Detail Katalog
ID: 30478Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS GURU PENDIDIKAN DASAR PASCA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN KEEROM PROVINSI PAPUA : (Studi Kasus Kecamatan Arso, Kecamatan Waris Dan Kecamatan Senggi) / Devi Fitri Yanti
Edisi: -
Pengarang:
Devi Fitri Yanti ; Rizari
Devi Fitri Yanti ; Rizari
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
pendidikan dasar
Deskripsi Fisik:
12hlm : Ilust. ; - -
12hlm : Ilust. ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
370.598 817 5 DEV s
370.598 817 5 DEV s
Control Number:
INLIS000000001193706
INLIS000000001193706
BIB ID:
0010-0226000790
0010-0226000790
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): terdapat penurunan persentase guru layak
mengajar pada jenjang Sekolah Dasar pada tahun 2019/2020 persentase guru layak mengajar
adalah sebesar 91.93% dan pada tahun 2020/2021 turun menjadi 86.93%. Tujuan:. Penelitian ini
bertujuan ntuk mengetahui dan memperoleh gambaran tentang kualitas guru dan merumuskan
strategi pendidikan dasar pasca pandemi COVID-19 di Kabupaten Keerom Provinsi Papua.
Metode: Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi, di mana
melakukan wawancara secara mendalam terhadap 19 orang yang terdiri dari Kepala Dinas
Pendidikan (1 orang), Kepala Sekolah SD (3 orang), Guru SD (5 orang), Siswa SD(5 orang),
Masyarakat (5 orang) dan dokumentasi, serta menggunakan teori Guru yang profesional dan
berkualitas dapat dilihat dari beberapa hal menurut Sardiman (2001: 42) dalam Mas (2017)
menyatakan bahwa krakteristik guru yang profesional terdiri dari capable (kemampuan), inovator
(Guru Sebagai Pembuat Inovasi), dan developer (Guru Sebagai Pengembang) serta matriks SWOT
untuk merumuskan strategi.. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini
yaitu Kualitas guru pendidikan dasar di Kabupaten Keerom khususnya di Kecamatan Arso
Kecamatan Waris dan Kecamatan Senggi perlu ditingkatkan lagi, mengingat guru merupakan
bagian penting dari terlaksananya pendidikan yang bermutu. Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom
sebagai penanggungjawab penyelenggaraan pendidikan perlu meningkatkan perhatiannya kepada
kesejahteraan para guru serta sarana dan prasarana untuk menunjang strategi peningkatan kualitas
guru yang ada di tiga kecamatan tersebut. Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa strategi
peningkatan kualitas guru pendidikan dasar di Kabupaten Keerom masih perlu dilakukan oleh
Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom, di mana ada empat strategi yang bisa dilakukan yaitu
memanfaatkan era digitalisasi dan keleluasaan dalam mengembangkan diri, melalui berbagai
kebijakan yang ada seperti kebijakan merdeka belajar dan sekolah penggerak, melakukan
pengadaan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, pemerataan jaringan internet untuk
mendukung peningkatan kompetensi guru di era digitalisasi dan melakukan monitoring serta
evaluasi secara berkala, meningkatkan pelayanan kepada para guru di tengah kondisi geografis
serta ketertiban dan ketentraman lingkungan yang kurang aman agar para guru dapat meningkatkan
kepedulian masyarakat terhadap pendidikan, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi
ketentraman dan ketertiban lingkungan serta kepedulian masyarakat terhadap pendidikan.
mengajar pada jenjang Sekolah Dasar pada tahun 2019/2020 persentase guru layak mengajar
adalah sebesar 91.93% dan pada tahun 2020/2021 turun menjadi 86.93%. Tujuan:. Penelitian ini
bertujuan ntuk mengetahui dan memperoleh gambaran tentang kualitas guru dan merumuskan
strategi pendidikan dasar pasca pandemi COVID-19 di Kabupaten Keerom Provinsi Papua.
Metode: Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi, di mana
melakukan wawancara secara mendalam terhadap 19 orang yang terdiri dari Kepala Dinas
Pendidikan (1 orang), Kepala Sekolah SD (3 orang), Guru SD (5 orang), Siswa SD(5 orang),
Masyarakat (5 orang) dan dokumentasi, serta menggunakan teori Guru yang profesional dan
berkualitas dapat dilihat dari beberapa hal menurut Sardiman (2001: 42) dalam Mas (2017)
menyatakan bahwa krakteristik guru yang profesional terdiri dari capable (kemampuan), inovator
(Guru Sebagai Pembuat Inovasi), dan developer (Guru Sebagai Pengembang) serta matriks SWOT
untuk merumuskan strategi.. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini
yaitu Kualitas guru pendidikan dasar di Kabupaten Keerom khususnya di Kecamatan Arso
Kecamatan Waris dan Kecamatan Senggi perlu ditingkatkan lagi, mengingat guru merupakan
bagian penting dari terlaksananya pendidikan yang bermutu. Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom
sebagai penanggungjawab penyelenggaraan pendidikan perlu meningkatkan perhatiannya kepada
kesejahteraan para guru serta sarana dan prasarana untuk menunjang strategi peningkatan kualitas
guru yang ada di tiga kecamatan tersebut. Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa strategi
peningkatan kualitas guru pendidikan dasar di Kabupaten Keerom masih perlu dilakukan oleh
Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom, di mana ada empat strategi yang bisa dilakukan yaitu
memanfaatkan era digitalisasi dan keleluasaan dalam mengembangkan diri, melalui berbagai
kebijakan yang ada seperti kebijakan merdeka belajar dan sekolah penggerak, melakukan
pengadaan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, pemerataan jaringan internet untuk
mendukung peningkatan kompetensi guru di era digitalisasi dan melakukan monitoring serta
evaluasi secara berkala, meningkatkan pelayanan kepada para guru di tengah kondisi geografis
serta ketertiban dan ketentraman lingkungan yang kurang aman agar para guru dapat meningkatkan
kepedulian masyarakat terhadap pendidikan, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi
ketentraman dan ketertiban lingkungan serta kepedulian masyarakat terhadap pendidikan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05922/IPDN/2023 |
370.598 817 5 DEV s |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193706 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260209094513 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000790 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS GURU PENDIDIKAN DASAR PASCA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN KEEROM PROVINSI PAPUA : $b (Studi Kasus Kecamatan Arso, Kecamatan Waris Dan Kecamatan Senggi) /$c Devi Fitri Yanti | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Devi Fitri Yanti | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 12hlm : $b Ilust. ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14174 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Rizari | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 370.598 817 5 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 370.598 817 5 DEV s | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a pendidikan dasar | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): terdapat penurunan persentase guru layak mengajar pada jenjang Sekolah Dasar pada tahun 2019/2020 persentase guru layak mengajar adalah sebesar 91.93% dan pada tahun 2020/2021 turun menjadi 86.93%. Tujuan:. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui dan memperoleh gambaran tentang kualitas guru dan merumuskan strategi pendidikan dasar pasca pandemi COVID-19 di Kabupaten Keerom Provinsi Papua. Metode: Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi, di mana melakukan wawancara secara mendalam terhadap 19 orang yang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan (1 orang), Kepala Sekolah SD (3 orang), Guru SD (5 orang), Siswa SD(5 orang), Masyarakat (5 orang) dan dokumentasi, serta menggunakan teori Guru yang profesional dan berkualitas dapat dilihat dari beberapa hal menurut Sardiman (2001: 42) dalam Mas (2017) menyatakan bahwa krakteristik guru yang profesional terdiri dari capable (kemampuan), inovator (Guru Sebagai Pembuat Inovasi), dan developer (Guru Sebagai Pengembang) serta matriks SWOT untuk merumuskan strategi.. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Kualitas guru pendidikan dasar di Kabupaten Keerom khususnya di Kecamatan Arso Kecamatan Waris dan Kecamatan Senggi perlu ditingkatkan lagi, mengingat guru merupakan bagian penting dari terlaksananya pendidikan yang bermutu. Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom sebagai penanggungjawab penyelenggaraan pendidikan perlu meningkatkan perhatiannya kepada kesejahteraan para guru serta sarana dan prasarana untuk menunjang strategi peningkatan kualitas guru yang ada di tiga kecamatan tersebut. Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa strategi peningkatan kualitas guru pendidikan dasar di Kabupaten Keerom masih perlu dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom, di mana ada empat strategi yang bisa dilakukan yaitu memanfaatkan era digitalisasi dan keleluasaan dalam mengembangkan diri, melalui berbagai kebijakan yang ada seperti kebijakan merdeka belajar dan sekolah penggerak, melakukan pengadaan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, pemerataan jaringan internet untuk mendukung peningkatan kompetensi guru di era digitalisasi dan melakukan monitoring serta evaluasi secara berkala, meningkatkan pelayanan kepada para guru di tengah kondisi geografis serta ketertiban dan ketentraman lingkungan yang kurang aman agar para guru dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi ketentraman dan ketertiban lingkungan serta kepedulian masyarakat terhadap pendidikan. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 09 Feb 2026