Detail Katalog
ID: 32511Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH BERDASARKAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU / Rury Angelita Putri
Pengarang:
Rury Angelita Putri ; Riswati
Rury Angelita Putri ; Riswati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
keuangan daerah
Deskripsi Fisik:
17 : ilus
17 : ilus
Nomor Panggil:
352.435 981 7 RUR a
352.435 981 7 RUR a
Control Number:
INLIS000000001195722
INLIS000000001195722
BIB ID:
0010-0426000867
0010-0426000867
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kinerja keuangan daerah merupakan penilaian
terhadap suatu pencapaian hasil kerja pada suatu daerah dalam menggali dan mengelola sumber
keuangan asli daerah sehingga dapat menilai kemampuan daerah dalam menjalankan otonomi
daerah. Kinerja keuangan daerah juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja
pemerintahan daerah. Tujuan: Penelitian ini menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kota
Bengkulu tahun anggaran 2018-2021, melihat faktor penghambat kinerja keuangan dalam
meningkatkan kinerja keuangan daerahnya, serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan
2
kinerja keuangan dari pemerintah daerah Kota Bengkulu. Metode: Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran APBD Kota Bengkulu
sebagai data sekunder dan hasil wawancara sebagai data primer. Pengumpulan data dilakukan
dengan menggunakan teknik wawancara secara tidak terstruktur dan teknik dokumentasi. Hasil:
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan
daerah Kota Bengkulu masih tergolong rendah, hal ini terlihat dari beberapa perhitungan rasio
keuangan yang digunakan. Selain itu pelaksanaan kinerja keuangan tersebut memiliki beberapa
faktor penghambat sehingga menjadi suatu kendala dalam pengelolaan keuangan daerah.
Kesimpulan: Hendaknya Pemerintah Daerah Kota Bengkulu meningkatkan PAD agar lebih
efisien, melakukan rotasi pegawai, serta mengoptimalkan intensifikasi dan ekstensifikasi
sumber-sumber pendapatan sesuai kewenangan dan potensi asli daerah yang ada.
terhadap suatu pencapaian hasil kerja pada suatu daerah dalam menggali dan mengelola sumber
keuangan asli daerah sehingga dapat menilai kemampuan daerah dalam menjalankan otonomi
daerah. Kinerja keuangan daerah juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja
pemerintahan daerah. Tujuan: Penelitian ini menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kota
Bengkulu tahun anggaran 2018-2021, melihat faktor penghambat kinerja keuangan dalam
meningkatkan kinerja keuangan daerahnya, serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan
2
kinerja keuangan dari pemerintah daerah Kota Bengkulu. Metode: Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran APBD Kota Bengkulu
sebagai data sekunder dan hasil wawancara sebagai data primer. Pengumpulan data dilakukan
dengan menggunakan teknik wawancara secara tidak terstruktur dan teknik dokumentasi. Hasil:
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan
daerah Kota Bengkulu masih tergolong rendah, hal ini terlihat dari beberapa perhitungan rasio
keuangan yang digunakan. Selain itu pelaksanaan kinerja keuangan tersebut memiliki beberapa
faktor penghambat sehingga menjadi suatu kendala dalam pengelolaan keuangan daerah.
Kesimpulan: Hendaknya Pemerintah Daerah Kota Bengkulu meningkatkan PAD agar lebih
efisien, melakukan rotasi pegawai, serta mengoptimalkan intensifikasi dan ekstensifikasi
sumber-sumber pendapatan sesuai kewenangan dan potensi asli daerah yang ada.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07274/IPDN/2023 |
352.435 981 7 RUR a |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195722 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260420100254 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000867 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH BERDASARKAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU /$c Rury Angelita Putri | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Rury Angelita Putri | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 17 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13090 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Riswati | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.435 981 7 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.435 981 7 RUR a | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a keuangan daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kinerja keuangan daerah merupakan penilaian terhadap suatu pencapaian hasil kerja pada suatu daerah dalam menggali dan mengelola sumber keuangan asli daerah sehingga dapat menilai kemampuan daerah dalam menjalankan otonomi daerah. Kinerja keuangan daerah juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan daerah. Tujuan: Penelitian ini menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kota Bengkulu tahun anggaran 2018-2021, melihat faktor penghambat kinerja keuangan dalam meningkatkan kinerja keuangan daerahnya, serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan 2 kinerja keuangan dari pemerintah daerah Kota Bengkulu. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran APBD Kota Bengkulu sebagai data sekunder dan hasil wawancara sebagai data primer. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara secara tidak terstruktur dan teknik dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan daerah Kota Bengkulu masih tergolong rendah, hal ini terlihat dari beberapa perhitungan rasio keuangan yang digunakan. Selain itu pelaksanaan kinerja keuangan tersebut memiliki beberapa faktor penghambat sehingga menjadi suatu kendala dalam pengelolaan keuangan daerah. Kesimpulan: Hendaknya Pemerintah Daerah Kota Bengkulu meningkatkan PAD agar lebih efisien, melakukan rotasi pegawai, serta mengoptimalkan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan sesuai kewenangan dan potensi asli daerah yang ada. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Apr 2026