Detail Katalog

ID: 32380
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO BATIK TRENGGALEK OLEH DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO DAN PERDAGANGAN KABUPATEN TRENGGALEK JAWA TIMUR / Thalia Intan Fandini

Pengarang:
Thalia Intan Fandini ; Eko Budi Santoso
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Usaha Mikro
Deskripsi Fisik:
18
Nomor Panggil:
338.642 598 281 4 THA p
Control Number:
INLIS000000001195595
BIB ID:
0010-0426000740
Catatan
Permasalahan / Latar Belakang (GAP) : Batik Trenggalek berpotensi menjadi ikon khas daerah yang dapat menunjang perekonomian masyarakat Trenggalek sehingga penting diperhatikan bagaimana upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam mengembanglkan dan memberdayakan usaha Batik Trenggalek ini. Tujuan : Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan pemberdayaaan pelaku usaha mikro Batik Trenggalek serta memaparkan kendala dalam pemberdayaan pelaku usaha mikro Batik Trenggalek. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan deduktif. Hasil / Temuan : melalui 4 dimensi pemberdayaan sesuai dengan pendapat Mardikanto menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek terhadap pelaku usaha mikro Batik Trenggalek secara garis besar sudah berjalan dengan baik. Kendala yang terdapat dalam pemberdayaan ini diantaranya adalah keterbatasan SDM, belum adanya bantuan modal, serta belum terjalinnya hubungan kerjasama dengan pihak swasta. Kesimpulan : Dengan melihat kondisi di lapangan, penulis memberikan saran diantaranya yaitu Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek memberikan tambahan waktu pelatihan dan pendampingan secara berkala kepada para pelaku usaha mikro Batik Trenggalek, memberikan pendampingan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan layanan jemput bola terhadap para pelaku usaha mikro Batik Trenggalek serta pemerintah dapat membantu para pelaku usaha mikro Batik Trenggalek dalam mencari perusahaan ataupun pihak swasta yang dapat bekerjasama baik dalam hal produksi, pemasaran, ataupun tanam modal terhadap usaha Batik Trenggalek.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07222/IPDN/2023 338.642 598 281 4 THA p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195595 1
005 _ _ 20260417113657 2
035 # # $a 0010-0426000740 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO BATIK TRENGGALEK OLEH DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO DAN PERDAGANGAN KABUPATEN TRENGGALEK JAWA TIMUR /$c Thalia Intan Fandini 4
100 _ # $a Thalia Intan Fandini 5
300 # # $a 18 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15658 7
700 _ # $a Eko Budi Santoso 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 338.642 598 281 4 10
084 # # $a 338.642 598 281 4 THA p 11
650 # 4 $a Usaha Mikro 12
520 # # $a Permasalahan / Latar Belakang (GAP) : Batik Trenggalek berpotensi menjadi ikon khas daerah yang dapat menunjang perekonomian masyarakat Trenggalek sehingga penting diperhatikan bagaimana upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam mengembanglkan dan memberdayakan usaha Batik Trenggalek ini. Tujuan : Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan pemberdayaaan pelaku usaha mikro Batik Trenggalek serta memaparkan kendala dalam pemberdayaan pelaku usaha mikro Batik Trenggalek. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan deduktif. Hasil / Temuan : melalui 4 dimensi pemberdayaan sesuai dengan pendapat Mardikanto menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek terhadap pelaku usaha mikro Batik Trenggalek secara garis besar sudah berjalan dengan baik. Kendala yang terdapat dalam pemberdayaan ini diantaranya adalah keterbatasan SDM, belum adanya bantuan modal, serta belum terjalinnya hubungan kerjasama dengan pihak swasta. Kesimpulan : Dengan melihat kondisi di lapangan, penulis memberikan saran diantaranya yaitu Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek memberikan tambahan waktu pelatihan dan pendampingan secara berkala kepada para pelaku usaha mikro Batik Trenggalek, memberikan pendampingan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan layanan jemput bola terhadap para pelaku usaha mikro Batik Trenggalek serta pemerintah dapat membantu para pelaku usaha mikro Batik Trenggalek dalam mencari perusahaan ataupun pihak swasta yang dapat bekerjasama baik dalam hal produksi, pemasaran, ataupun tanam modal terhadap usaha Batik Trenggalek. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name