Detail Katalog

ID: 32482
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENGEMBANGAN PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT / Mochamad Arya Dwiputera

Pengarang:
Mochamad Arya Dwiputera ; Rizki Amalia
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Pegawai Negri Sipil
Deskripsi Fisik:
14
Nomor Panggil:
352.655 982 432 MOC p
Control Number:
INLIS000000001195693
BIB ID:
0010-0426000838
Catatan
Pernyataan Masalah/Latar Belakang (GAP): Sumber Daya Aparatur sebagai penggerak roda pemerintahan. Efisiensi dan efektivitasi program pemerintah dapat ditinjau sebagaimana kinerja dari dari sumber daya aparatur yakni pegawai ASN pada lingkup suatu daerah Tujuan: Untuk meningkatkan potensi pegawai ASN melalui pengembangan diri untuk meningkatkan kapabilitas ASN tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisisi pengembangan diri ASN BKPSDM Kota Bandung. Aspek yang dilihat berdasarkan dari teori Hasibuan (2020) pengembangan pegawai yang dilakukan melalui pendidikan formal dan pelatihan. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dimana data yang dikumpulkan baik dari wawancara, observasi, dan dokumentasi dan dianalisis melalui triangulasi data untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini. Hasil: Penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengembangan pegawai di badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia kota bandung sudah berjalan cukup baik dalam dimensi pelatihan, namun dalam dimensi Pendidikan formal masih perlu ditingkatkan dalam aspek pengetahuan . Kesimpulan: Hambatan yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu kurangnya kesadaran pegawai ASN untuk pengembangan diri serta kurangnya dukungan dari pemerintah setempat. Upaya mengatasi hambatan pengembangan pegawai ASN, yaitu: (1) pemberian tugas belajar atau izin belajar sebagai dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bandung untuk membuka peluang pegawai ASN dalam pengembangan diri (2) “ASN Berprestasi” sebagai bentuk dalam memotivasi pegawai ASN Kota Bandung.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05149/IPDN/2024 352.655 982 432 MOC p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195693 1
005 _ _ 20260417020409 2
035 # # $a 0010-0426000838 3
245 1 # $a PENGEMBANGAN PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /$c Mochamad Arya Dwiputera 4
100 _ # $a Mochamad Arya Dwiputera 5
300 # # $a 14 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18159 7
700 _ # $a Rizki Amalia 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 352.655 982 432 10
084 # # $a 352.655 982 432 MOC p 11
650 # 4 $a Pegawai Negri Sipil 12
520 # # $a Pernyataan Masalah/Latar Belakang (GAP): Sumber Daya Aparatur sebagai penggerak roda pemerintahan. Efisiensi dan efektivitasi program pemerintah dapat ditinjau sebagaimana kinerja dari dari sumber daya aparatur yakni pegawai ASN pada lingkup suatu daerah Tujuan: Untuk meningkatkan potensi pegawai ASN melalui pengembangan diri untuk meningkatkan kapabilitas ASN tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisisi pengembangan diri ASN BKPSDM Kota Bandung. Aspek yang dilihat berdasarkan dari teori Hasibuan (2020) pengembangan pegawai yang dilakukan melalui pendidikan formal dan pelatihan. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dimana data yang dikumpulkan baik dari wawancara, observasi, dan dokumentasi dan dianalisis melalui triangulasi data untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini. Hasil: Penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengembangan pegawai di badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia kota bandung sudah berjalan cukup baik dalam dimensi pelatihan, namun dalam dimensi Pendidikan formal masih perlu ditingkatkan dalam aspek pengetahuan . Kesimpulan: Hambatan yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu kurangnya kesadaran pegawai ASN untuk pengembangan diri serta kurangnya dukungan dari pemerintah setempat. Upaya mengatasi hambatan pengembangan pegawai ASN, yaitu: (1) pemberian tugas belajar atau izin belajar sebagai dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bandung untuk membuka peluang pegawai ASN dalam pengembangan diri (2) “ASN Berprestasi” sebagai bentuk dalam memotivasi pegawai ASN Kota Bandung. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name