Detail Katalog
ID: 30104Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KINERJA PEMERINTAH DESA DALAM MENGELOLA PENDAPATAN DESA DI KECAMATAN BABELAN KABUPATEN BEKASI : - / Muhammad Ridwan Pikola
Edisi: -
Pengarang:
Muhammad Ridwan Pikola ; Stenly Ferdinand Pangerapan
Muhammad Ridwan Pikola ; Stenly Ferdinand Pangerapan
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
administrasi desa
Deskripsi Fisik:
14 hlm : - ; - -
14 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.175 982 421 MUH k
352.175 982 421 MUH k
Control Number:
INLIS000000001193333
INLIS000000001193333
BIB ID:
0010-0226000417
0010-0226000417
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan antara
prinsip-prinsip desentralisasi dan otonomi daerah yang diamanatkan oleh peraturan perundangundangan dengan realitas implementasi pengelolaan dana desa di Kabupaten Bekasi.
Khususnya, ditemukan bahwa aspek transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat
masih belum optimal dalam mendukung efektivitas dan efisiensi penggunaan dana desa.
Tujuan : Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan
kinerja Pemerintahan Desa Dalam mengelola pendapatan desa di Kecamatan Babelan, faktor
penghambat pemerintah desa dalam mengelola pendapatan desa di Kecamatan Babelan serta
upaya pemerintah desa dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode : Penelitian ini
menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan
wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil/Temuan : Adapun hasil dari penelitian ini adalah
bagaimana pemerintah desa Dalam mengelola dengan cukup baik walaupun dalam
penerapannya masih adanya hambatan dalam pelaksanaannya, yaitu karena rendahnya sumber
daya manusia, kurangnya pemahaman aparatur desa mengenai tugas pokok dan fungsinya
dalam mengelola pendapatan desa serta kurangnya pelatihan bagi pengelola pendapatan desa.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisis, kinerja pemerintah desa di Kecamatan Babelan
menunjukkan pemenuhan indikator produktivitas, responsivitas, kualitas layanan,
responsibilitas, dan akuntabilitas, namun masih terdapat kendala dalam prioritas penanganan
kemiskinan dan pengangguran, keselarasan pelayanan dengan kebutuhan masyarakat,
transparansi informasi, keterbatasan sumber daya manusia, serta infrastruktur dan akses
teknologi yang memadai.
prinsip-prinsip desentralisasi dan otonomi daerah yang diamanatkan oleh peraturan perundangundangan dengan realitas implementasi pengelolaan dana desa di Kabupaten Bekasi.
Khususnya, ditemukan bahwa aspek transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat
masih belum optimal dalam mendukung efektivitas dan efisiensi penggunaan dana desa.
Tujuan : Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan
kinerja Pemerintahan Desa Dalam mengelola pendapatan desa di Kecamatan Babelan, faktor
penghambat pemerintah desa dalam mengelola pendapatan desa di Kecamatan Babelan serta
upaya pemerintah desa dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode : Penelitian ini
menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan
wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil/Temuan : Adapun hasil dari penelitian ini adalah
bagaimana pemerintah desa Dalam mengelola dengan cukup baik walaupun dalam
penerapannya masih adanya hambatan dalam pelaksanaannya, yaitu karena rendahnya sumber
daya manusia, kurangnya pemahaman aparatur desa mengenai tugas pokok dan fungsinya
dalam mengelola pendapatan desa serta kurangnya pelatihan bagi pengelola pendapatan desa.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisis, kinerja pemerintah desa di Kecamatan Babelan
menunjukkan pemenuhan indikator produktivitas, responsivitas, kualitas layanan,
responsibilitas, dan akuntabilitas, namun masih terdapat kendala dalam prioritas penanganan
kemiskinan dan pengangguran, keselarasan pelayanan dengan kebutuhan masyarakat,
transparansi informasi, keterbatasan sumber daya manusia, serta infrastruktur dan akses
teknologi yang memadai.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04691/IPDN/2024 |
352.175 982 421 MUH k |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193333 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260205120854 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000417 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KINERJA PEMERINTAH DESA DALAM MENGELOLA PENDAPATAN DESA DI KECAMATAN BABELAN KABUPATEN BEKASI : $b - /$c Muhammad Ridwan Pikola | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Ridwan Pikola | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 14 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19691 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Stenly Ferdinand Pangerapan | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.175 982 421 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.175 982 421 MUH k | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a administrasi desa | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan antara prinsip-prinsip desentralisasi dan otonomi daerah yang diamanatkan oleh peraturan perundangundangan dengan realitas implementasi pengelolaan dana desa di Kabupaten Bekasi. Khususnya, ditemukan bahwa aspek transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat masih belum optimal dalam mendukung efektivitas dan efisiensi penggunaan dana desa. Tujuan : Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kinerja Pemerintahan Desa Dalam mengelola pendapatan desa di Kecamatan Babelan, faktor penghambat pemerintah desa dalam mengelola pendapatan desa di Kecamatan Babelan serta upaya pemerintah desa dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil/Temuan : Adapun hasil dari penelitian ini adalah bagaimana pemerintah desa Dalam mengelola dengan cukup baik walaupun dalam penerapannya masih adanya hambatan dalam pelaksanaannya, yaitu karena rendahnya sumber daya manusia, kurangnya pemahaman aparatur desa mengenai tugas pokok dan fungsinya dalam mengelola pendapatan desa serta kurangnya pelatihan bagi pengelola pendapatan desa. Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisis, kinerja pemerintah desa di Kecamatan Babelan menunjukkan pemenuhan indikator produktivitas, responsivitas, kualitas layanan, responsibilitas, dan akuntabilitas, namun masih terdapat kendala dalam prioritas penanganan kemiskinan dan pengangguran, keselarasan pelayanan dengan kebutuhan masyarakat, transparansi informasi, keterbatasan sumber daya manusia, serta infrastruktur dan akses teknologi yang memadai. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 05 Feb 2026