Detail Katalog

ID: 30065
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KOTA PALANGKA RAYA TAHUN 2021-2022 : - / Nagita Amadea Haryu, An

Edisi: -

Pengarang:
Nagita Amadea Haryu, An ; Marja Sinurat
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Keuangan Publik
Deskripsi Fisik:
15 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
339. 598 381 2 NA a
Control Number:
INLIS000000001193294
BIB ID:
0010-0226000378
Catatan
Kemandirian keuangan daerah merupakan isu penting dalam otonomi daerah
guna menjamin kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan, namun ketergantungan
daerah terhadap dana transfer dari pusat masih relatif tinggi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk menganalisis tingkat kemandirian keuangan daerah, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan
untuk meningkatkan kemandirian keuangan daerah Kota Palangka Raya. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis rasio teori keuangan
(Mahmudi 2019). Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara semi terstruktur (11
informan) dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu,
rasio kemandirian keuangan daerah Kota Palangka Raya masih tergolong rendah, dengan pola hubungan
konsultif. Efektivitas pengelolaan PAD mencapai tingkat yang sangat efektif namun rasio
ketergantungan keuangan daerahnya sangat tinggi, derajat desentralisasi fiskal kategori rendah.
Efektivitas pajak masuk kategori efektif. Derajat kontribusi BMD masih rendah. Rasio hutang terhadap
pendapatan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Faktor-faktor penghambat kemandirian
keuangan daerah Kota Palangka Raya yakni, kurangnya upaya pemda dalam meningkatkan kesadaran
masyarakat untuk membayar pajak dan retribusi, pemanfaatan sumber daya alam yang belum optimal,
kualitas sumber daya manusia yang belum kompeten dan sarana prasarana yang kurang memadai. Upaya
yang telah dilakukan oleh pemerintah Kota Palangka Raya untuk meningkatkan kemandirian keuangan
daerah, yakni sosialisasi wajib pajak kepada masyarakat, peningkatan sistem pelayanan berbasis digital,
rapat evaluasi kerja sama daerah dalam rangka strategi pemanfaatan SDA secara optimal, pelatihan
untuk meningkatkan kompetensi pegawai, serta penambahan anggaran untuk meningkatkan sarana dan
prasarana. Kesimpulan: Kota Palangka Raya belum dapat dikategorikan sebagai daerah yang mandiri sebab
kergantungan terhadap dana pusat masih tinggi dan PAD yang relatif kecil jika dibandingkan dengan dana
transfer dalam membiayai sistem pemerintahannya. Untuk meningkatkan kemandirian keuangan Kota Palangka
Raya, disarankan untuk diversifikasi sumber pendapatan, optimalisasi pajak retribusi dan SDA, peningkatan
efisiensi pengelolaan keuangan, dan penguatan keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan
keuangan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04653/IPDN/2024 339. 598 381 2 NA a Baca di tempat Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193294 1
005 _ _ 20260205102851 2
035 # # $a 0010-0226000378 3
245 1 # $a ANALISIS KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KOTA PALANGKA RAYA TAHUN 2021-2022 : $b - /$c Nagita Amadea Haryu, An 4
100 _ # $a Nagita Amadea Haryu, An 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 15 : $b Ilust. ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18269 8
700 _ # $a Marja Sinurat 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 336. 598 381 2 11
084 # # $a 339. 598 381 2 NA a 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Keuangan Publik 14
520 # # $a Kemandirian keuangan daerah merupakan isu penting dalam otonomi daerah guna menjamin kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan, namun ketergantungan daerah terhadap dana transfer dari pusat masih relatif tinggi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kemandirian keuangan daerah, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemandirian keuangan daerah Kota Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis rasio teori keuangan (Mahmudi 2019). Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara semi terstruktur (11 informan) dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu, rasio kemandirian keuangan daerah Kota Palangka Raya masih tergolong rendah, dengan pola hubungan konsultif. Efektivitas pengelolaan PAD mencapai tingkat yang sangat efektif namun rasio ketergantungan keuangan daerahnya sangat tinggi, derajat desentralisasi fiskal kategori rendah. Efektivitas pajak masuk kategori efektif. Derajat kontribusi BMD masih rendah. Rasio hutang terhadap pendapatan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Faktor-faktor penghambat kemandirian keuangan daerah Kota Palangka Raya yakni, kurangnya upaya pemda dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak dan retribusi, pemanfaatan sumber daya alam yang belum optimal, kualitas sumber daya manusia yang belum kompeten dan sarana prasarana yang kurang memadai. Upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Kota Palangka Raya untuk meningkatkan kemandirian keuangan daerah, yakni sosialisasi wajib pajak kepada masyarakat, peningkatan sistem pelayanan berbasis digital, rapat evaluasi kerja sama daerah dalam rangka strategi pemanfaatan SDA secara optimal, pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pegawai, serta penambahan anggaran untuk meningkatkan sarana dan prasarana. Kesimpulan: Kota Palangka Raya belum dapat dikategorikan sebagai daerah yang mandiri sebab kergantungan terhadap dana pusat masih tinggi dan PAD yang relatif kecil jika dibandingkan dengan dana transfer dalam membiayai sistem pemerintahannya. Untuk meningkatkan kemandirian keuangan Kota Palangka Raya, disarankan untuk diversifikasi sumber pendapatan, optimalisasi pajak retribusi dan SDA, peningkatan efisiensi pengelolaan keuangan, dan penguatan keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan keuangan. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 05 Feb 2026
Export