Detail Katalog
ID: 30464Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KOORDINASI PEMERINTAHAN DALAM PENGELOLAAN PASAR EKSTREM DI KOTA TOMOHON PROVINSI SULAWESI UTARA / Sanshita Fizlina Fasol
Edisi: -
Pengarang:
Sanshita Fizlina Fasol ; Fernandes Simangunsong
Sanshita Fizlina Fasol ; Fernandes Simangunsong
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Koordinasi Pemerintahan
Deskripsi Fisik:
10 hlm : Ilust ; - -
10 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.859 842 42 SAN k
352.859 842 42 SAN k
Control Number:
INLIS000000001193692
INLIS000000001193692
BIB ID:
0010-0226000776
0010-0226000776
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan pasar yang belum optimal di Pasar
Ekstrem Tomohon terjadi karena beberapa faktor seperti fasilitas kurang memadai,
kedisiplinan pedagang dalam retribusi pasar, kurang pengawasan petugas pengelola pasar, dan
aturan perundang-undangan yang belum terbarukan. Penanganan kondisi tersebut sangat
memerlukan melibatkan instansi pemerintah terkait serta masyarakat khususnya pedagang di
pasar Kota Tomohon. Tujuan: Untuk mengetahui dan menganalisis koordinasi pemerintahan
dalam pengelolaan Pasar Ekstrem di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara sehingga mampu
memberikan solusi yang tepat bagi permasalah yang ada di Pasar Ekstrem. Metode:
Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel penelitian
sebanyak 13 informan yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dimana informan
dipilih berdasarkan pengetahuannya terhadap informasi yang ingin diperoleh. Pengumpulan
data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil: Mayoritas informan
mengatakan bahwa koordinasi pemerintahan yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan
Perindustrian Kota Tomohon dengan Lembaga-Lembaga terkait daIam pengelolaan Pasar
Ekstrem yang terjadi di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara sudah cukup baik berdasarkan
aspek koordinasi yang ditinjau yaitu Komunikasi, Kesadaran pentingnya koordinasi;
Kompetensi Partisipan, Kalender Pemerintahan; Kesepakatan dan Komitmen, Penetapan
kesepakatan oleh pihak yang berkoordinasi, Insentif Koordinasi;dan Feedback. Kesimpulan:
Koordinasi pemerintahan dalam pengelolaan Pasar Ekstrem di Kota Tomohon Provinsi
Sulawesi Utara sudah berjalan dengan baik.
Ekstrem Tomohon terjadi karena beberapa faktor seperti fasilitas kurang memadai,
kedisiplinan pedagang dalam retribusi pasar, kurang pengawasan petugas pengelola pasar, dan
aturan perundang-undangan yang belum terbarukan. Penanganan kondisi tersebut sangat
memerlukan melibatkan instansi pemerintah terkait serta masyarakat khususnya pedagang di
pasar Kota Tomohon. Tujuan: Untuk mengetahui dan menganalisis koordinasi pemerintahan
dalam pengelolaan Pasar Ekstrem di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara sehingga mampu
memberikan solusi yang tepat bagi permasalah yang ada di Pasar Ekstrem. Metode:
Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel penelitian
sebanyak 13 informan yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dimana informan
dipilih berdasarkan pengetahuannya terhadap informasi yang ingin diperoleh. Pengumpulan
data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil: Mayoritas informan
mengatakan bahwa koordinasi pemerintahan yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan
Perindustrian Kota Tomohon dengan Lembaga-Lembaga terkait daIam pengelolaan Pasar
Ekstrem yang terjadi di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara sudah cukup baik berdasarkan
aspek koordinasi yang ditinjau yaitu Komunikasi, Kesadaran pentingnya koordinasi;
Kompetensi Partisipan, Kalender Pemerintahan; Kesepakatan dan Komitmen, Penetapan
kesepakatan oleh pihak yang berkoordinasi, Insentif Koordinasi;dan Feedback. Kesimpulan:
Koordinasi pemerintahan dalam pengelolaan Pasar Ekstrem di Kota Tomohon Provinsi
Sulawesi Utara sudah berjalan dengan baik.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04960/IPDN/2024 |
352.859 842 42 SAN k |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193692 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260209092845 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000776 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KOORDINASI PEMERINTAHAN DALAM PENGELOLAAN PASAR EKSTREM DI KOTA TOMOHON PROVINSI SULAWESI UTARA /$c Sanshita Fizlina Fasol | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Sanshita Fizlina Fasol | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 10 hlm : $b Ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18149 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Fernandes Simangunsong | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.859 842 42 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.859 842 42 SAN k | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Koordinasi Pemerintahan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan pasar yang belum optimal di Pasar Ekstrem Tomohon terjadi karena beberapa faktor seperti fasilitas kurang memadai, kedisiplinan pedagang dalam retribusi pasar, kurang pengawasan petugas pengelola pasar, dan aturan perundang-undangan yang belum terbarukan. Penanganan kondisi tersebut sangat memerlukan melibatkan instansi pemerintah terkait serta masyarakat khususnya pedagang di pasar Kota Tomohon. Tujuan: Untuk mengetahui dan menganalisis koordinasi pemerintahan dalam pengelolaan Pasar Ekstrem di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara sehingga mampu memberikan solusi yang tepat bagi permasalah yang ada di Pasar Ekstrem. Metode: Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel penelitian sebanyak 13 informan yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dimana informan dipilih berdasarkan pengetahuannya terhadap informasi yang ingin diperoleh. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil: Mayoritas informan mengatakan bahwa koordinasi pemerintahan yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon dengan Lembaga-Lembaga terkait daIam pengelolaan Pasar Ekstrem yang terjadi di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara sudah cukup baik berdasarkan aspek koordinasi yang ditinjau yaitu Komunikasi, Kesadaran pentingnya koordinasi; Kompetensi Partisipan, Kalender Pemerintahan; Kesepakatan dan Komitmen, Penetapan kesepakatan oleh pihak yang berkoordinasi, Insentif Koordinasi;dan Feedback. Kesimpulan: Koordinasi pemerintahan dalam pengelolaan Pasar Ekstrem di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara sudah berjalan dengan baik. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 09 Feb 2026