Detail Katalog
ID: 30572Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
REFORMASI BIROKRASI PADA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH (BPSDMD) PROVINSI SUMATERA SELATAN / RICO VALERI ADITYA NARAYAN
Edisi: -
Pengarang:
RICO VALERI ADITYA NARAYAN ; Fernandes Simangunsong
RICO VALERI ADITYA NARAYAN ; Fernandes Simangunsong
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Reformasi Birokrasi
Deskripsi Fisik:
13 hlm : - ; - -
13 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.359 816 1 RIC r
352.359 816 1 RIC r
Control Number:
INLIS000000001193800
INLIS000000001193800
BIB ID:
0010-0226000884
0010-0226000884
Catatan
Latar Belakang (GAP): Reformasi birokrasi sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan
efisiensi layanan publik. Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia daerah, reformasi yang
efektif dapat meningkatkan kemampuan dan kinerja pejabat pemerintah. Penelitian ini berfokus pada
reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi
Sumatera Selatan, dengan tujuan untuk mengevaluasi upaya reformasi yang sedang berlangsung,
mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat, serta mengusulkan solusi untuk
mengatasi hambatan dalam proses reformasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan
menganalisis reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD)
Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
faktor-faktor pendukung dan penghambat reformasi serta mengusulkan strategi untuk mengatasi
faktor-faktor penghambat tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode deskriptif dan analisis induktif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Kerangka teori yang digunakan didasarkan pada teori reformasi birokrasi
dari Fernandes Simangunsong, yang menelaah lima elemen kunci: merancang ulang layanan publik
secara radikal untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi biaya, merestrukturisasi pendekatan
pemerintah dalam mengelola keuangan publik, serta memperkuat kepemimpinan fungsional dan
kemampuan di seluruh pemerintah. Hasil/Temuan: Penelitian di lapangan menyimpulkan bahwa
reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi
Sumatera Selatan berjalan dengan baik. Namun, proses reformasi membutuhkan komitmen serius dan
upaya konsisten dari pemerintah provinsi. BPSDMD diharapkan dapat mengambil tanggung jawab
lebih besar dalam menjalankan perannya dalam mengembangkan sumber daya manusia aparatur
Provinsi Sumatera Selatan. Kesimpulan: Reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya
Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan hasil yang positif namun
memerlukan komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk memastikan keberhasilannya.
BPSDMD harus meningkatkan akuntabilitasnya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai
organisasi yang didedikasikan untuk pengembangan sumber daya manusia.
efisiensi layanan publik. Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia daerah, reformasi yang
efektif dapat meningkatkan kemampuan dan kinerja pejabat pemerintah. Penelitian ini berfokus pada
reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi
Sumatera Selatan, dengan tujuan untuk mengevaluasi upaya reformasi yang sedang berlangsung,
mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat, serta mengusulkan solusi untuk
mengatasi hambatan dalam proses reformasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan
menganalisis reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD)
Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
faktor-faktor pendukung dan penghambat reformasi serta mengusulkan strategi untuk mengatasi
faktor-faktor penghambat tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode deskriptif dan analisis induktif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Kerangka teori yang digunakan didasarkan pada teori reformasi birokrasi
dari Fernandes Simangunsong, yang menelaah lima elemen kunci: merancang ulang layanan publik
secara radikal untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi biaya, merestrukturisasi pendekatan
pemerintah dalam mengelola keuangan publik, serta memperkuat kepemimpinan fungsional dan
kemampuan di seluruh pemerintah. Hasil/Temuan: Penelitian di lapangan menyimpulkan bahwa
reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi
Sumatera Selatan berjalan dengan baik. Namun, proses reformasi membutuhkan komitmen serius dan
upaya konsisten dari pemerintah provinsi. BPSDMD diharapkan dapat mengambil tanggung jawab
lebih besar dalam menjalankan perannya dalam mengembangkan sumber daya manusia aparatur
Provinsi Sumatera Selatan. Kesimpulan: Reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya
Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan hasil yang positif namun
memerlukan komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk memastikan keberhasilannya.
BPSDMD harus meningkatkan akuntabilitasnya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai
organisasi yang didedikasikan untuk pengembangan sumber daya manusia.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04990/IPDN/2024 |
352.359 816 1 RIC r |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193800 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210090123 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000884 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a REFORMASI BIROKRASI PADA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH (BPSDMD) PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c RICO VALERI ADITYA NARAYAN | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a RICO VALERI ADITYA NARAYAN | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19470 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Fernandes Simangunsong | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.359 816 1 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.359 816 1 RIC r | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Reformasi Birokrasi | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Latar Belakang (GAP): Reformasi birokrasi sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan publik. Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia daerah, reformasi yang efektif dapat meningkatkan kemampuan dan kinerja pejabat pemerintah. Penelitian ini berfokus pada reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan, dengan tujuan untuk mengevaluasi upaya reformasi yang sedang berlangsung, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat, serta mengusulkan solusi untuk mengatasi hambatan dalam proses reformasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan menganalisis reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat reformasi serta mengusulkan strategi untuk mengatasi faktor-faktor penghambat tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis induktif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kerangka teori yang digunakan didasarkan pada teori reformasi birokrasi dari Fernandes Simangunsong, yang menelaah lima elemen kunci: merancang ulang layanan publik secara radikal untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi biaya, merestrukturisasi pendekatan pemerintah dalam mengelola keuangan publik, serta memperkuat kepemimpinan fungsional dan kemampuan di seluruh pemerintah. Hasil/Temuan: Penelitian di lapangan menyimpulkan bahwa reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan berjalan dengan baik. Namun, proses reformasi membutuhkan komitmen serius dan upaya konsisten dari pemerintah provinsi. BPSDMD diharapkan dapat mengambil tanggung jawab lebih besar dalam menjalankan perannya dalam mengembangkan sumber daya manusia aparatur Provinsi Sumatera Selatan. Kesimpulan: Reformasi birokrasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan hasil yang positif namun memerlukan komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk memastikan keberhasilannya. BPSDMD harus meningkatkan akuntabilitasnya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai organisasi yang didedikasikan untuk pengembangan sumber daya manusia. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026