Detail Katalog
ID: 32370Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PELAKSANAAN FASE REKONSTRUKSI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG TAHUN 2010 DI KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT / NICK GOGOS AYOMI
Pengarang:
NICK GOGOS AYOMI ; Agus Supriadi Harahap
NICK GOGOS AYOMI ; Agus Supriadi Harahap
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
rekrontuksi
Deskripsi Fisik:
9 : ilus
9 : ilus
Nomor Panggil:
363.348 859 883 32 NIC p
363.348 859 883 32 NIC p
Control Number:
INLIS000000001195586
INLIS000000001195586
BIB ID:
0010-0426000731
0010-0426000731
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Indonesia, yang terletak di antara dua jalur tektonik utama di dunia, yaitu Cincin Api Pasifik dan Sabuk Mediterranea, sering mengalami bencana alam. Selain itu, negara ini juga memiliki curah hujan yang tinggi, berkisar antara 1.000 hingga 4.000 mm setiap tahunnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang rekonstruksi manajemen pasca Bencana banjir Bandang di kabupaten teluk Wondama dan untuk mengetahui dan menganalisis faktor penghambat penerapan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang di kabupaten teluk Wondama serta mengetahui bagaimana tindakan komunikasi bencana alam pada pasca bencana kabupaten teluk Wondama. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Data yang dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan model Miles and Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan yang paling akhir adalah penarikan kesimpulannya. Hasil: impulannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari Sektor perumahan, dalam sektor perumahan terdapat stratergi yakni Menyusun analisis risiko bencana dalam penyusunan zonasi rentan terhadap gerakan tanah, gempa bumi, banjir dan longsor, dan dari sektor infrastruktur strategi pelaksanaan mitigasi bencana banjir bandang 2010 di Kabupaten Teluk Wondama. Kesimpulan: Saat terjadi bencana, fokus utama adalah respons cepat menggunakan Teori Tanggap Darurat, dengan penekanan pada evakuasi dan distribusi bantuan. Setelah bencana berlalu, perhatian beralih pada rekonstruksi, pembangunan infrastruktur, dan pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05117/IPDN/2024 |
363.348 859 883 32 NIC p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195586 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260417110249 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000731 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PELAKSANAAN FASE REKONSTRUKSI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG TAHUN 2010 DI KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT /$c NICK GOGOS AYOMI | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a NICK GOGOS AYOMI | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 9 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19715 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Agus Supriadi Harahap | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.348 859 883 32 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.348 859 883 32 NIC p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a rekrontuksi | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Indonesia, yang terletak di antara dua jalur tektonik utama di dunia, yaitu Cincin Api Pasifik dan Sabuk Mediterranea, sering mengalami bencana alam. Selain itu, negara ini juga memiliki curah hujan yang tinggi, berkisar antara 1.000 hingga 4.000 mm setiap tahunnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang rekonstruksi manajemen pasca Bencana banjir Bandang di kabupaten teluk Wondama dan untuk mengetahui dan menganalisis faktor penghambat penerapan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang di kabupaten teluk Wondama serta mengetahui bagaimana tindakan komunikasi bencana alam pada pasca bencana kabupaten teluk Wondama. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Data yang dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan model Miles and Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan yang paling akhir adalah penarikan kesimpulannya. Hasil: impulannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari Sektor perumahan, dalam sektor perumahan terdapat stratergi yakni Menyusun analisis risiko bencana dalam penyusunan zonasi rentan terhadap gerakan tanah, gempa bumi, banjir dan longsor, dan dari sektor infrastruktur strategi pelaksanaan mitigasi bencana banjir bandang 2010 di Kabupaten Teluk Wondama. Kesimpulan: Saat terjadi bencana, fokus utama adalah respons cepat menggunakan Teori Tanggap Darurat, dengan penekanan pada evakuasi dan distribusi bantuan. Setelah bencana berlalu, perhatian beralih pada rekonstruksi, pembangunan infrastruktur, dan pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 17 Apr 2026