Detail Katalog

ID: 30005
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

STRATEGI BAWASLU DALAM MENCEGAH PRAKTIK POLITIK UANG PADA PEMILU DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Arif Koesworo Azie

Edisi: -

Pengarang:
Arif Koesworo Azie ; -
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Pemilihan Umum
Deskripsi Fisik:
15 hlm : ILUS ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
324.598 173 1 ARI s
Control Number:
INLIS000000001193234
BIB ID:
0010-0226000318
Catatan
Proses penyelenggaraan pemilu
tidak lepas dari pelanggaran khususnya praktik politik uang, masih banyak
calon pejabat yang mengubah popularitasnya dengan membeli suara
masyarakat, serta masyarakat yang belum terpilih. terdidik tentang pendidikan
politik. Bawaslu hadir sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang bertugas
mengawasi jalannya pemilu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
dan menganalisis bagaimana strategi bawaslu dalam mencegah praktik politik
uang menjelang pemilu 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, sumber data yang digunakan
adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui
wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi
data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Dalam analisis
data digunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat dimensi
sebagai alat BAWASLU untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah
ditetapkan, terdapat dua dimensi yang mempengaruhi strategi pencegahan
praktik politik uang yang belum terlaksana dengan baik di Kota Bengkulu, yaitu
yaitu (1) dimensi strategi organisasi dan (2) dimensi strategi sumber daya.
Kekuatan. Hal ini menyebabkan pengawasan dan implementasi terhadap apa
yang telah dibentuk sebagai Grand Strategy menjadi terhambat karena belum
I.
1.1
maksimalnya sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung kegiatan
untuk mencegah praktik politik uang masih belum terpenuhi sehingga
implementasi masih terhambat dan tidak berjalan dengan baik Kesimpulan:
BAWASLU dinilai masih kurang baik dalam menjalankan aktivitasnya. Peneliti
menyarankan untuk memperjelas rumusan strategi yang ada, memberikan
pelatihan dan pengetahuan kepada petugas dari bagian pencegahan
pelanggaran, melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan, menyiapkan
alokasi anggaran, serta meningkatkan kewaspadaan dan ketidakpedulian
masyarakat menghadapi proses penyelenggaraan pemilu dalam mencegah
praktik politik uang. dalam pemilu di kota Bengkulu.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00269/IPDN/2026 324.598 173 1 ARI s Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193234 1
005 _ _ 20260204095035 2
035 # # $a 0010-0226000318 3
245 1 # $a STRATEGI BAWASLU DALAM MENCEGAH PRAKTIK POLITIK UANG PADA PEMILU DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU : $b BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG /$c Arif Koesworo Azie 4
100 _ # $a Arif Koesworo Azie 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 15 hlm : $b ILUS ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19852 8
700 _ # $a - 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 324.598 173 1 11
084 # # $a 324.598 173 1 ARI s 12
020 # # $a - 13
600 # 4 $a Pemilihan Umum 14
520 # # $a Proses penyelenggaraan pemilu tidak lepas dari pelanggaran khususnya praktik politik uang, masih banyak calon pejabat yang mengubah popularitasnya dengan membeli suara masyarakat, serta masyarakat yang belum terpilih. terdidik tentang pendidikan politik. Bawaslu hadir sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang bertugas mengawasi jalannya pemilu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana strategi bawaslu dalam mencegah praktik politik uang menjelang pemilu 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Dalam analisis data digunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat dimensi sebagai alat BAWASLU untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, terdapat dua dimensi yang mempengaruhi strategi pencegahan praktik politik uang yang belum terlaksana dengan baik di Kota Bengkulu, yaitu yaitu (1) dimensi strategi organisasi dan (2) dimensi strategi sumber daya. Kekuatan. Hal ini menyebabkan pengawasan dan implementasi terhadap apa yang telah dibentuk sebagai Grand Strategy menjadi terhambat karena belum I. 1.1 maksimalnya sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung kegiatan untuk mencegah praktik politik uang masih belum terpenuhi sehingga implementasi masih terhambat dan tidak berjalan dengan baik Kesimpulan: BAWASLU dinilai masih kurang baik dalam menjalankan aktivitasnya. Peneliti menyarankan untuk memperjelas rumusan strategi yang ada, memberikan pelatihan dan pengetahuan kepada petugas dari bagian pencegahan pelanggaran, melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan, menyiapkan alokasi anggaran, serta meningkatkan kewaspadaan dan ketidakpedulian masyarakat menghadapi proses penyelenggaraan pemilu dalam mencegah praktik politik uang. dalam pemilu di kota Bengkulu. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 04 Feb 2026
Export