Detail Katalog
ID: 30178Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PROGRAM PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA BERSAMA (BUMDESMA) DI KABUPATEN BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR : (Studi BUMDESMA GALANG BARENG di Kecamatan Wlingi) / MOCHAMAD RIFANSYAH MEI QIZA
Edisi: -
Pengarang:
MOCHAMAD RIFANSYAH MEI QIZA ; Abdul Halim
MOCHAMAD RIFANSYAH MEI QIZA ; Abdul Halim
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
pemberdayaan masyarakat
Deskripsi Fisik:
16hlm : Ilus ; - -
16hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
307.1 MOC p
307.1 MOC p
Control Number:
INLIS000000001193407
INLIS000000001193407
BIB ID:
0010-0226000491
0010-0226000491
Catatan
Permasalahan (GAP): Kecamatan Wlingi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur memiliki
potensi hasil bumi berupa perkebunan kopi. BUMDES desa mencoba untuk
memaksimalkan potensi tersebut. Namun dalam pengelolaannya belum memberikan
dampak yang maksimal terhadap kesejahteraan masyarakat desa. Hasil perkebunan
kopi selama ini masi belum bisa dimanfaatkan oleh BUMDES, sehingga para petani
masih menjualnya kepada tengkulak yang tentu harganya tidak stabil. Tujuan:
Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan
masyarakat desa melalui program pengelolaan BUMDESMA., untuk mendeskripsikan
dan menganalisis faktor penghambat dan upaya mengatasi faktor penghambat dari
pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan BUMDESMA. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik
pengumpulan data wawancara,observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam aspek
teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil/Temuan: Penelitian menunjukan bahwa dari dimensi bina manusia, adanya
BUMDESMA dapat meningkatkan kualitas masyarakat. Dari dimensi bina usaha
adanya BUMDESMA semakin meningkatkan usaha desa. Dari dimensi bina
lingkungan adanya BUMDESMA tetap menjalankan pelestarian lingkungan yang ada.
Dari dimensi bina kelembagaan adanya BUMDESMA semakin memperjelas struktur
kelembagaan badan usaha desa.Dengan pengelolaan yang baik, memberikan
pendapatan yang terus meningkat. Kesimpulan: Pengelolaan BUMDESMA yang baik
menjadikan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat mengingkat.
Pendampingan yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa secara
terus menerus dapat menjaga konsistenisasi kemajuan BUMDESMA itu sendiri. Hal
itu digambarkan dengan petani kopi yang selalu terjaga hasil panennya, dan juga
pengaplikasian hasil kopi menjadi berbagai produk dapat mengingkatkan nilai jual
produk itu sendiri. Hal – hal tersebut menjadikan pemasukan desa menjadi bertambah
dan masyarakat desa semakin sejahtera. Upaya untuk mengatasi faktor penghambat
adalah melakukan pendampingan melalui pengadaan sosialisasi dan pelatihan serta
melakukan bantuan dalam membangun Kerjasama terhadap pihak ketiga.
potensi hasil bumi berupa perkebunan kopi. BUMDES desa mencoba untuk
memaksimalkan potensi tersebut. Namun dalam pengelolaannya belum memberikan
dampak yang maksimal terhadap kesejahteraan masyarakat desa. Hasil perkebunan
kopi selama ini masi belum bisa dimanfaatkan oleh BUMDES, sehingga para petani
masih menjualnya kepada tengkulak yang tentu harganya tidak stabil. Tujuan:
Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan
masyarakat desa melalui program pengelolaan BUMDESMA., untuk mendeskripsikan
dan menganalisis faktor penghambat dan upaya mengatasi faktor penghambat dari
pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan BUMDESMA. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik
pengumpulan data wawancara,observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam aspek
teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil/Temuan: Penelitian menunjukan bahwa dari dimensi bina manusia, adanya
BUMDESMA dapat meningkatkan kualitas masyarakat. Dari dimensi bina usaha
adanya BUMDESMA semakin meningkatkan usaha desa. Dari dimensi bina
lingkungan adanya BUMDESMA tetap menjalankan pelestarian lingkungan yang ada.
Dari dimensi bina kelembagaan adanya BUMDESMA semakin memperjelas struktur
kelembagaan badan usaha desa.Dengan pengelolaan yang baik, memberikan
pendapatan yang terus meningkat. Kesimpulan: Pengelolaan BUMDESMA yang baik
menjadikan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat mengingkat.
Pendampingan yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa secara
terus menerus dapat menjaga konsistenisasi kemajuan BUMDESMA itu sendiri. Hal
itu digambarkan dengan petani kopi yang selalu terjaga hasil panennya, dan juga
pengaplikasian hasil kopi menjadi berbagai produk dapat mengingkatkan nilai jual
produk itu sendiri. Hal – hal tersebut menjadikan pemasukan desa menjadi bertambah
dan masyarakat desa semakin sejahtera. Upaya untuk mengatasi faktor penghambat
adalah melakukan pendampingan melalui pengadaan sosialisasi dan pelatihan serta
melakukan bantuan dalam membangun Kerjasama terhadap pihak ketiga.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04751/IPDN/2024 |
307.1 MOC p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193407 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260205024105 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000491 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PROGRAM PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA BERSAMA (BUMDESMA) DI KABUPATEN BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR : $b (Studi BUMDESMA GALANG BARENG di Kecamatan Wlingi) /$c MOCHAMAD RIFANSYAH MEI QIZA | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a MOCHAMAD RIFANSYAH MEI QIZA | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 16hlm : $b Ilus ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19452 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Abdul Halim | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 307.1 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 307.1 MOC p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a pemberdayaan masyarakat | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan (GAP): Kecamatan Wlingi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur memiliki potensi hasil bumi berupa perkebunan kopi. BUMDES desa mencoba untuk memaksimalkan potensi tersebut. Namun dalam pengelolaannya belum memberikan dampak yang maksimal terhadap kesejahteraan masyarakat desa. Hasil perkebunan kopi selama ini masi belum bisa dimanfaatkan oleh BUMDES, sehingga para petani masih menjualnya kepada tengkulak yang tentu harganya tidak stabil. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan masyarakat desa melalui program pengelolaan BUMDESMA., untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat dan upaya mengatasi faktor penghambat dari pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan BUMDESMA. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data wawancara,observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam aspek teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Penelitian menunjukan bahwa dari dimensi bina manusia, adanya BUMDESMA dapat meningkatkan kualitas masyarakat. Dari dimensi bina usaha adanya BUMDESMA semakin meningkatkan usaha desa. Dari dimensi bina lingkungan adanya BUMDESMA tetap menjalankan pelestarian lingkungan yang ada. Dari dimensi bina kelembagaan adanya BUMDESMA semakin memperjelas struktur kelembagaan badan usaha desa.Dengan pengelolaan yang baik, memberikan pendapatan yang terus meningkat. Kesimpulan: Pengelolaan BUMDESMA yang baik menjadikan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat mengingkat. Pendampingan yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa secara terus menerus dapat menjaga konsistenisasi kemajuan BUMDESMA itu sendiri. Hal itu digambarkan dengan petani kopi yang selalu terjaga hasil panennya, dan juga pengaplikasian hasil kopi menjadi berbagai produk dapat mengingkatkan nilai jual produk itu sendiri. Hal – hal tersebut menjadikan pemasukan desa menjadi bertambah dan masyarakat desa semakin sejahtera. Upaya untuk mengatasi faktor penghambat adalah melakukan pendampingan melalui pengadaan sosialisasi dan pelatihan serta melakukan bantuan dalam membangun Kerjasama terhadap pihak ketiga. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 05 Feb 2026