Detail Katalog

ID: 32560
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG BRANDING DAN PEMASARAN DI KOTA LUBUKLINGGAU PROVINSI SUMATERA SELATAN / Daffina Dwinka Azemia

Pengarang:
Daffina Dwinka Azemia ; Rosmery Elsye
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Pengembangan dan pemberdayaan UMKM
Deskripsi Fisik:
13
Nomor Panggil:
338.642 598 161 DAF p
Control Number:
INLIS000000001195771
BIB ID:
0010-0426000916
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting UMKM dalam perekonomian Indonesia yang meliputi 96% dari seluruh unit usaha dan memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) lebih dari 60%. Penelitian ini berlandaskan pada kerangka hukum yang ditetapkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur tanggung jawab pemerintah di berbagai tingkatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini memberikan kontribusi untuk pemahaman tentang bagaimana inisiatif pengembangan kapasitas yang tepat sasaran dapat meningkatkan kompetensi UMKM sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan penghidupan masyarakat di Kota Lubuklinggau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan sesuai dengan Teori Pemberdayaan Pranaka dan Priyono. Metode pengumpulan data meliputi wawancara dengan para pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program pengembangan kapasitas, untuk memastikan bahwa temuan penelitian didasarkan pada pengalaman nyata. Hasil/Temuan: Temuan penelitian ini adalah pentingnya pemberdayaan pelaku usaha di bidang branding dan pemasaran untuk pengembangan usahanya. Kesimpulan: Diperlukan perbaikan dalam sosialisasi dan perluasan akses agar lebih banyak lagi pelaku UMKM yang dapat berpartisipasi dalam program pemberdayaan. Kendala utama dalam pelaksanaan Program Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia Bidang Branding dan Pemasaran di Kota Lubuklinggau adalah terbatasnya anggaran dari pemerintah pusat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07561/IPDN/2025 338.642 598 161 DAF p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195771 1
005 _ _ 20260430124038 2
035 # # $a 0010-0426000916 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG BRANDING DAN PEMASARAN DI KOTA LUBUKLINGGAU PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Daffina Dwinka Azemia 4
100 _ # $a Daffina Dwinka Azemia 5
300 # # $a 13 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23527 7
700 _ # $a Rosmery Elsye 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 338.642 598 161 10
084 # # $a 338.642 598 161 DAF p 11
650 # 4 $a Pengembangan dan pemberdayaan UMKM 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting UMKM dalam perekonomian Indonesia yang meliputi 96% dari seluruh unit usaha dan memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) lebih dari 60%. Penelitian ini berlandaskan pada kerangka hukum yang ditetapkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur tanggung jawab pemerintah di berbagai tingkatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini memberikan kontribusi untuk pemahaman tentang bagaimana inisiatif pengembangan kapasitas yang tepat sasaran dapat meningkatkan kompetensi UMKM sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan penghidupan masyarakat di Kota Lubuklinggau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan sesuai dengan Teori Pemberdayaan Pranaka dan Priyono. Metode pengumpulan data meliputi wawancara dengan para pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program pengembangan kapasitas, untuk memastikan bahwa temuan penelitian didasarkan pada pengalaman nyata. Hasil/Temuan: Temuan penelitian ini adalah pentingnya pemberdayaan pelaku usaha di bidang branding dan pemasaran untuk pengembangan usahanya. Kesimpulan: Diperlukan perbaikan dalam sosialisasi dan perluasan akses agar lebih banyak lagi pelaku UMKM yang dapat berpartisipasi dalam program pemberdayaan. Kendala utama dalam pelaksanaan Program Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia Bidang Branding dan Pemasaran di Kota Lubuklinggau adalah terbatasnya anggaran dari pemerintah pusat. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name