Detail Katalog
ID: 30680Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENGELOLAAN LAYANAN ADUAN PUBLIK MELALUI APLIKASI REAKSI ATASBERITAWARGA (RABEG) DIKOTA SERANG PROVINSIBANTEN / Ekky Algifary Taufik
Pengarang:
Ekky Algifary Taufik ; Rotzami
Ekky Algifary Taufik ; Rotzami
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Publik
Deskripsi Fisik:
11 hlm
11 hlm
Nomor Panggil:
351.095 982 332 EKK p
351.095 982 332 EKK p
Control Number:
INLIS000000001193906
INLIS000000001193906
BIB ID:
0010-0226000990
0010-0226000990
Catatan
Permasalahan (GAP): Aplikasi ini diresmikan pada tahun 2018 dan pada awalnya mendapatkan
respons positif dengan 210 aduan. Namun, pada tahun 2019, jumlah aduan mengalami penurunan
drastis menjadi hanya 21, dan partisipasi masyarakat terus menurun di tahun-tahun berikutnya. Masih terdapat masalah keterlambatan dalam penanganan aduan yang dilaporkan oleh masyarakat melalui aplikasi RABEG, yang disebabkan oleh ketergantungan pada admin pusat untuk memproses aduan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui lebih lanjut terkait pengelolaan layanan aduan publik melalui aplikasi RABEG di Kota Serang. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan teori A Parsu Parasuraman. Hasil/Temuan: Meskipun mengalami beberapa masalah teknis selama pengembangan, RABEG telah berfungsi efektif sebagai alat pengaduan pembangunan masyarakat. Kesimpulan: Diperlukan sosialisasi khususnya di Kota Serang untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaannya. Dengan demikian, RABEG memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aduan karena dapat diakses oleh siapa pun.
respons positif dengan 210 aduan. Namun, pada tahun 2019, jumlah aduan mengalami penurunan
drastis menjadi hanya 21, dan partisipasi masyarakat terus menurun di tahun-tahun berikutnya. Masih terdapat masalah keterlambatan dalam penanganan aduan yang dilaporkan oleh masyarakat melalui aplikasi RABEG, yang disebabkan oleh ketergantungan pada admin pusat untuk memproses aduan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui lebih lanjut terkait pengelolaan layanan aduan publik melalui aplikasi RABEG di Kota Serang. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan teori A Parsu Parasuraman. Hasil/Temuan: Meskipun mengalami beberapa masalah teknis selama pengembangan, RABEG telah berfungsi efektif sebagai alat pengaduan pembangunan masyarakat. Kesimpulan: Diperlukan sosialisasi khususnya di Kota Serang untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaannya. Dengan demikian, RABEG memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aduan karena dapat diakses oleh siapa pun.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05045/IPDN/2024 |
351.095 982 332 EKK p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193906 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210110706 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000990 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENGELOLAAN LAYANAN ADUAN PUBLIK MELALUI APLIKASI REAKSI ATASBERITAWARGA (RABEG) DIKOTA SERANG PROVINSIBANTEN /$c Ekky Algifary Taufik | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Ekky Algifary Taufik | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 11 hlm | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19185 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Rotzami | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 351.095 982 332 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 351.095 982 332 EKK p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Publik | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan (GAP): Aplikasi ini diresmikan pada tahun 2018 dan pada awalnya mendapatkan respons positif dengan 210 aduan. Namun, pada tahun 2019, jumlah aduan mengalami penurunan drastis menjadi hanya 21, dan partisipasi masyarakat terus menurun di tahun-tahun berikutnya. Masih terdapat masalah keterlambatan dalam penanganan aduan yang dilaporkan oleh masyarakat melalui aplikasi RABEG, yang disebabkan oleh ketergantungan pada admin pusat untuk memproses aduan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui lebih lanjut terkait pengelolaan layanan aduan publik melalui aplikasi RABEG di Kota Serang. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan teori A Parsu Parasuraman. Hasil/Temuan: Meskipun mengalami beberapa masalah teknis selama pengembangan, RABEG telah berfungsi efektif sebagai alat pengaduan pembangunan masyarakat. Kesimpulan: Diperlukan sosialisasi khususnya di Kota Serang untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaannya. Dengan demikian, RABEG memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aduan karena dapat diakses oleh siapa pun. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026