Detail Katalog
ID: 30742Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN KETENAGAKERJAAN DALAM MENANGGULANGI PENGANGGURAN DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU / Rizky Agusta Ednarda AB
Pengarang:
Rizky Agusta Ednarda AB ; Hari Nur Cahya Murni
Rizky Agusta Ednarda AB ; Hari Nur Cahya Murni
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Program Penanggulangan Pengangguran
Deskripsi Fisik:
12 : ilus
12 : ilus
Nomor Panggil:
331.137 095 981 731 RIZ i
331.137 095 981 731 RIZ i
Control Number:
INLIS000000001193967
INLIS000000001193967
BIB ID:
0010-0226001051
0010-0226001051
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Bengkulu memiliki tren jumlah penduduk usia
produktif dari tahun ke tahun meningkat dan merupakan jumlah tertinggi diantara kabupaten/kota seProvinsi Bengkulu. Hal ini berdampak terhadap tingginya persaingan dalam pencarian pekerjaan.
Padahal jumlah industri di Kota Bengkulu cukup banyak, yang seharusnya dapat menarik tenaga kerja
dan dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini bagaimana
implementasi kebijakan penyelenggaraan ketenagakerjaan dalam menanggulangi pengangguran di
Kota Bengkulu mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi serta upaya yang dilakukan oleh
pemerintah dalam menanggulangi masalah pengangguran di Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini
menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam
mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan:
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyelenggaraan ketenagakerjaan
dalam menanggulangi pengangguran di Kota Bengkulu sudah berjalan cukup baik, akan tetapi
hasilnya belum efektif. Kesimpulan: Pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan di Kota Bengkulu sudah
berjalan namun hasilnya belum efektif karena kurangnya pengawas, anggaran pelatihan yang kurang
memadai, sulitnya akses informasi lowongan pekerjaan, dan rendahnya kesadaran implementor.
Pemerintah perlu meningkatkan ketegasan terhadap kelompok sasaran, menyediakan informasi
pekerjaan yang lebih luas, intensifikasi pelatihan tenaga kerja, dan menempatkan tenaga ahli untuk
mengurangi pengangguran.
produktif dari tahun ke tahun meningkat dan merupakan jumlah tertinggi diantara kabupaten/kota seProvinsi Bengkulu. Hal ini berdampak terhadap tingginya persaingan dalam pencarian pekerjaan.
Padahal jumlah industri di Kota Bengkulu cukup banyak, yang seharusnya dapat menarik tenaga kerja
dan dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini bagaimana
implementasi kebijakan penyelenggaraan ketenagakerjaan dalam menanggulangi pengangguran di
Kota Bengkulu mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi serta upaya yang dilakukan oleh
pemerintah dalam menanggulangi masalah pengangguran di Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini
menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam
mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan:
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyelenggaraan ketenagakerjaan
dalam menanggulangi pengangguran di Kota Bengkulu sudah berjalan cukup baik, akan tetapi
hasilnya belum efektif. Kesimpulan: Pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan di Kota Bengkulu sudah
berjalan namun hasilnya belum efektif karena kurangnya pengawas, anggaran pelatihan yang kurang
memadai, sulitnya akses informasi lowongan pekerjaan, dan rendahnya kesadaran implementor.
Pemerintah perlu meningkatkan ketegasan terhadap kelompok sasaran, menyediakan informasi
pekerjaan yang lebih luas, intensifikasi pelatihan tenaga kerja, dan menempatkan tenaga ahli untuk
mengurangi pengangguran.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05072/IPDN/2024 |
331.137 095 981 731 RIZ i |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193967 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210024353 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001051 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN KETENAGAKERJAAN DALAM MENANGGULANGI PENGANGGURAN DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU /$c Rizky Agusta Ednarda AB | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Rizky Agusta Ednarda AB | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 12 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19357 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Hari Nur Cahya Murni | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 331.137 095 981 731 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 331.137 095 981 731 RIZ i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Program Penanggulangan Pengangguran | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Bengkulu memiliki tren jumlah penduduk usia produktif dari tahun ke tahun meningkat dan merupakan jumlah tertinggi diantara kabupaten/kota seProvinsi Bengkulu. Hal ini berdampak terhadap tingginya persaingan dalam pencarian pekerjaan. Padahal jumlah industri di Kota Bengkulu cukup banyak, yang seharusnya dapat menarik tenaga kerja dan dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini bagaimana implementasi kebijakan penyelenggaraan ketenagakerjaan dalam menanggulangi pengangguran di Kota Bengkulu mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi serta upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam menanggulangi masalah pengangguran di Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyelenggaraan ketenagakerjaan dalam menanggulangi pengangguran di Kota Bengkulu sudah berjalan cukup baik, akan tetapi hasilnya belum efektif. Kesimpulan: Pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan di Kota Bengkulu sudah berjalan namun hasilnya belum efektif karena kurangnya pengawas, anggaran pelatihan yang kurang memadai, sulitnya akses informasi lowongan pekerjaan, dan rendahnya kesadaran implementor. Pemerintah perlu meningkatkan ketegasan terhadap kelompok sasaran, menyediakan informasi pekerjaan yang lebih luas, intensifikasi pelatihan tenaga kerja, dan menempatkan tenaga ahli untuk mengurangi pengangguran. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026