Detail Katalog

ID: 32460
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

STRATEGI PELAYANAN SURAT KETERANGAN PINDAH DATANG MELALUI INOVASI LAYANAN PINDAH DATANG ONLINE PEKANBARU (LADO PKU) DI KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU / Agung Muhammad Wibawa

Pengarang:
Agung Muhammad Wibawa ; Gatiningsih
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Migrasi penduduk
Deskripsi Fisik:
12
Nomor Panggil:
304.859 814 1 AGU s
Control Number:
INLIS000000001195671
BIB ID:
0010-0426000816
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Digitalisasi pelayanan publik menjadi arah transformasi pemerintahan di Indonesia. Salah satu implementasinya adalah layanan Surat Keterangan Pindah Datang (SKPDWNI) secara daring melalui LADO PKU di Kota Pekanbaru. Namun, realisasi penggunaannya masih sangat rendah, yakni hanya 13,75% dari target 85% pada tahun 2023. Padahal mobilitas penduduk menuju Kota Pekanbaru terus meningkat dari tahun ke tahun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pelayanan publik dalam penyelenggaraan SKPDWNI melalui LADO PKU serta merumuskan strategi peningkatan yang lebih efektif dan efisien. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur terhadap informan kunci di Disdukcapil Kota Pekanbaru, observasi langsung, dan dokumentasi. Teori strategi organisasi dari David Hunger dan Thomas Wheelen digunakan sebagai kerangka analisis. Hasil/Temuan: Faktor pendukung layanan meliputi ketersediaan infrastruktur teknologi informasi dan tingkat literasi digital masyarakat yang semakin membaik. Faktor penghambat antara lain sistem website yang belum terpusat di Disdukcapil, masih tergantung pada pengelolaan pihak ketiga, serta rendahnya sosialisasi kepada masyarakat. Kesimpulan: Strategi pelayanan yang perlu dikembangkan antara lain pembangunan sistem berbasis website mandiri dan terintegrasi, pelatihan aparatur dalam pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan kerja sama dengan stakeholder dan intensifikasi promosi layanan kepada masyarakat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07533/IPDN/2025 304.859 814 1 AGU s Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195671 1
005 _ _ 20260417011923 2
035 # # $a 0010-0426000816 3
245 1 # $a STRATEGI PELAYANAN SURAT KETERANGAN PINDAH DATANG MELALUI INOVASI LAYANAN PINDAH DATANG ONLINE PEKANBARU (LADO PKU) DI KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU /$c Agung Muhammad Wibawa 4
100 _ # $a Agung Muhammad Wibawa 5
300 # # $a 12 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21043 7
700 _ # $a Gatiningsih 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 304.859 814 1 10
084 # # $a 304.859 814 1 AGU s 11
650 # 4 $a Migrasi penduduk 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Digitalisasi pelayanan publik menjadi arah transformasi pemerintahan di Indonesia. Salah satu implementasinya adalah layanan Surat Keterangan Pindah Datang (SKPDWNI) secara daring melalui LADO PKU di Kota Pekanbaru. Namun, realisasi penggunaannya masih sangat rendah, yakni hanya 13,75% dari target 85% pada tahun 2023. Padahal mobilitas penduduk menuju Kota Pekanbaru terus meningkat dari tahun ke tahun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pelayanan publik dalam penyelenggaraan SKPDWNI melalui LADO PKU serta merumuskan strategi peningkatan yang lebih efektif dan efisien. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur terhadap informan kunci di Disdukcapil Kota Pekanbaru, observasi langsung, dan dokumentasi. Teori strategi organisasi dari David Hunger dan Thomas Wheelen digunakan sebagai kerangka analisis. Hasil/Temuan: Faktor pendukung layanan meliputi ketersediaan infrastruktur teknologi informasi dan tingkat literasi digital masyarakat yang semakin membaik. Faktor penghambat antara lain sistem website yang belum terpusat di Disdukcapil, masih tergantung pada pengelolaan pihak ketiga, serta rendahnya sosialisasi kepada masyarakat. Kesimpulan: Strategi pelayanan yang perlu dikembangkan antara lain pembangunan sistem berbasis website mandiri dan terintegrasi, pelatihan aparatur dalam pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan kerja sama dengan stakeholder dan intensifikasi promosi layanan kepada masyarakat. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name