Detail Katalog

ID: 30845
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENERAPAN HUKUM ISLAM TENTANG KHALWAT DI KOTA LHOKSEUMAWE PROVINSI ACEH / Syafrian

Edisi: -

Pengarang:
Syafrian ; M. Rifai
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Penerapan Hukum Islam
Deskripsi Fisik:
10 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
297.145 981 142 SYA p
Control Number:
INLIS000000001194070
BIB ID:
0010-0226001154
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi masyarakat tentang Khalwat masih belum
berjalan dengan baik di Kota Lhokseumawe dikarenakan Dinas Syariat Islam dan Wilayatul hisbah
daerah masih menghadapi berbagai kendala dalam menegakkan syariat Islam khususnya terkait aspek
kelembagaan, pelaksanaan hukum, proses hukum dan kesiapan hukum serta sumber daya manusia.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan partisipasi
masyarakat dalam penerapan hukum Islam tentang khalwat di Kota Lhokseumawe serta kendala
pemberian sanksi terhadap pelanggar pelaku khalwat yang dilakukan oleh Dinas Syariat Islam.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksploratif dengan
menggunakan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
2
adalah validasi data yaitu melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Syariat Islam sudah berjalan namun belum optimalnya
peran dari Dinas Syariat Islam dan Wilayatul Hisbah dalam menegakkan Syariat Islam diperparah
dengan tidak adanya kesadaran hukum dari masyarakat di Kota Lhokseumawe. Hal ini didukung data
yang membuktikan masih tingginya tingkat pelanggaran yang terjadi di masyrakat. Kesimpulan:
Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan hukum jinayat sudah efektif, namun kasus dari khalwat
itu masih belum ada penurunan dari tahun 2021 sampai tahun 2022. Penerapan hukum khalwat sudah
dijalankan namun masih banyak kendala dalam penerapan hukum ini. Beberapa kendala dalam
penerapan hukum khalwat diantaranya pejabat yang sulit untuk di proses hukumnya, kurangnya
anggaran, minimnya sarana dan prasarana, kurangnya personil dan tingkat kompetensi personil yang
masih rendah.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06058/IPDN/2023 297.145 981 142 SYA p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194070 1
005 _ _ 20260211103530 2
035 # # $a 0010-0226001154 3
245 1 # $a PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENERAPAN HUKUM ISLAM TENTANG KHALWAT DI KOTA LHOKSEUMAWE PROVINSI ACEH /$c Syafrian 4
100 _ # $a Syafrian 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 10 hlm : $b Ilus ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15569 8
700 _ # $a M. Rifai 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 10
082 # # $a 297.145 981 142 11
084 # # $a 297.145 981 142 SYA p 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Penerapan Hukum Islam 14
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi masyarakat tentang Khalwat masih belum berjalan dengan baik di Kota Lhokseumawe dikarenakan Dinas Syariat Islam dan Wilayatul hisbah daerah masih menghadapi berbagai kendala dalam menegakkan syariat Islam khususnya terkait aspek kelembagaan, pelaksanaan hukum, proses hukum dan kesiapan hukum serta sumber daya manusia. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan partisipasi masyarakat dalam penerapan hukum Islam tentang khalwat di Kota Lhokseumawe serta kendala pemberian sanksi terhadap pelanggar pelaku khalwat yang dilakukan oleh Dinas Syariat Islam. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksploratif dengan menggunakan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini 2 adalah validasi data yaitu melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Syariat Islam sudah berjalan namun belum optimalnya peran dari Dinas Syariat Islam dan Wilayatul Hisbah dalam menegakkan Syariat Islam diperparah dengan tidak adanya kesadaran hukum dari masyarakat di Kota Lhokseumawe. Hal ini didukung data yang membuktikan masih tingginya tingkat pelanggaran yang terjadi di masyrakat. Kesimpulan: Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan hukum jinayat sudah efektif, namun kasus dari khalwat itu masih belum ada penurunan dari tahun 2021 sampai tahun 2022. Penerapan hukum khalwat sudah dijalankan namun masih banyak kendala dalam penerapan hukum ini. Beberapa kendala dalam penerapan hukum khalwat diantaranya pejabat yang sulit untuk di proses hukumnya, kurangnya anggaran, minimnya sarana dan prasarana, kurangnya personil dan tingkat kompetensi personil yang masih rendah. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 11 Feb 2026
Export