Detail Katalog

ID: 32324
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DENGAN KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE MADYA PABEAN C DALAM PEMEBERANTASAN PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI KABUPATEN JEMBER / Lafadz Malik Fahlef

Pengarang:
Lafadz Malik Fahlef ; Wiredarme
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Permasalahan sosial
Deskripsi Fisik:
15
Nomor Panggil:
363.598 288 1 LAF s
Control Number:
INLIS000000001195543
BIB ID:
0010-0426000688
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Rokok ilegal merupakan salah satu barang cukai yang tidak melewati proses kepabeanan sehingga dapat merugikan pendapatan negara. Kabupaten Jember memberikan perhatian khusus mengenai peredaran rokok ilegal dikarenakan tidak hanya mengancam pendapatan suatu daerah tetapi juga dapat mengancam bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jember sedang berusaha untuk memberantas peredaran barang ilegal tersebut, yakni membentuk pola kerja bersama lebih tepatnya Sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C). Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C dalam melakukan pemberantasan rokok ilegal di Kabupaten Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif Deskriptif dengan sumber data primer dan sekunder dengan menggunakan teori sinergitas Najiyati dan Rahmat dalam Rahmawati. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu komunikasi dan koordinasi yang dilakukan kedua instansi sudah baik sehingga terbangun sinergitas secara sitematis dan tertata. Kesimpulan: bahwa sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Jember sudah baik dan penting untuk dipertahankan. Hal ini disebabkan oleh sistem komunikasi dan koordinasi yang dilakukan sudah membentuk keterikatan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07509/IPDN/2025 363.598 288 1 LAF s Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195543 1
005 _ _ 20260417093554 2
035 # # $a 0010-0426000688 3
245 1 # $a SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DENGAN KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE MADYA PABEAN C DALAM PEMEBERANTASAN PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI KABUPATEN JEMBER /$c Lafadz Malik Fahlef 4
100 _ # $a Lafadz Malik Fahlef 5
300 # # $a 15 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23325 7
700 _ # $a Wiredarme 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.598 288 1 10
084 # # $a 363.598 288 1 LAF s 11
650 # 4 $a Permasalahan sosial 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Rokok ilegal merupakan salah satu barang cukai yang tidak melewati proses kepabeanan sehingga dapat merugikan pendapatan negara. Kabupaten Jember memberikan perhatian khusus mengenai peredaran rokok ilegal dikarenakan tidak hanya mengancam pendapatan suatu daerah tetapi juga dapat mengancam bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jember sedang berusaha untuk memberantas peredaran barang ilegal tersebut, yakni membentuk pola kerja bersama lebih tepatnya Sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C). Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C dalam melakukan pemberantasan rokok ilegal di Kabupaten Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif Deskriptif dengan sumber data primer dan sekunder dengan menggunakan teori sinergitas Najiyati dan Rahmat dalam Rahmawati. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu komunikasi dan koordinasi yang dilakukan kedua instansi sudah baik sehingga terbangun sinergitas secara sitematis dan tertata. Kesimpulan: bahwa sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Jember sudah baik dan penting untuk dipertahankan. Hal ini disebabkan oleh sistem komunikasi dan koordinasi yang dilakukan sudah membentuk keterikatan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name