Detail Katalog
ID: 29564Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PROGRAM RUMAH KOLABORASI DISABILITAS KABUPATEN LANGKAT / Silitonga, Shandy Wirawan
Pengarang:
Silitonga, Shandy Wirawan ; Umar Nain
Silitonga, Shandy Wirawan ; Umar Nain
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Layanan Penyandang Disabilitas
Deskripsi Fisik:
12
12
Nomor Panggil:
362,4 SIL p
362,4 SIL p
Control Number:
INLIS000000001192795
INLIS000000001192795
BIB ID:
0010-0126001240
0010-0126001240
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyandang disabilitas di Kabupaten Langkat
menghadapi berbagai hambatan dalam akses pendidikan, pekerjaan, dan layanan sosial,
sementara program pemberdayaan yang benar-benar inklusif dan berkelanjutan masih
terbatas. Ketiadaan panti sosial negeri khusus serta masih kuatnya stigma dan
keterbatasan akses modal memperparah tantangan yang dihadapi kelompok ini. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan penyandang disabilitas
melalui Program Rumah Kolaborasi Disabilitas di Kabupaten Langkat. Metode:
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui
wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan informan kunci
dari Dinas Sosial, pengelola program, dan penyandang disabilitas peserta program.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Rumah Kolaborasi
Disabilitas berhasil meningkatkan kesadaran diri, keterampilan, dan pendapatan peserta
hingga rata-rata 30%. Program ini juga memfasilitasi pembentukan kelompok usaha
bersama, menyediakan pelatihan berbasis kebutuhan individu, serta membangun sistem
pendampingan berkelanjutan. Meski demikian, tantangan utama masih berupa akses
modal usaha dan daya saing pasar. Kesimpulan: Program Rumah Kolaborasi Disabilitas
di Kabupaten Langkat terbukti efektif sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas
yang integratif dan partisipatif, mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan sosial
penyandang disabilitas, serta dapat menjadi rujukan bagi pengembangan program serupa
di daerah lain.
menghadapi berbagai hambatan dalam akses pendidikan, pekerjaan, dan layanan sosial,
sementara program pemberdayaan yang benar-benar inklusif dan berkelanjutan masih
terbatas. Ketiadaan panti sosial negeri khusus serta masih kuatnya stigma dan
keterbatasan akses modal memperparah tantangan yang dihadapi kelompok ini. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan penyandang disabilitas
melalui Program Rumah Kolaborasi Disabilitas di Kabupaten Langkat. Metode:
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui
wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan informan kunci
dari Dinas Sosial, pengelola program, dan penyandang disabilitas peserta program.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Rumah Kolaborasi
Disabilitas berhasil meningkatkan kesadaran diri, keterampilan, dan pendapatan peserta
hingga rata-rata 30%. Program ini juga memfasilitasi pembentukan kelompok usaha
bersama, menyediakan pelatihan berbasis kebutuhan individu, serta membangun sistem
pendampingan berkelanjutan. Meski demikian, tantangan utama masih berupa akses
modal usaha dan daya saing pasar. Kesimpulan: Program Rumah Kolaborasi Disabilitas
di Kabupaten Langkat terbukti efektif sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas
yang integratif dan partisipatif, mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan sosial
penyandang disabilitas, serta dapat menjadi rujukan bagi pengembangan program serupa
di daerah lain.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07176/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192795 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260129092253 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001240 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PROGRAM RUMAH KOLABORASI DISABILITAS KABUPATEN LANGKAT /$c Silitonga, Shandy Wirawan | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Silitonga, Shandy Wirawan | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 12 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24024 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Umar Nain | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 362,4 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 362,4 SIL p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Layanan Penyandang Disabilitas | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyandang disabilitas di Kabupaten Langkat menghadapi berbagai hambatan dalam akses pendidikan, pekerjaan, dan layanan sosial, sementara program pemberdayaan yang benar-benar inklusif dan berkelanjutan masih terbatas. Ketiadaan panti sosial negeri khusus serta masih kuatnya stigma dan keterbatasan akses modal memperparah tantangan yang dihadapi kelompok ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan penyandang disabilitas melalui Program Rumah Kolaborasi Disabilitas di Kabupaten Langkat. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan informan kunci dari Dinas Sosial, pengelola program, dan penyandang disabilitas peserta program. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Rumah Kolaborasi Disabilitas berhasil meningkatkan kesadaran diri, keterampilan, dan pendapatan peserta hingga rata-rata 30%. Program ini juga memfasilitasi pembentukan kelompok usaha bersama, menyediakan pelatihan berbasis kebutuhan individu, serta membangun sistem pendampingan berkelanjutan. Meski demikian, tantangan utama masih berupa akses modal usaha dan daya saing pasar. Kesimpulan: Program Rumah Kolaborasi Disabilitas di Kabupaten Langkat terbukti efektif sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas yang integratif dan partisipatif, mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan sosial penyandang disabilitas, serta dapat menjadi rujukan bagi pengembangan program serupa di daerah lain. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 29 Jan 2026