Detail Katalog

ID: 30694
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENATAUSAHAAN ASET TANAH PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN JEMBER / HAKIKI AFFIANDA FIRMANSYAH

Edisi: -

Pengarang:
HAKIKI AFFIANDA FIRMANSYAH ; Elvira Mulya Nalien
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Keuangan daerah
Deskripsi Fisik:
10 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
336.013 598 288 1 HAK p
Control Number:
INLIS000000001193919
BIB ID:
0010-0226001003
Catatan
Permasalahan penatausahaan aset tanah di Kabupaten
jember menjadi masalah bagi pemda karena dari sisi ekonomi pemanfaatan yang tidak seimbang
dengan nilai aset yang dimilikinya. Sedangkan efek dari sisi hukum dan pengamanan adalah aset
tersebut tidak teradministrasi dengan maksimal karena tidak terpenuhinya dokumen kepemilikan yang
jelas. Perlu tindak lanjut yang sangat serius dengan adanya permasalahan yang terjadi ini. Tidak
adanya bukti kepemilikan yang jelas maka inventarisasi sebagai bentuk penatausahaan di bidang aset
tanah sangat terganggu. Penelitian ini menggunakan teori Suwanda (2015) mengenai penatausahaan
aset/barang milik daerah. Tujuan : tujuannya untuk mengetahui dan memverifikasi penatausahaan
aset tanah di Badan pengelolaan keuangan dan aset daerah Kabupaten Jember. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik
analisis data melalui model analisis data miles dan Huberman.Hasil/Temuan : Berdasarkan hasil
penelitian, Badan pengelolaan keuangan, pendapatan dan aset daerah Kabupaten Jember dalam
pelaksanaan penatausahaan aset tanah telah sesuai dengan peraturan yang berlaku, namun dalam
pelaksanaanya masih ditemui permasalahan. Hambatan dalam penatausahaan aset berupa tanda batas
yang belum disepakati, kurangnya personil di lapangan dapat menghambat proses pembentukan
sertifikat. Kesimpulan : 3. Upaya yang dilakukan oleh pemda Kabupaten Jember pada
penatausahaan aset tanah di BPKAD Kabupaten Jember masih belum membuahkan hasil yang
signifikan terkait dengan indikator Perhitungan Fisik Aset Daerah yaitu batas-batas masih belum ada
kejelasan pembuatan batas di daerah pesisir pantai. Pemda juga belum mendapatkan hasil dari upaya
berupa mengajukan tambahan personil bahkan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan
Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember bahkan kepada Bupati Jember
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05974/IPDN/2023 336.013 598 288 1 HAK p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193919 1
005 _ _ 20260210112516 2
035 # # $a 0010-0226001003 3
245 1 # $a PENATAUSAHAAN ASET TANAH PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN JEMBER /$c HAKIKI AFFIANDA FIRMANSYAH 4
100 _ # $a HAKIKI AFFIANDA FIRMANSYAH 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 10 hlm : $b Ilust ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15277 8
700 _ # $a Elvira Mulya Nalien 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 10
082 # # $a 336.013 598 288 1 11
084 # # $a 336.013 598 288 1 HAK p 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Keuangan daerah 14
520 # # $a Permasalahan penatausahaan aset tanah di Kabupaten jember menjadi masalah bagi pemda karena dari sisi ekonomi pemanfaatan yang tidak seimbang dengan nilai aset yang dimilikinya. Sedangkan efek dari sisi hukum dan pengamanan adalah aset tersebut tidak teradministrasi dengan maksimal karena tidak terpenuhinya dokumen kepemilikan yang jelas. Perlu tindak lanjut yang sangat serius dengan adanya permasalahan yang terjadi ini. Tidak adanya bukti kepemilikan yang jelas maka inventarisasi sebagai bentuk penatausahaan di bidang aset tanah sangat terganggu. Penelitian ini menggunakan teori Suwanda (2015) mengenai penatausahaan aset/barang milik daerah. Tujuan : tujuannya untuk mengetahui dan memverifikasi penatausahaan aset tanah di Badan pengelolaan keuangan dan aset daerah Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui model analisis data miles dan Huberman.Hasil/Temuan : Berdasarkan hasil penelitian, Badan pengelolaan keuangan, pendapatan dan aset daerah Kabupaten Jember dalam pelaksanaan penatausahaan aset tanah telah sesuai dengan peraturan yang berlaku, namun dalam pelaksanaanya masih ditemui permasalahan. Hambatan dalam penatausahaan aset berupa tanda batas yang belum disepakati, kurangnya personil di lapangan dapat menghambat proses pembentukan sertifikat. Kesimpulan : 3. Upaya yang dilakukan oleh pemda Kabupaten Jember pada penatausahaan aset tanah di BPKAD Kabupaten Jember masih belum membuahkan hasil yang signifikan terkait dengan indikator Perhitungan Fisik Aset Daerah yaitu batas-batas masih belum ada kejelasan pembuatan batas di daerah pesisir pantai. Pemda juga belum mendapatkan hasil dari upaya berupa mengajukan tambahan personil bahkan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember bahkan kepada Bupati Jember 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 10 Feb 2026
Export