Detail Katalog

ID: 32351
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

RELOKASI WARGA TERDAMPAK BENCANA TANAH GERAK DI DESA PURU KECAMATAN SURUH KABUPATEN TRENGGALEK / Fauzia Salsabila

Pengarang:
Fauzia Salsabila ; Sutiyo
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Permasalahan sosial
Deskripsi Fisik:
14 : ilus
Nomor Panggil:
362.598 281 3 FAU r
Control Number:
INLIS000000001195570
BIB ID:
0010-0426000715
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan bencana tanah gerak di Desa Puru, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, menyebabkan kerusakan parah pada rumah dan infrastruktur warga, sehingga diperlukan relokasi untuk menjamin keselamatan dan keberlanjutan hidup mereka. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi bencana tanah gerak, proses relokasi yang dilakukan, serta dampaknya terhadap kesejahteraan warga yang direlokasi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, Focused Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis terhadap proses relokasi menurut Michael Cernea tentang Resettlememt and Reconstruction Models. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (8 informan), FGD (8 rumah tangga), dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa relokasi dilakukan secara partisipatif dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. Warga tidak mengalami kehilangan mata pencaharian karena aktivitas peternakan dan pertanian masih dapat dilakukan di lokasi lama, dan adaptasi terhadap lingkungan baru berjalan dengan baik. Relokasi ini secara umum berdampak positif terhadap kesejahteraan warga, terutama dari segi keamanan, akses terhadap fasilitas umum, dan kehidupan sosial yang lebih terorganisir. Berdasarkan kajian yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu proses perencanaan dan pelaksanaan relokasi tergolong baik, meskipun masih belum terarsip dengan baik seperti susunan surat keputusan satuan tugas penanganan relokasi dan fasilitas di lokasi yang baru beberapa belum tercukupi dengan baik seperti sanitasi. Kesimpulan: Proses relokasi warga terdampak bencana tanah gerak di Desa Puru telah berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan adanya partisipasi masyarakat yang aktif dan pemerintah yang tanggap dengan program relokasi ini. Guna mensejahterakan warga terdampak, disarankan untuk mengembangkan strategi adaptasi dalam sektor peternakan dan pertanian agar mata pencaharian warga tetap berjalan optimal dan kondusif. Dalam hal ini, diperlukan kajian lebih mendalam mengenai strategi terbaik dalam penyediaan lahan usaha bagi warga yang terdampak relokasi, terutama dalam sektor pertanian dan peternakan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07516/IPDN/2025 362.598 281 3 FAU r Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195570 1
005 _ _ 20260417100331 2
035 # # $a 0010-0426000715 3
245 1 # $a RELOKASI WARGA TERDAMPAK BENCANA TANAH GERAK DI DESA PURU KECAMATAN SURUH KABUPATEN TRENGGALEK /$c Fauzia Salsabila 4
100 _ # $a Fauzia Salsabila 5
300 # # $a 14 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20970 7
700 _ # $a Sutiyo 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 362.598 281 3 10
084 # # $a 362.598 281 3 FAU r 11
650 # 4 $a Permasalahan sosial 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan bencana tanah gerak di Desa Puru, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, menyebabkan kerusakan parah pada rumah dan infrastruktur warga, sehingga diperlukan relokasi untuk menjamin keselamatan dan keberlanjutan hidup mereka. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi bencana tanah gerak, proses relokasi yang dilakukan, serta dampaknya terhadap kesejahteraan warga yang direlokasi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, Focused Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis terhadap proses relokasi menurut Michael Cernea tentang Resettlememt and Reconstruction Models. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (8 informan), FGD (8 rumah tangga), dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa relokasi dilakukan secara partisipatif dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. Warga tidak mengalami kehilangan mata pencaharian karena aktivitas peternakan dan pertanian masih dapat dilakukan di lokasi lama, dan adaptasi terhadap lingkungan baru berjalan dengan baik. Relokasi ini secara umum berdampak positif terhadap kesejahteraan warga, terutama dari segi keamanan, akses terhadap fasilitas umum, dan kehidupan sosial yang lebih terorganisir. Berdasarkan kajian yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu proses perencanaan dan pelaksanaan relokasi tergolong baik, meskipun masih belum terarsip dengan baik seperti susunan surat keputusan satuan tugas penanganan relokasi dan fasilitas di lokasi yang baru beberapa belum tercukupi dengan baik seperti sanitasi. Kesimpulan: Proses relokasi warga terdampak bencana tanah gerak di Desa Puru telah berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan adanya partisipasi masyarakat yang aktif dan pemerintah yang tanggap dengan program relokasi ini. Guna mensejahterakan warga terdampak, disarankan untuk mengembangkan strategi adaptasi dalam sektor peternakan dan pertanian agar mata pencaharian warga tetap berjalan optimal dan kondusif. Dalam hal ini, diperlukan kajian lebih mendalam mengenai strategi terbaik dalam penyediaan lahan usaha bagi warga yang terdampak relokasi, terutama dalam sektor pertanian dan peternakan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name