Detail Katalog

ID: 30931
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EVALUASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN MINUMAN BERALKOHOL DI KABUPATEN KEEROM PROVINSI PAPUA / Homer, Alexander Hendri

Edisi: -

Pengarang:
Homer, Alexander Hendri ; Ani Martini
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Permasalahan Alkohol
Deskripsi Fisik:
7 hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
362.292 598 817 5 HOM e
Control Number:
INLIS000000001194156
BIB ID:
0010-0226001240
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada penerapan yang dilakukan oleh
Satuan Polisi Pamong Praja sebagai penegak kebijakan di lapangan terhadap peredaran minuman
beralkohol di Kabupaten Keerom yangmana masih ditemukannya minuman beralkohol yang secara
illegal beredar di masyarakat dan juga banyaknya konflik sosial yang disebabkan oleh minuman
beralkohol. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengendalian dan
pengawasan minuman beralkohol di Kabupaten Keerom serta mengetahui faktor penghambat dan
faktor pendukung dalam kebijakan ini. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
deskriptif dengan pendekatan induktif serta menggunakan teori Evaluasi dari William N. Dunn.
Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh peneliti dalam penelitian ini yaitu kebijakan pengendalian
dan pengawasan minuman beralkohol di Kabupaten Keerom ini belum berjalan dengan baik dalam
menciptakan ketentraman dan ketertiban di masyarakat. Pada kebijakan ini terdapat hambatanhambatan yang menyebabkannya tidak berjalan dengan baik, seperti belum adanya PPNS, kurangnya
kesadaran masyarakat akan kebijakan tersebut, dan tidak adanya keterlibatan tokoh adat dalam
pembuatan kebijakan. Kesimpulan: Evaluasi kebijakan pengendalian dan pengawasan minuman
beralkohol di Kabupaten Keerom sejauh ini sudah membaik dari sejak dibuatnya kebijakan ini. Hal
ini ditandai dengan sudah mulai berkurangnya aksi-aksi oknum masyarakat yang memalang jalan
ataupun merusak fasilitas-fasilitas umum yang ada. Bekurangnya aksi-aksi ini karena adanya upaya
dari pemerintah Kabupaten Keerom dalam hal ini memberikan tugas kepada Satuan Polisi Pamong
Praja dan dibantu oleh pihak kepolisian untuk mnegawasi dan mengendalikan peredaran minuman
beralkohol di Kabupaten Keerom.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06091/IPDN/2023 362.292 598 817 5 HOM e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194156 1
005 _ _ 20260211090603 2
035 # # $a 0010-0226001240 3
245 1 # $a EVALUASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN MINUMAN BERALKOHOL DI KABUPATEN KEEROM PROVINSI PAPUA /$c Homer, Alexander Hendri 4
100 _ # $a Homer, Alexander Hendri 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 7 hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15475 8
700 _ # $a Ani Martini 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 10
082 # # $a 362.292 598 817 5 11
084 # # $a 362.292 598 817 5 HOM e 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Permasalahan Alkohol 14
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada penerapan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja sebagai penegak kebijakan di lapangan terhadap peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Keerom yangmana masih ditemukannya minuman beralkohol yang secara illegal beredar di masyarakat dan juga banyaknya konflik sosial yang disebabkan oleh minuman beralkohol. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol di Kabupaten Keerom serta mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung dalam kebijakan ini. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif serta menggunakan teori Evaluasi dari William N. Dunn. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh peneliti dalam penelitian ini yaitu kebijakan pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol di Kabupaten Keerom ini belum berjalan dengan baik dalam menciptakan ketentraman dan ketertiban di masyarakat. Pada kebijakan ini terdapat hambatanhambatan yang menyebabkannya tidak berjalan dengan baik, seperti belum adanya PPNS, kurangnya kesadaran masyarakat akan kebijakan tersebut, dan tidak adanya keterlibatan tokoh adat dalam pembuatan kebijakan. Kesimpulan: Evaluasi kebijakan pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol di Kabupaten Keerom sejauh ini sudah membaik dari sejak dibuatnya kebijakan ini. Hal ini ditandai dengan sudah mulai berkurangnya aksi-aksi oknum masyarakat yang memalang jalan ataupun merusak fasilitas-fasilitas umum yang ada. Bekurangnya aksi-aksi ini karena adanya upaya dari pemerintah Kabupaten Keerom dalam hal ini memberikan tugas kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan dibantu oleh pihak kepolisian untuk mnegawasi dan mengendalikan peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Keerom. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 11 Feb 2026
Export