyak mendapatkan rangsangan politik dari media massa dan media TV. 2) ciri-ciri seseorang, meskipun di Kota Semarang yang memiliki kesadaran sosial yang tinggi tidak banyak pemilih. 3) Masyarakat Kota Semarang khususnya di kecamatan Pedurungan yang memperoleh suara terbanyak, memiliki tingkat pendidikan rata-rata yang tinggi dan sebagian besar berprofesi sebagai wiraswasta. 4) Dalam demokrasi, pemilih lebih cenderung memilih jika lingkungan, keamanan, dan kenyamanannya baik. Kesimpulan : Partisipasi politik masyarakat pada Pilkada Kota Semarang tahun 2020 belum optimal dikarenakan ada beberapa faktor penghambat namun KPU telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Kota Semarang pada Pilkada 2020. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name