Detail Katalog

ID: 32553
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBINAAN KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DI KOTA SINGKAWANG / Tiara Puspa Dewangga

Pengarang:
Tiara Puspa Dewangga ; Mohamad Zaki Taufik
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Kerukunan sosial dan integrasi sosial
Deskripsi Fisik:
11
Nomor Panggil:
363.859 832 12 TIA p
Control Number:
INLIS000000001195764
BIB ID:
0010-0426000909
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Kota Singkawang yang dikenal dengan masyarakatnya yang majemuk telah dinobatkan sebagai Kota Tertoleran selama tiga tahun berturut-turut. Namun, di Kota Singkawang masih terdapat permasalahan kecil yang dapat berpotensi menimbulkan konflik antarumat beragama. Salah satu perangkat daerah yang berperan penting dalam menjaga stabilitas kerukunan adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang menjalankan pembinaan melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pembinaan kerukunan antarumat beragama oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Kota Singkawang. Metode : Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui analisis peneliti terhadap indikator pembinaan menurut Perwiranegara (1982) mengenai pembinaan kerukunan antarumat beragama di Kota Singkawang secara garis besar sudah terlaksana dengan baik terbukti dengan dinobatkannya Kota Singkawang sebagai Kota Tertoleran selama tiga tahun berturut-turut. Kesimpulan : Badan Kesbangpol berupaya menciptakan suasana yang kondusif untuk toleransi dan penghargaan antar pemeluk agama yang berbeda melalui pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama yang berfungsi menjadi wadah dalam berdialog antarumat beragama sehingga Kota Singkawang bisa menjadi Kota Tertoleran di Indonesia dan dapat menjadi contoh/inspirasi kepada daerah lain dalam hal meningkatkan nilai toleransi di masyarakat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07554/IPDN/2025 363.859 832 12 TIA p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195764 1
005 _ _ 20260430121038 2
035 # # $a 0010-0426000909 3
245 1 # $a PEMBINAAN KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DI KOTA SINGKAWANG /$c Tiara Puspa Dewangga 4
100 _ # $a Tiara Puspa Dewangga 5
300 # # $a 11 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24457 7
700 _ # $a Mohamad Zaki Taufik 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.859 832 12 10
084 # # $a 363.859 832 12 TIA p 11
650 # 4 $a Kerukunan sosial dan integrasi sosial 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Kota Singkawang yang dikenal dengan masyarakatnya yang majemuk telah dinobatkan sebagai Kota Tertoleran selama tiga tahun berturut-turut. Namun, di Kota Singkawang masih terdapat permasalahan kecil yang dapat berpotensi menimbulkan konflik antarumat beragama. Salah satu perangkat daerah yang berperan penting dalam menjaga stabilitas kerukunan adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang menjalankan pembinaan melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pembinaan kerukunan antarumat beragama oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Kota Singkawang. Metode : Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui analisis peneliti terhadap indikator pembinaan menurut Perwiranegara (1982) mengenai pembinaan kerukunan antarumat beragama di Kota Singkawang secara garis besar sudah terlaksana dengan baik terbukti dengan dinobatkannya Kota Singkawang sebagai Kota Tertoleran selama tiga tahun berturut-turut. Kesimpulan : Badan Kesbangpol berupaya menciptakan suasana yang kondusif untuk toleransi dan penghargaan antar pemeluk agama yang berbeda melalui pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama yang berfungsi menjadi wadah dalam berdialog antarumat beragama sehingga Kota Singkawang bisa menjadi Kota Tertoleran di Indonesia dan dapat menjadi contoh/inspirasi kepada daerah lain dalam hal meningkatkan nilai toleransi di masyarakat. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name