Detail Katalog
ID: 30750Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EVALUASI PROGRAM PANGANKU DALAM MENCIPTAKAN SISTEM PEREKONOMIAN BERBASIS KERAKYATAN : STUDI KASUS PENYEDIAAN KOMODITAS BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KABUPATEN KULON PROGO / Ahmed Nur Prastowo
Pengarang:
Ahmed Nur Prastowo ; Herry Soesanto
Ahmed Nur Prastowo ; Herry Soesanto
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Layanan Penanggulangan Kemiskinan
Deskripsi Fisik:
17
17
Nomor Panggil:
362.509 598 271 AHM e
362.509 598 271 AHM e
Control Number:
INLIS000000001193975
INLIS000000001193975
BIB ID:
0010-0226001059
0010-0226001059
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Indonesia, sebagai negara agraris, memiliki 29 persen atau
38,7 juta jiwa penduduk yang bekerja di sektor pertanian. Namun, banyak petani masih hidup jauh
dari kata sejahtera bahkan masih berada di bawah garis kemiskinan. Pada penelitian ini penulis
berfokus pada permasalahan rendahnya kemampuan petani di Kabupaten Kulon Progo dalam
menyediakan komoditas bantuan pangan melalui Program Panganku. Tujuan: Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi pelaksanaan Program Panganku di Kabupaten
Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis terhadap
evaluasi program menggunakan Teori Evaluasi Kebijakan menurut Dunn. Teknik pengumpulan data
dilakukan wawancara mendalam (15 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan
yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Panganku
dinilai cukup efektif, efisien, merata, mencukupi, responsif, dan tepat sasaran. Kesimpulan:
Pelaksanaan Program Panganku dinilai dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat
khususnya masyarakat yang bekerja di bidang agrikultur. Melalui pemberdayaan Gapoktan, KWT,
Pokdakan, maupun kelompok masyarakat lainnya dapat mampu menciptakan sistem perekonomian
berbasis kerakyatan. Akan tetapi, kendala utama pelaksanaan ini ada pada dinamika kebijakan yang
sering berubah ubah sehingga perlu adanya komitmen besar antara pemerintah daerah dan pemerintah
pusat untuk mendukung program ini.
38,7 juta jiwa penduduk yang bekerja di sektor pertanian. Namun, banyak petani masih hidup jauh
dari kata sejahtera bahkan masih berada di bawah garis kemiskinan. Pada penelitian ini penulis
berfokus pada permasalahan rendahnya kemampuan petani di Kabupaten Kulon Progo dalam
menyediakan komoditas bantuan pangan melalui Program Panganku. Tujuan: Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi pelaksanaan Program Panganku di Kabupaten
Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis terhadap
evaluasi program menggunakan Teori Evaluasi Kebijakan menurut Dunn. Teknik pengumpulan data
dilakukan wawancara mendalam (15 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan
yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Panganku
dinilai cukup efektif, efisien, merata, mencukupi, responsif, dan tepat sasaran. Kesimpulan:
Pelaksanaan Program Panganku dinilai dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat
khususnya masyarakat yang bekerja di bidang agrikultur. Melalui pemberdayaan Gapoktan, KWT,
Pokdakan, maupun kelompok masyarakat lainnya dapat mampu menciptakan sistem perekonomian
berbasis kerakyatan. Akan tetapi, kendala utama pelaksanaan ini ada pada dinamika kebijakan yang
sering berubah ubah sehingga perlu adanya komitmen besar antara pemerintah daerah dan pemerintah
pusat untuk mendukung program ini.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05079/IPDN/2024 |
362.509 598 271 AHM e |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193975 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210084621 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001059 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EVALUASI PROGRAM PANGANKU DALAM MENCIPTAKAN SISTEM PEREKONOMIAN BERBASIS KERAKYATAN : $b STUDI KASUS PENYEDIAAN KOMODITAS BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KABUPATEN KULON PROGO /$c Ahmed Nur Prastowo | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Ahmed Nur Prastowo | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 17 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19954 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Herry Soesanto | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 362.509 598 271 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 362.509 598 271 AHM e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Layanan Penanggulangan Kemiskinan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Indonesia, sebagai negara agraris, memiliki 29 persen atau 38,7 juta jiwa penduduk yang bekerja di sektor pertanian. Namun, banyak petani masih hidup jauh dari kata sejahtera bahkan masih berada di bawah garis kemiskinan. Pada penelitian ini penulis berfokus pada permasalahan rendahnya kemampuan petani di Kabupaten Kulon Progo dalam menyediakan komoditas bantuan pangan melalui Program Panganku. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi pelaksanaan Program Panganku di Kabupaten Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis terhadap evaluasi program menggunakan Teori Evaluasi Kebijakan menurut Dunn. Teknik pengumpulan data dilakukan wawancara mendalam (15 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Panganku dinilai cukup efektif, efisien, merata, mencukupi, responsif, dan tepat sasaran. Kesimpulan: Pelaksanaan Program Panganku dinilai dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat yang bekerja di bidang agrikultur. Melalui pemberdayaan Gapoktan, KWT, Pokdakan, maupun kelompok masyarakat lainnya dapat mampu menciptakan sistem perekonomian berbasis kerakyatan. Akan tetapi, kendala utama pelaksanaan ini ada pada dinamika kebijakan yang sering berubah ubah sehingga perlu adanya komitmen besar antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mendukung program ini. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026