Detail Katalog

ID: 31116
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM SARJANA MENDIDIK DAERAH TERLUAR TERTINGGAL DAN TERDEPAN (SM3T) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR PROVINSI MALUKU / Syahril

Pengarang:
Syahril
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Administrasi Negara Bidang Pendidikan
Deskripsi Fisik:
12 hlm
Nomor Panggil:
353.809 598 52 SYA i
Control Number:
INLIS000000001194340
BIB ID:
0010-0226001424
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Daerah 3T memiliki mutu pendidikan yang rendah. Hal
ini dikarenakan adanya permasalahan kekurangan tenaga pendidik. Untuk itu, Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia membuat kebijakan program sarjana mendidik
di daerah terluar, tertinggal dan terdepan (SM3T) yang bertujuan untuk menyelesaikan kekurangan
tenaga pendidik. Penelitian ini memiliki Tujuan: untuk mengetahui implementasi kebijakan
program sarjana mendidik di daerah terluar, tertinggal dan terdepan dalam meningkatkan mutu
pendidikan, faktor penghambat serta upaya pemerintah untuk mengatasi hambatan di Kabupaten
Kepulauan Tanimbar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif
deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan
dokumentasi yang terkait dengan penelitian. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa
implementasi kebijakan program sarjana mendidik daerah terluar, tertinggal dan terdepan dalam
meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar belum berjalan dengan
optimal karena jarak ke lokasi sekolah yang jauh, transportasi umum yang kurang memadai, tidak
tersedia akses internet yang baik, jumlah sarjana mengajar yang sedikit, program SM3T yang
hanya berlangsung selama 1 tahun, rendahnya partisipasi masyarakat dalam menempuh
pendidikan, dan juga letak geografis yang kurang mendukung. Kesimpulan: Oleh karena itu
Pemerintah Daerah Setempat perlu menambah bantuan sarana prasarana pendidikan yang
memadai, melakukan sosialisasi terkait pentingnya pendidikan bagi masyarakat di pelosok daerah
dan juga melakukan penambahan serta perpanjangan durasi mengajar guru kontrak.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06188/IPDN/2023 353.809 598 52 SYA i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194340 1
005 _ _ 20260220051734 2
035 # # $a 0010-0226001424 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM SARJANA MENDIDIK DAERAH TERLUAR TERTINGGAL DAN TERDEPAN (SM3T) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR PROVINSI MALUKU /$c Syahril 4
100 _ # $a Syahril 5
300 # # $a 12 hlm 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16021 7
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 8
082 # # $a 353.809 598 52 9
084 # # $a 353.809 598 52 SYA i 10
650 # 4 $a Administrasi Negara Bidang Pendidikan 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Daerah 3T memiliki mutu pendidikan yang rendah. Hal ini dikarenakan adanya permasalahan kekurangan tenaga pendidik. Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia membuat kebijakan program sarjana mendidik di daerah terluar, tertinggal dan terdepan (SM3T) yang bertujuan untuk menyelesaikan kekurangan tenaga pendidik. Penelitian ini memiliki Tujuan: untuk mengetahui implementasi kebijakan program sarjana mendidik di daerah terluar, tertinggal dan terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan, faktor penghambat serta upaya pemerintah untuk mengatasi hambatan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi yang terkait dengan penelitian. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan program sarjana mendidik daerah terluar, tertinggal dan terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar belum berjalan dengan optimal karena jarak ke lokasi sekolah yang jauh, transportasi umum yang kurang memadai, tidak tersedia akses internet yang baik, jumlah sarjana mengajar yang sedikit, program SM3T yang hanya berlangsung selama 1 tahun, rendahnya partisipasi masyarakat dalam menempuh pendidikan, dan juga letak geografis yang kurang mendukung. Kesimpulan: Oleh karena itu Pemerintah Daerah Setempat perlu menambah bantuan sarana prasarana pendidikan yang memadai, melakukan sosialisasi terkait pentingnya pendidikan bagi masyarakat di pelosok daerah dan juga melakukan penambahan serta perpanjangan durasi mengajar guru kontrak. 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 20 Feb 2026
Export