Detail Katalog
ID: 28731Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH DALAM PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DI KABUPATEN BENGKULU SELATAN / Dimas Fajar Rahman
Pengarang:
Dimas Fajar Rahman ; Marja Sinurat
Dimas Fajar Rahman ; Marja Sinurat
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Anggaran Daerah
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
15 : Ilus
Nomor Panggil:
352.480 959 817 22 DIM e
352.480 959 817 22 DIM e
Control Number:
INLIS000000001191986
INLIS000000001191986
BIB ID:
0010-0126000431
0010-0126000431
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Implementasi Sistem Informasi Pemerintahan
Daerah (SIPD) RI, yang wajib diterapkan seluruh pemerintah daerah mulai tahun 2024 untuk
proses perencanaan hingga pelaporan keuangan, masih menghadapi tantangan. Evaluasi
Kemendagri (2021) menunjukkan 26% pemerintah daerah belum sepenuhnya mengadopsi
SIPD, menyebabkan kinerjanya kurang optimal dan kurang efektif/efisien dalam pengelolaan
keuangan daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas
perencanaan dan penganggaran melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di
Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan metode induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi
data, meliputi wawancara dengan informan kunci dari BAPPEDA-LITBANG Kabupaten
Bengkulu Selatan (data primer) serta dokumentasi terkait perencanaan dan penganggaran
(data sekunder). Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD efektif dalam proses
perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Bengkulu Selatan dengan ditunjukkan 1)
Kualitas Sistem (System Quality): SIPD telah menjadi platform strategis yang
mengintegrasikan dokumen perencanaan. 2) Kualitas Informasi (Information Quality): SIPD
berkontribusi pada konsistensi antara dokumen perencanaan dan penganggaran melalui fitur
validasi otomatis. 3) Kualitas Pelayanan (Service Quality): Pelayanan yang disediakan oleh
SIPD memberikan kemudahan para operatornya. 4) Penggunaan (Use): SIPD secara
fundamental telah mengubah cara kerja dalam mengelola perencanaan. 5) Kepuasan
Pengguna (User Satisfaction): Pengguna merasakan perubahan ke arah positif dan merasa
puas dengan otomatisasi yang diberikan. 6) Manfaat Bersih (Net Benefit): SIPD secara
keseluruhan telah memberikan manfaat berupa percepatan proses, peningkatan transparansi,
dan akuntabilitas. Kesimpulan: Penerapan SIPD di Kabupaten Bengkulu Selatan
menunjukkan dampak positif pada efektivitas perencanaan dan penganggaran. Upaya
strategis komprehensif berupa pengembangan SDM, perbaikan infrastruktur, dan
transformasi kultural sedang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut dan
mengoptimalkan manfaat bersih SIPD.
Kata Kunci: keuangan public, penganggaran, perencanaan, SIPD.
Daerah (SIPD) RI, yang wajib diterapkan seluruh pemerintah daerah mulai tahun 2024 untuk
proses perencanaan hingga pelaporan keuangan, masih menghadapi tantangan. Evaluasi
Kemendagri (2021) menunjukkan 26% pemerintah daerah belum sepenuhnya mengadopsi
SIPD, menyebabkan kinerjanya kurang optimal dan kurang efektif/efisien dalam pengelolaan
keuangan daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas
perencanaan dan penganggaran melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di
Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan metode induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi
data, meliputi wawancara dengan informan kunci dari BAPPEDA-LITBANG Kabupaten
Bengkulu Selatan (data primer) serta dokumentasi terkait perencanaan dan penganggaran
(data sekunder). Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD efektif dalam proses
perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Bengkulu Selatan dengan ditunjukkan 1)
Kualitas Sistem (System Quality): SIPD telah menjadi platform strategis yang
mengintegrasikan dokumen perencanaan. 2) Kualitas Informasi (Information Quality): SIPD
berkontribusi pada konsistensi antara dokumen perencanaan dan penganggaran melalui fitur
validasi otomatis. 3) Kualitas Pelayanan (Service Quality): Pelayanan yang disediakan oleh
SIPD memberikan kemudahan para operatornya. 4) Penggunaan (Use): SIPD secara
fundamental telah mengubah cara kerja dalam mengelola perencanaan. 5) Kepuasan
Pengguna (User Satisfaction): Pengguna merasakan perubahan ke arah positif dan merasa
puas dengan otomatisasi yang diberikan. 6) Manfaat Bersih (Net Benefit): SIPD secara
keseluruhan telah memberikan manfaat berupa percepatan proses, peningkatan transparansi,
dan akuntabilitas. Kesimpulan: Penerapan SIPD di Kabupaten Bengkulu Selatan
menunjukkan dampak positif pada efektivitas perencanaan dan penganggaran. Upaya
strategis komprehensif berupa pengembangan SDM, perbaikan infrastruktur, dan
transformasi kultural sedang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut dan
mengoptimalkan manfaat bersih SIPD.
Kata Kunci: keuangan public, penganggaran, perencanaan, SIPD.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06651/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001191986 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260119105219 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000431 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH DALAM PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DI KABUPATEN BENGKULU SELATAN /$c Dimas Fajar Rahman | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Dimas Fajar Rahman | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24542 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Marja Sinurat | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.480 959 817 22 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.480 959 817 22 DIM e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Anggaran Daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI, yang wajib diterapkan seluruh pemerintah daerah mulai tahun 2024 untuk proses perencanaan hingga pelaporan keuangan, masih menghadapi tantangan. Evaluasi Kemendagri (2021) menunjukkan 26% pemerintah daerah belum sepenuhnya mengadopsi SIPD, menyebabkan kinerjanya kurang optimal dan kurang efektif/efisien dalam pengelolaan keuangan daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perencanaan dan penganggaran melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi data, meliputi wawancara dengan informan kunci dari BAPPEDA-LITBANG Kabupaten Bengkulu Selatan (data primer) serta dokumentasi terkait perencanaan dan penganggaran (data sekunder). Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD efektif dalam proses perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Bengkulu Selatan dengan ditunjukkan 1) Kualitas Sistem (System Quality): SIPD telah menjadi platform strategis yang mengintegrasikan dokumen perencanaan. 2) Kualitas Informasi (Information Quality): SIPD berkontribusi pada konsistensi antara dokumen perencanaan dan penganggaran melalui fitur validasi otomatis. 3) Kualitas Pelayanan (Service Quality): Pelayanan yang disediakan oleh SIPD memberikan kemudahan para operatornya. 4) Penggunaan (Use): SIPD secara fundamental telah mengubah cara kerja dalam mengelola perencanaan. 5) Kepuasan Pengguna (User Satisfaction): Pengguna merasakan perubahan ke arah positif dan merasa puas dengan otomatisasi yang diberikan. 6) Manfaat Bersih (Net Benefit): SIPD secara keseluruhan telah memberikan manfaat berupa percepatan proses, peningkatan transparansi, dan akuntabilitas. Kesimpulan: Penerapan SIPD di Kabupaten Bengkulu Selatan menunjukkan dampak positif pada efektivitas perencanaan dan penganggaran. Upaya strategis komprehensif berupa pengembangan SDM, perbaikan infrastruktur, dan transformasi kultural sedang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut dan mengoptimalkan manfaat bersih SIPD. Kata Kunci: keuangan public, penganggaran, perencanaan, SIPD. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 19 Jan 2026