Detail Katalog
ID: 30283Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI PENATAUSAHAAN ASET TETAP PROVINSI SULAWESI TENGGARA : - / Muhammad Fadly Syaf, La Ode
Edisi: -
Pengarang:
Muhammad Fadly Syaf, La Ode ; Marja Sinurat
Muhammad Fadly Syaf, La Ode ; Marja Sinurat
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Publik
Deskripsi Fisik:
11 : Ilust. ; - -
11 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
351.598 48 MU o
351.598 48 MU o
Control Number:
INLIS000000001193512
INLIS000000001193512
BIB ID:
0010-0226000596
0010-0226000596
Catatan
Penulis berfokus pada permasalahan aset tetap yang belum ditemukan,
terdapat aset tetap dalam kondisi rusak berat dan barang habis pakai masih tersaji dalam catatan aset
tetap, adanya sengketa aset tetap tanah yang belum diselesaikan dan penyimpanan aset tetap
2
peralatan dan mesin masih belum memadai yang mengakibatkan penyajian tidak akurat dan resiko
kehilangan aset tetap peralatan dan mesin serta penyalahgunaan aset tetap peralatan dan mesin,
selanjutnya mengenai aset tetap tanah dan bangunan yang dapat menghasilkan sewa atau untuk
meningkatkan nilai aset tersebut belum dapat disajikan dalam neraca secara informatif untuk
pengambilan keputusan dalam pengelolaan BMD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan proses dalam optimalisasi penatausahaan aset tetap dan untuk mendeskripsikan
faktor penghambat dalam optimalisasi penatausahaan aset tetap, serta mendeskripsikan upaya dalam
mengatasi hambatan penatausahaan aset tetap sehingga dapat menjadi pedoman bagi Pemerintah
Provinsi Sulawesi Tenggara dalam pengelolaan dan penatausahaan aset tetap. Metode: Metode
penelitian adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu
wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data-data yang telah terkumpul kemudian dianalisis
menggunakan mode analisis data dari Miles dan Huberman, yang terdiri dari teknik pengumpulan
data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Landasan teori
yang digunakan yaitu teori Penatausahaan Aset Tetap (Suwanda) dengan tiga dimensi, yaitu
pembukuan, inventarisasi, dan pelaporan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian disimpulkan bahwa
penatausahaan aset tetap di Provinsi Sulawesi Tenggara belum berjalan dengan optimal. Masih
terdapat beberapa hambatan, yaitu terdapat sengketa tanah yang belum terselesaikan, kendala dalam
memperoleh dokumen kepemilikan dan aset tetap yang belum diketahui keberadannya, sumber daya
manusia (SDM) yang kurang memadai, dan penyalahgunaan penggunaan aset tetap. Kesimpulan:
Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan optimalisasi penatausahaan aset, yaitu melakukan
kerja sama dengan pihak terkait dalam penanganan masalah aset tanah, melengkapi dokumen tanda
kepemilikan aset tetap serta melakukan inventarisasi aset secara menyeluruh.
terdapat aset tetap dalam kondisi rusak berat dan barang habis pakai masih tersaji dalam catatan aset
tetap, adanya sengketa aset tetap tanah yang belum diselesaikan dan penyimpanan aset tetap
2
peralatan dan mesin masih belum memadai yang mengakibatkan penyajian tidak akurat dan resiko
kehilangan aset tetap peralatan dan mesin serta penyalahgunaan aset tetap peralatan dan mesin,
selanjutnya mengenai aset tetap tanah dan bangunan yang dapat menghasilkan sewa atau untuk
meningkatkan nilai aset tersebut belum dapat disajikan dalam neraca secara informatif untuk
pengambilan keputusan dalam pengelolaan BMD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan proses dalam optimalisasi penatausahaan aset tetap dan untuk mendeskripsikan
faktor penghambat dalam optimalisasi penatausahaan aset tetap, serta mendeskripsikan upaya dalam
mengatasi hambatan penatausahaan aset tetap sehingga dapat menjadi pedoman bagi Pemerintah
Provinsi Sulawesi Tenggara dalam pengelolaan dan penatausahaan aset tetap. Metode: Metode
penelitian adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu
wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data-data yang telah terkumpul kemudian dianalisis
menggunakan mode analisis data dari Miles dan Huberman, yang terdiri dari teknik pengumpulan
data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Landasan teori
yang digunakan yaitu teori Penatausahaan Aset Tetap (Suwanda) dengan tiga dimensi, yaitu
pembukuan, inventarisasi, dan pelaporan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian disimpulkan bahwa
penatausahaan aset tetap di Provinsi Sulawesi Tenggara belum berjalan dengan optimal. Masih
terdapat beberapa hambatan, yaitu terdapat sengketa tanah yang belum terselesaikan, kendala dalam
memperoleh dokumen kepemilikan dan aset tetap yang belum diketahui keberadannya, sumber daya
manusia (SDM) yang kurang memadai, dan penyalahgunaan penggunaan aset tetap. Kesimpulan:
Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan optimalisasi penatausahaan aset, yaitu melakukan
kerja sama dengan pihak terkait dalam penanganan masalah aset tanah, melengkapi dokumen tanda
kepemilikan aset tetap serta melakukan inventarisasi aset secara menyeluruh.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04836/IPDN/2024 |
351.598 48 MU o |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193512 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206094934 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000596 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI PENATAUSAHAAN ASET TETAP PROVINSI SULAWESI TENGGARA : $b - /$c Muhammad Fadly Syaf, La Ode | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Fadly Syaf, La Ode | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11 : $b Ilust. ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18168 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Marja Sinurat | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 351.598 48 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 351.598 48 MU o | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Publik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penulis berfokus pada permasalahan aset tetap yang belum ditemukan, terdapat aset tetap dalam kondisi rusak berat dan barang habis pakai masih tersaji dalam catatan aset tetap, adanya sengketa aset tetap tanah yang belum diselesaikan dan penyimpanan aset tetap 2 peralatan dan mesin masih belum memadai yang mengakibatkan penyajian tidak akurat dan resiko kehilangan aset tetap peralatan dan mesin serta penyalahgunaan aset tetap peralatan dan mesin, selanjutnya mengenai aset tetap tanah dan bangunan yang dapat menghasilkan sewa atau untuk meningkatkan nilai aset tersebut belum dapat disajikan dalam neraca secara informatif untuk pengambilan keputusan dalam pengelolaan BMD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dalam optimalisasi penatausahaan aset tetap dan untuk mendeskripsikan faktor penghambat dalam optimalisasi penatausahaan aset tetap, serta mendeskripsikan upaya dalam mengatasi hambatan penatausahaan aset tetap sehingga dapat menjadi pedoman bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam pengelolaan dan penatausahaan aset tetap. Metode: Metode penelitian adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data-data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan mode analisis data dari Miles dan Huberman, yang terdiri dari teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Landasan teori yang digunakan yaitu teori Penatausahaan Aset Tetap (Suwanda) dengan tiga dimensi, yaitu pembukuan, inventarisasi, dan pelaporan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian disimpulkan bahwa penatausahaan aset tetap di Provinsi Sulawesi Tenggara belum berjalan dengan optimal. Masih terdapat beberapa hambatan, yaitu terdapat sengketa tanah yang belum terselesaikan, kendala dalam memperoleh dokumen kepemilikan dan aset tetap yang belum diketahui keberadannya, sumber daya manusia (SDM) yang kurang memadai, dan penyalahgunaan penggunaan aset tetap. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan optimalisasi penatausahaan aset, yaitu melakukan kerja sama dengan pihak terkait dalam penanganan masalah aset tanah, melengkapi dokumen tanda kepemilikan aset tetap serta melakukan inventarisasi aset secara menyeluruh. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026