Detail Katalog

ID: 32367
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EVALUASI PELAKSANAAN MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI PASCA GEMPA BUMI TAHUN 2022 DI KABUPATEN PASAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT / Jioanda Riza Nugraha

Pengarang:
Jioanda Riza Nugraha ; Agus Supriadi Harahap
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
gempa bumi
Deskripsi Fisik:
10
Nomor Panggil:
363.349 559 813 61 JIO e
Control Number:
INLIS000000001195583
BIB ID:
0010-0426000728
Catatan
Latar Belakang: Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di wilayah sumatera barat. Salah satunya pada tahun 2022 gempa berkekuatan 6,1 Skala Ricther terjadi di wilayah Kabupaten Pasaman, sehingga gempa ini banyak menimbulkan kerugian dan korban jiwa. Untuk mengurangi risiko bencana alam khususnya gempa bumi, BPBD Kabupaten Pasaman meluncurkan berbagai program mitigasi bencana diantaranya adalah sosialiasi, penguatan kapasitas, pelatihan simulasi bencana dan mitigasi bencana. Tujuan: Hal ini perlu dilakukan evaluasi dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan mitigasi bencana gempa bumi pasca gempa bumi tahun 2022 di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Metode: Teori evaluasi yang digunakan adalah evaluasi model CIPP oleh Daniel Stufflebeam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Serta langkah analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mitigasi bencana gempa bumi di Kabupaten Pasaman belum efisien, karena ditemukan adanya hambatan keterbatasan anggaran serta sarana dan prasarana sehingga memerlukan waktu untuk menyeluruhkan program mitigasi bencana ke semua daerah dan lapisan masyarakat Kabupaten Pasaman. Kesimpulan: Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut ialah adanya peningkatan anggaran dan pengadaan sarana dan prasarana, serta keberlanjutan program mitigasi bencana supaya pengurangan risiko bencana khususnya bencana gempa bumi lebih optimal.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05114/IPDN/2024 363.349 559 813 61 JIO e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195583 1
005 _ _ 20260417104810 2
035 # # $a 0010-0426000728 3
245 1 # $a EVALUASI PELAKSANAAN MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI PASCA GEMPA BUMI TAHUN 2022 DI KABUPATEN PASAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT /$c Jioanda Riza Nugraha 4
100 _ # $a Jioanda Riza Nugraha 5
300 # # $a 10 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19630 7
700 _ # $a Agus Supriadi Harahap 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 363.349 559 813 61 10
084 # # $a 363.349 559 813 61 JIO e 11
650 # 4 $a gempa bumi 12
520 # # $a Latar Belakang: Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di wilayah sumatera barat. Salah satunya pada tahun 2022 gempa berkekuatan 6,1 Skala Ricther terjadi di wilayah Kabupaten Pasaman, sehingga gempa ini banyak menimbulkan kerugian dan korban jiwa. Untuk mengurangi risiko bencana alam khususnya gempa bumi, BPBD Kabupaten Pasaman meluncurkan berbagai program mitigasi bencana diantaranya adalah sosialiasi, penguatan kapasitas, pelatihan simulasi bencana dan mitigasi bencana. Tujuan: Hal ini perlu dilakukan evaluasi dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan mitigasi bencana gempa bumi pasca gempa bumi tahun 2022 di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Metode: Teori evaluasi yang digunakan adalah evaluasi model CIPP oleh Daniel Stufflebeam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Serta langkah analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mitigasi bencana gempa bumi di Kabupaten Pasaman belum efisien, karena ditemukan adanya hambatan keterbatasan anggaran serta sarana dan prasarana sehingga memerlukan waktu untuk menyeluruhkan program mitigasi bencana ke semua daerah dan lapisan masyarakat Kabupaten Pasaman. Kesimpulan: Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut ialah adanya peningkatan anggaran dan pengadaan sarana dan prasarana, serta keberlanjutan program mitigasi bencana supaya pengurangan risiko bencana khususnya bencana gempa bumi lebih optimal. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name