Detail Katalog

ID: 32179
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

COLLABORATIVE GOVERNANCE PADA PROGRAM SISTEM INFORMASI TERPADU KETENAGAKERJAAN DALAM MENURUNKAN ANGKA PENGANGGURAN TERBUKA DI KOTA MEDAN / Siregar, Jeanclau Vanderick

Pengarang:
Siregar, Jeanclau Vanderick
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Tentang angkatan kerja dan pengangguran
Deskripsi Fisik:
16
Nomor Panggil:
331.159 812 11 SIR c
Control Number:
INLIS000000001195398
BIB ID:
0010-0426000543
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Medan menempati posisi pertama
sebagai daerah dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Provinsi
Sumatera Utara pada tahun 2023, yakni sebesar 8,67%. Hal ini menjadi tantangan
serius bagi Pemerintah Kota Medan dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang
inklusif. Kesenjangan antara jumlah angkatan kerja dengan ketersediaan lapangan
kerja, serta kurangnya koordinasi lintas sektor, mendorong pemerintah untuk
menerapkan pendekatan collaborative governance dalam menurunkan angka
pengangguran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan
collaborative governance pada Program Sistem Informasi Terpadu Ketenagakerjaan
(SIDUTA) di Kota Medan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat
yang memengaruhi implementasi program tersebut. Metode: Metode yang digunakan
adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa
wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Teori collaborative
governance dari Ansell dan Gash (2008) digunakan sebagai kerangka analisis, dengan
menekankan pada empat dimensi: kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan
fasilitatif, dan proses kolaboratif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pelaksanaan SIDUTA melibatkan kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan Kota
Medan dengan perusahaan penyedia lowongan kerja, lembaga pelatihan, dan
masyarakat pencari kerja. Program ini berhasil menurunkan angka pengangguran
secara signifikan pascapandemi. Faktor pendukung utama meliputi dukungan
pimpinan, kerja sama lintas stakeholder, dan pemanfaatan teknologi digital. Namun,
beberapa kendala turut dihadapi, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya partisipasi
dunia usaha, dan keterbatasan sumber daya manusia. Pemerintah mengatasi hambatan
tersebut melalui sosialisasi, penguatan kelembagaan, dan intensifikasi koordinasi
antar aktor. Kesimpulan: Implementasi collaborative governance dalam Program
SIDUTA cukup efektif dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Kota
Medan. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci
keberhasilan, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam aspek pendanaan dan
keterlibatan sektor swasta.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07472/IPDN/2025 http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23818 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195398 1
005 _ _ 20260414014729 2
035 # # $a 0010-0426000543 3
245 1 # $a COLLABORATIVE GOVERNANCE PADA PROGRAM SISTEM INFORMASI TERPADU KETENAGAKERJAAN DALAM MENURUNKAN ANGKA PENGANGGURAN TERBUKA DI KOTA MEDAN /$c Siregar, Jeanclau Vanderick 4
100 _ # $a Siregar, Jeanclau Vanderick 5
300 # # $a 16 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23818 7
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 331.159 812 11 9
084 # # $a 331.159 812 11 SIR c 10
650 # 4 $a Tentang angkatan kerja dan pengangguran 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Medan menempati posisi pertama sebagai daerah dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2023, yakni sebesar 8,67%. Hal ini menjadi tantangan serius bagi Pemerintah Kota Medan dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif. Kesenjangan antara jumlah angkatan kerja dengan ketersediaan lapangan kerja, serta kurangnya koordinasi lintas sektor, mendorong pemerintah untuk menerapkan pendekatan collaborative governance dalam menurunkan angka pengangguran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan collaborative governance pada Program Sistem Informasi Terpadu Ketenagakerjaan (SIDUTA) di Kota Medan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi implementasi program tersebut. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Teori collaborative governance dari Ansell dan Gash (2008) digunakan sebagai kerangka analisis, dengan menekankan pada empat dimensi: kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaboratif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SIDUTA melibatkan kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dengan perusahaan penyedia lowongan kerja, lembaga pelatihan, dan masyarakat pencari kerja. Program ini berhasil menurunkan angka pengangguran secara signifikan pascapandemi. Faktor pendukung utama meliputi dukungan pimpinan, kerja sama lintas stakeholder, dan pemanfaatan teknologi digital. Namun, beberapa kendala turut dihadapi, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya partisipasi dunia usaha, dan keterbatasan sumber daya manusia. Pemerintah mengatasi hambatan tersebut melalui sosialisasi, penguatan kelembagaan, dan intensifikasi koordinasi antar aktor. Kesimpulan: Implementasi collaborative governance dalam Program SIDUTA cukup efektif dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Kota Medan. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam aspek pendanaan dan keterlibatan sektor swasta. 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 14 Apr 2026
Export